Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.831

Putar Roda Ekonomi Daerah, Sampoerna Bina Ratusan Ribu UMKM dan Karyawan

Iwan Supriyatna

Rabu, 14 Mei 2025 | 14:00 WIB
Putar Roda Ekonomi Daerah, Sampoerna Bina Ratusan Ribu UMKM dan Karyawan
Sampoerna berkomitmen untuk mengembangkan sumber daya manusia (SDM) unggul guna mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dan daerah.

Suara.com - PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) berkomitmen untuk mengembangkan sumber daya manusia (SDM) unggul guna mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dan daerah.

Tidak hanya fokus pada karyawan, Sampoerna juga berupaya mengembangkan SDM unggul bagi masyarakat luas, termasuk pengusaha UMKM untuk menciptakan kemandirian ekonomi.

Komitmen ini sejalan dengan prinsip panduan perusahaan, yaitu ”Falsafah Tiga Tangan" yang menekankan nilai tambah bagi konsumen dewasa, karyawan, mitra usaha, dan pemegang saham, serta masyarakat luas.

Bukti nyata dari komitmen Sampoerna dalam mengembangkan SDM unggul terlihat dari penghargaan “Puspa Adi Daya” yang diraih Direktur Sampoerna, Elvira Lianita, pada Anugerah Puspa Bangsa.

Penghargaan ini diberikan kepada pemimpin perempuan inspiratif yang menciptakan dampak positif bagi masyarakat luas.

Elvira menyatakan bahwa penghargaan tersebut mencerminkan komitmen Sampoerna untuk menciptakan nilai dan dampak positif bagi masyarakat.

"Sebagai pemimpin perempuan di Sampoerna, saya bangga menjadi bagian dari perusahaan yang menerapkan meritokrasi dan memberikan peluang yang sama bagi setiap karyawan," ujarnya ditulis Rabu (14/5/2025).

Sebagai informasi, Elvira bergabung dengan Sampoerna pada 2001 dan telah mengemban berbagai jabatan di bidang regulasi, fiskal, komunikasi perusahaan, perdagangan internasional, dan hubungan eksternal.

Sejak 2018, ia menjabat sebagai direktur yang bertanggung jawab atas urusan eksternal Sampoerna. Elvira juga dipercaya sebagai Ketua Komite Keberlanjutan Sampoerna yang bertugas untuk memastikan perusahaan menjalankan bisnis secara berkelanjutan dan bertanggung jawab, menciptakan dampak positif bagi masyarakat.

baca juga

Dalam menjalankan bisnis, Sampoerna terus berinovasi untuk menjaga keberlangsungan usaha dan daya saing. Bersama perusahaan induknya, Philip Morris International (PMI), Sampoerna terus berinovasi untuk menghadirkan produk-produk yang lebih baik bagi konsumen dewasa.

Sejak 2008, PMI telah berinvestasi lebih dari USD 14 miliar untuk riset dan pengembangan, manufaktur, serta komersialisasi dari produk tembakau inovatif bebas asap. Upaya ini didukung oleh lebih dari 1.500 ilmuwan, teknisi, dan staff pendukung kelas dunia, termasuk dari Indonesia.

Salah satu inovasi itu ialah produk tembakau yang dipanaskan dengan perangkat bernama IQOS. Produk ini menggunakan daun tembakau asli tanpa melibatkan proses pembakaran.

Karena tidak dibakar, IQOS mengurangi paparan zat kimia berbahaya atau berpotensi berbahaya hingga rata-rata 90%-95% lebih rendah dibandingkan dengan asap rokok.

"Sejak diakuisisi PMI pada 2025, total investasi di Indonesia telah mencapai USD 6,4 miliar. Yang terbaru ialah investasi USD 330 juta untuk membangun fasilitas produk tembakau bebas asap di Karawang, Jawa Barat dan telah beroperasi sejak 2023 lalu. Fasilitas produksi ini memasok pasar domestik dan ekspor di wilayah Asia Pasifik," paparnya.

Pada sisi pengembangan SDM, lanjutnya, komitmen Sampoerna tampak pada dua sisi yakni internal dan eksternal atau bagi mitra bisnis dan masyarakat luas.

Sampoerna mempekerjakan lebih dari 90.000 karyawan, baik secara langsung maupun tidak langsung, yang mayoritasnya adalah perempuan, dan banyak di antara mereka adalah tulang punggung keluarga.

Sampoerna juga membantu karyawan meningkatkan karier mereka melalui berbagai program pengembangan kapasitas dan keterampilan.

Sebagai contoh Ibu Jarmi yang berlatar belakang pendidikan SD yang awalnya seorang pelinting Sigaret Kretek Tangan (SKT). Melalui program pengembangan, ia berhasil meningkatkan karier menjadi supervisor.

Untuk karyawan yang memasuki purna tugas, Sampoerna memiliki program Holistic Employment for Employability (HOPE).

Program ini menawarkan pelatihan kewirausahaan dan literasi keuangan, dan telah melatih lebih dari 7.000 karyawan. Melalui program ini, para karyawan Sampoerna dapat menjalani masa pensiun dengan lebih percaya diri dan mandiri.

"Kami percaya bahwa pengembangan SDM yang unggul adalah investasi jangka panjang yang tidak hanya meningkatkan kesejahteraan individu, tetapi juga memperkuat ekonomi daerah dan nasional. Pengembangan SDM yang berkelanjutan memungkinkan kami menciptakan dampak positif yang luas bagi masyarakat," ujar Elvira.

