Melalui Perayaan Waisak di Candi Borobudur, InJourney Dorong Perekonomian Daerah

Fabiola Febrinastri | RR Ukirsari Manggalani | Suara.com

Rabu, 14 Mei 2025 | 09:04 WIB
Melalui Perayaan Waisak di Candi Borobudur, InJourney Dorong Perekonomian Daerah
Dengan melibatkan masyarakat lokal, InJourney berharap kehadiran Candi Borobudur mampu memberikan dampak positif yang signifikan perekonomian daerah (Dok: InJourney)

Suara.com - Perayaan Waisak 2569 BE/2025 di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah tak hanya mampu memperkuat posisi Candi Borobudur sebagai destinasi spiritual global, akan tetapi juga mendorong perekonomian daerah. Melalui pemberdayaan UMKM dan juga tenaga kerja lokal PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney melalui anak usahanya, InJourney Destination Management (IDM) sebagai pengelola Candi Borobudur mampu mendorong geliat perekonomian lokal.

Dampak ekonomi dari penyelenggaraan Waisak 2025 diantaranya disumbang oleh tingginya okupansi di wilayah sekitar Borobudur. Mulai dari homestay sederhana milik warga di Kampung Ngaran II hingga hotel bintang lima seperti Le Temple mencatat okupansi penuh selama periode penyelenggaraan Waisak 2025. 

Seperti yang dikutip dari Pandangan Jogja, Ketua Paguyuban Kampung Homestay Borobudur, Muslih menyebut total 152 kamar homestay di kampungnya sudah terisi penuh sebulan sebelum Waisak. Pemesanan kamar sudah dimulai sejak Februari dan mencapai puncak pada April. Sekitar 200 calon tamu yang tidak berhasil mendapatkan kamar diarahkan ke homestay lain di wilayah Kecamatan Borobudur yang memiliki sekitar 400 unit dan 800-1.000 kamar. Para pengelola homestay juga sepakat untuk tidak menaikkan tarif yakni tetap Rp350 ribu (AC) dan Rp250 ribu (non-AC).

IDM juga melibatkan UMKM untuk menyukseskan Waisak, sehingga dampak ekonomi pada perekonomian lokal sangat terasa. Mulai dari UMKM kuliner, kriya, hingga penyedia jasa pariwisata mendapatkan berkah dari perayaan Waisak 2025 di Candi Borobudur. Tercatat ada lebih dari 2.000 UMKM dilibatkan untuk menyukseskan Waisak 2025. Selain itu, pelaku jasa wisata juga mendapatkan berkah selama pelaksanaan Waisak. Sebanyak 600 unit VW Safari aktif melayani wisatawan yang berkeliling kawasan Borobudur. Angka ini meningkat drastis dibandingkan hari biasa.

InJourney melalui anak usahanya, InJourney Destination Management (IDM) sebagai pengelola Candi Borobudur mampu mendorong geliat perekonomian lokal (Dok: InJourney)
InJourney melalui anak usahanya, InJourney Destination Management (IDM) sebagai pengelola Candi Borobudur mampu mendorong geliat perekonomian lokal (Dok: InJourney)

“Pada hari biasa mungkin seminggu hanya aktif tiga hari, tapi saat Waisak bisa sampai dua minggu, dan setiap hari pasti ada yang jalan,” kata Koordinator Komunitas VW Safari Fantasy Borobudur, Heru Purwanto.

Perajin lokal pun turut menikmati berkah dari perayaan Waisak. Meningkatnya permintaan upanat terutama saat Waisak telah mampu mendorong perekonomian setempat. Sebagaimana disampaikan Muh Zamzani, Ketua Paguyuban perajin sandal khas upanat yang mengaku bahwa produksi upanat telah mampu mendorong perekonomian lokal. Untuk memberdayakan masyarakat setempat, berkolaborasi dengan Balai Konservasi Borobudur juga mengadakan program pelatihan untuk pembuatan sandal upanat ke sejumlah perajin.

Untuk mendorong pertumbuhan UMKM, melalui kolaborasi dengan pemerintah pusat dan daerah, IDM juga melakukan revitalisasi Kampung Seni Borobudur. Kampung Seni Borobudur merupakan tempat relokasi bagi para pedagang dan perajin. Terdapat hampir 2000 pedagang yang berada di lokasi ini. Kampung Seni Borobudur juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti museum, pendopo, amphiteather, lapangan olahraga, lahan parkir yang luas, dan zona hijau. 

Kampung Seni Borobudur hadir sebagai upaya untuk memperkuat identitas budaya dan memajukan ekonomi kreatif di kawasan Borobudur. Kehadirannya juga memberikan kesempatan bagi para seniman lokal untuk berekspresi dan juga membuka jalan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar. Sehingga, diharapkan dapat membawa dampak sosial terutama untuk masyarakat di sekitar kawasan Borobudur. 

