Diborong Investor Kakap, Segini Harga Pi Network pada Rabu Ini

Achmad Fauzi

Rabu, 23 April 2025 | 11:41 WIB
Diborong Investor Kakap, Segini Harga Pi Network pada Rabu Ini
Ilustrasi Token Pi Network/(Instagram).

Suara.com - Pi Network kembali menjadi bahan perbincangan hangat di kalangan investor kakap kripto setelah data on-chain terbaru mengungkapkan aktivitas masif dari para paus kripto.

Dalam waktu hanya dua hari, lebih dari 41 juta token PI, senilai sekitar USD27 juta, telah diakumulasi secara diam-diam. Salah satu investor kakap bahkan diketahui menyedot 48 juta token, senilai USD1 juta, langsung dari bursa OKX.

Analis mencatat bahwa arus keluar besar-besaran dari bursa umumnya mencerminkan akumulasi jangka panjang, bukan aksi jual. Langkah ini dipandang sebagai indikasi meningkatnya kepercayaan investor besar terhadap masa depan Pi Network.

"Akumulasi paus dalam jumlah besar seperti ini jarang terjadi secara kebetulan. Ini menunjukkan keyakinan bahwa harga Pi akan melonjak," ujar seorang analis dari PiScan, seperti dikutip, Brave New Coin, Rabu (23/4/2025).

Harga Pi Coin saat ini diperdagangkan di kisaran USD0,64, naik tipis 0,39 persen dalam 24 jam terakhir. Meskipun pergerakannya masih dalam pola menyamping, indikator teknikal mengindikasikan potensi breakout.

Pola double bottom terbentuk dengan resistensi kunci di USD0,645. Jika harga mampu menembus level ini, PI Coin berpotensi melesat ke level teknikal selanjutnya di USD0,7857, bahkan bisa menyentuh angka psikologis $1 dalam waktu dekat.

Model prediksi menunjukkan potensi harga mencapai USD2,08 pada 21 Mei 2025, mencerminkan kenaikan lebih dari 200 persen dari level saat ini.

Di sisi lain, tantangan fundamental tetap membayangi. Sekitar 1,5 miliar token PI diperkirakan akan dilepas ke pasar dalam 12 bulan mendatang, setara dengan suplai baru senilai USD83 juta berdasarkan harga saat ini. Hal ini menimbulkan kekhawatiran mengenai tekanan jual yang dapat menghambat kenaikan harga.

Sentralisasi pasokan juga menjadi perhatian besar. Dari total suplai, sekitar 35 persen masih berada di tangan tim inti, yang dapat menimbulkan risiko manipulasi pasar dan meredam minat institusi.

baca juga

Para analis sepakat, jika Pi ingin menjaga momentum ini, maka adopsi di dunia nyata dan pengembangan ekosistem dApps di mainnet harus segera dilakukan. Tanpa utilitas konkret, Pi bisa tetap dianggap sebagai proyek spekulatif.

Harapan investor meningkat setelah bursa HTX memberi sinyal pencatatan, dengan menampilkan logo Pi di unggahan media sosial mereka.

Sementara itu, pendiri Pi Network, Nicolas Kokkalis, dijadwalkan tampil di konferensi Consensus 2025 di Toronto bulan Mei ini. Acara ini dihadiri oleh lebih dari 20.000 peserta dan institusi pengelola aset triliunan dolar, yang berpotensi membawa Pi ke panggung utama kripto global.

Namun, agar potensi ini benar-benar terealisasi, pengembang Pi masih harus menyelesaikan isu mendasar seperti izin Know Your Business (KYB) dan memastikan dukungan penuh terhadap aplikasi di jaringan utama.

Apa Itu Pi Network?

Pi Network adalah proyek kripto inovatif yang dikembangkan oleh sekelompok lulusan Stanford, dipimpin oleh Dr. Nicolas Kokkalis. Proyek ini diluncurkan pada 14 Maret 2019, dengan misi menghadirkan mata uang kripto yang dapat ditambang melalui smartphone sebuah konsep yang sangat berbeda dari Bitcoin atau Ethereum yang membutuhkan perangkat keras canggih dan konsumsi listrik besar.

Dengan pendekatan yang ramah pengguna dan hemat energi, Pi Network menarik perhatian jutaan pengguna global. Hingga kini, komunitas Pi disebut "Pioneers" telah berkembang pesat dengan lebih dari 45 juta pengguna terdaftar.

Penambangan Pi dilakukan melalui aplikasi seluler, tanpa menguras baterai atau data. Aplikasi hanya memverifikasi kehadiran pengguna setiap 24 jam. Kontribusi keamanan jaringan dilakukan melalui sistem Social Trust Graph, di mana pengguna saling memverifikasi keaslian akun.

Pi menggunakan konsensus algoritma Stellar Consensus Protocol (SCP), yang memungkinkan validasi transaksi tanpa konsumsi daya besar seperti Proof of Work. Ini membuatnya jauh lebih berkelanjutan secara lingkungan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Ugal-ugalan Buat Kebijakan, Para Taipan RI Ramai-ramai Larikan Kekayaan ke Luar Negeri

Prabowo Ugal-ugalan Buat Kebijakan, Para Taipan RI Ramai-ramai Larikan Kekayaan ke Luar Negeri

Bisnis | Senin, 21 April 2025 | 15:26 WIB

Rp 150 Ribu Menanti! Dapatkan Saldo DANA Kaget Gratis untuk Bayar Token Listrik

Rp 150 Ribu Menanti! Dapatkan Saldo DANA Kaget Gratis untuk Bayar Token Listrik

Bisnis | Kamis, 17 April 2025 | 20:34 WIB

Diunduh 9 Juta Kali, Pintu Terus Dorong Akses Kripto untuk Semua

Diunduh 9 Juta Kali, Pintu Terus Dorong Akses Kripto untuk Semua

Bisnis | Rabu, 16 April 2025 | 21:32 WIB

Terkini

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

Bri | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 05:17 WIB

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

×