Secara eksternal, lanjutnya, Sampoerna melalui Payung Program Keberlanjutan “Sampoerna untuk Indonesia” (SUI) memiliki dua program unggulan pemberdayaan UMKM yang mampu menciptakan nilai tambah bagi masyarakat luas.

Pertama, Sampoerna Retail Community (SRC) yang saat ini telah membina lebih dari 250.000 anggota di seluruh Indonesia. Mayoritas anggota SRC adalah perempuan yang berhasil meningkatkan omzet toko kelontong dan menciptakan lapangan pekerjaan bagi lingkungan sekitar.

Sejak didirikan pada 2008, SRC tidak hanya memberikan pelatihan dalam mengelola toko kelontong yang baik, tetapi juga mendorong inklusi keuangan dan digitalisasi melalui ekosistem digital AYO by SRC, yang meningkatkan daya saing toko kelontong.

"Berdasarkan riset tahun 2023, dampak ekonomi SRC sangat signifikan, dengan omzet toko SRC secara keseluruhan mencapai Rp236 triliun per tahun atau setara dengan 11,4% dari total PDB Retail Nasional tahun 2022. Separuh toko SRC juga berhasil membuka lapangan kerja, memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekitar," jelasnya.

Kedua, Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC) yang fokus pada menciptakan dan meningkatkan kapasitas wirausaha. Selama lebih dari 17 tahun, SETC telah memberikan pelatihan kepada lebih dari 97.000 peserta di seluruh Indonesia.

Melalui SETC, Sampoerna memberikan pelatihan hard skill dan soft skill di berbagai bidang seperti pertanian, peternakan, kuliner, dan keterampilan lainnya. Selain itu, melalui program business matching dengan berbagai mitra, sejumlah pengusaha UMKM berhasil melakukan ekspor ke mancanegara.

"Efek berganda dari pengembangan SDM unggul ini luar biasa. Sampoerna percaya bahwa bisnis harus memiliki dampak positif bagi karyawan, mitra bisnis, dan masyarakat luas," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Melalui Perayaan Waisak di Candi Borobudur, InJourney Dorong Perekonomian Daerah

Melalui Perayaan Waisak di Candi Borobudur, InJourney Dorong Perekonomian Daerah

Bisnis | Rabu, 14 Mei 2025 | 09:04 WIB

Cara Daftar UMKM Online, Urus NIB dan Izin Usaha Cepat Lewat HP!

Cara Daftar UMKM Online, Urus NIB dan Izin Usaha Cepat Lewat HP!

News | Selasa, 13 Mei 2025 | 17:47 WIB

Gasblock Karangrejo Dorong UMKM Dapatkan Energi dan Naik Kelas

Gasblock Karangrejo Dorong UMKM Dapatkan Energi dan Naik Kelas

Bisnis | Selasa, 13 Mei 2025 | 14:15 WIB

Terkini

Kapal Pesir Berlogo Kemhan Viral! Ternyata Milik Haji Isam untuk Proyek Pangan

Kapal Pesir Berlogo Kemhan Viral! Ternyata Milik Haji Isam untuk Proyek Pangan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:55 WIB

Ayah, Aku Hanya Ingin Didengar

Ayah, Aku Hanya Ingin Didengar

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:52 WIB

Perjuangan Kang Edai di Kemiren, Merajut Asa Bersama Desa Sejahtera Astra

Perjuangan Kang Edai di Kemiren, Merajut Asa Bersama Desa Sejahtera Astra

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:50 WIB

Lebih dari Sekadar Kopi dan Hujan: Membedah Makna Spiritual Lirik Bersenja Gurau

Lebih dari Sekadar Kopi dan Hujan: Membedah Makna Spiritual Lirik Bersenja Gurau

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:44 WIB

Persija Jakarta Uji Kekuatan 2 Tim Thailand, Bukan Lawan Sembarangan

Persija Jakarta Uji Kekuatan 2 Tim Thailand, Bukan Lawan Sembarangan

Bola | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:37 WIB

Apa Penyebab Bedak Cakey dan Crack di Garis Senyum? Ini 5 Cara Mengatasinya

Apa Penyebab Bedak Cakey dan Crack di Garis Senyum? Ini 5 Cara Mengatasinya

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:30 WIB

Alarm Keamanan Digital, Indonesia Dihantam 15 Ribu Serangan Seluler di Kuartal I 2026

Alarm Keamanan Digital, Indonesia Dihantam 15 Ribu Serangan Seluler di Kuartal I 2026

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:20 WIB

Gempa NTT Tewaskan 14 Orang, Puluhan Rumah Rusak hingga Warga Butuh Makanan

Gempa NTT Tewaskan 14 Orang, Puluhan Rumah Rusak hingga Warga Butuh Makanan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:20 WIB

8 Benda di Kamar Tidur yang Bisa Menghalangi Datangnya Jodoh Menurut Feng Shui

8 Benda di Kamar Tidur yang Bisa Menghalangi Datangnya Jodoh Menurut Feng Shui

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:20 WIB

Bukan Sekadar Dayang: Genduk Duku dan Perempuan yang Melawan Kuasa

Bukan Sekadar Dayang: Genduk Duku dan Perempuan yang Melawan Kuasa

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:15 WIB

×