Kehadiran Kampung Seni Borobudur mampu memberikan tempat untuk para pedagang berjualan dengan lebih baik. Seperti disampaikan Rani Nuraeni dan Siti Amri, dua penjual produk fashion di Kampung Seni Borobudur. Keduanya merasakan penjualan yang lebih baik setelah pindah ke Kampung Seni Borobudur. Apalagi didukung oleh fasilitas yang lebih nyaman, rapi, dan tertata. Keduanya berharap Borobudur semakin banyak dikunjungi masyarakat, sehingga Kampung Seni Borobudur semakin ramai pengunjungnya dan berdampak pada peningkatan omzet penjualan.

Selain itu, IDM juga melibatkan tenaga kerja lokal untuk mendukung berbagai hal mulai dari logistik, penyambutan, pelayanan, hingga pengelolaan acara. Pada Waisak tahun ini, IDM melibatkan lebih dari 2.000 tenaga kerja lokal untuk mendukung penyelenggaraan Waisak 2025. Kelompok pemuda yang tergabung dalam Jejeg Art turut dilibatkan dalam perayaan Waisak. Mereka membuat 300 payung dekoratif dan menyerap tambahan tenaga kerja. 

“Semoga kerja sama ini terus berlanjut dan semakin memperkenalkan UMKM Borobudur,” kata Ketua Jejeg Art, Ady Pramuningtiyas.

Direktur InJourney Destination Management, Febrina Intan mengatakan bahwa pihaknya berfokus pada dampak sosial dan ekonomi. “Kami harus membangun ekosistem pariwisata yang sehat dan berkesinambungan, bukan yang mementingkan kepentingan pribadi,” kata Febrina.

“Dengan melibatkan masyarakat lokal, InJourney berharap kehadiran Candi Borobudur mampu memberikan dampak positif yang signifikan perekonomian daerah. Ini merupakan inisiasi yang senantiasa ditekankan oleh InJourney, yakni bahwa setiap destinasi pariwisata yang ada harus mampu memberikan multiplier effect para perekonomian sekitar,” kata Maya Watono, Direktur Utama InJourney. 

IDM selaku pengelola Candi Borobudur juga menghadirkan Pasar Medang, yang merupakan kegiatan saat perayaan Waisak. Pasar Medang menghadirkan kekhasan kuliner yang berpadu dengan seni budaya lokal. Para pengunjung dapat merasakan berbagai kuliner dengan cita rasa yang khas, yang dibuat oleh UMKM lokal.

“Pasar Medang hadir untuk membawa pengunjung menikmati kearifan lokal melalui beragam kuliner, kebudayaan, dan juga kerajinan tangan UMKM lokal. Kehadiran Pasar Medang ini juga diharapkan mampu membawa seni dan budaya lokal semakin mendunia, sehingga memberikan dampak ekonomi yang positif untuk ke depan,” kata Direktur Utama IDM, Febrina Intan. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Daftar UMKM Online, Urus NIB dan Izin Usaha Cepat Lewat HP!

Cara Daftar UMKM Online, Urus NIB dan Izin Usaha Cepat Lewat HP!

News | Selasa, 13 Mei 2025 | 17:47 WIB

Gasblock Karangrejo Dorong UMKM Dapatkan Energi dan Naik Kelas

Gasblock Karangrejo Dorong UMKM Dapatkan Energi dan Naik Kelas

Bisnis | Selasa, 13 Mei 2025 | 14:15 WIB

Bangkit dari Keterpurukan dengan KUR BRI, Hayanah Ajak Perempuan Desa Makin Berdaya

Bangkit dari Keterpurukan dengan KUR BRI, Hayanah Ajak Perempuan Desa Makin Berdaya

Bri | Selasa, 13 Mei 2025 | 14:08 WIB

BRI Peduli Salurkan Dukungan untuk Umat Buddha di Tangerang saat Hari Raya Waisak

BRI Peduli Salurkan Dukungan untuk Umat Buddha di Tangerang saat Hari Raya Waisak

Bri | Selasa, 13 Mei 2025 | 13:40 WIB

Intip Kisah Move Leather Jadi UMKM Tangguh

Intip Kisah Move Leather Jadi UMKM Tangguh

Bisnis | Selasa, 13 Mei 2025 | 12:26 WIB

LinkUMKM BRI Dorong UMKM Naik Kelas, Kisah Sukses 'Sesegeritu' Jadi Bukti Nyata

LinkUMKM BRI Dorong UMKM Naik Kelas, Kisah Sukses 'Sesegeritu' Jadi Bukti Nyata

Bri | Sabtu, 10 Mei 2025 | 19:21 WIB

Terkini

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:11 WIB

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 20:28 WIB

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:29 WIB

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:20 WIB

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:16 WIB

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:09 WIB

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:04 WIB

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:59 WIB

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:58 WIB