Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Pengusaha Ungkap Tantangan Industri Logistik di Indonesia Timur

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 02 Juni 2025 | 16:01 WIB
Pengusaha Ungkap Tantangan Industri Logistik di Indonesia Timur
Ilustrasi jasa logistik. (Shutterstock)

Suara.com - Industri logistik di Indonesia Timur terus dihadapkan pada tantangan geografis yang signifikan, namun berbagai upaya, termasuk yang dilakukan oleh Lion Parcel (PT Lion Express), menunjukkan optimisme dalam memperkuat konektivitas dan pemerataan ekonomi di wilayah tersebut.

Sebagai negara kepulauan dengan ribuan pulau, distribusi barang yang efisien menjadi kunci vital untuk menggerakkan roda perekonomian lokal.

Salah satu wilayah yang paling merasakan tantangan ini adalah Nusa Tenggara Timur (NTT). Dengan lebih dari 1.000 pulau yang tersebar di 20 lebih kabupaten, akses transportasi yang menantang menuntut sistem logistik yang terintegrasi dan andal. Kondisi ini membuat perusahaan logistik seperti Lion Parcel harus berinovasi demi memastikan barang dapat terdistribusi dengan lancar.

"Indonesia adalah negara kepulauan dengan potensi besar di setiap wilayahnya. Kami percaya bahwa distribusi logistik yang merata adalah kunci untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata," ujar LIOLIO, Virtual CEO Lion Parcel, Senin (2/6/2025).

Ia menambahkan bahwa perusahaannya berkomitmen untuk melayani kebutuhan pengiriman di berbagai wilayah, termasuk Indonesia Timur dan kota-kota di NTT yang menghadapi tantangan akses logistik. Salah satu strategi yang diterapkan adalah dengan menggandeng mitra lokal di setiap kota, guna memastikan pengiriman berjalan mulus dan terintegrasi.

Keunggulan Lion Parcel dalam menghadapi tantangan ini terletak pada integrasinya dengan jaringan penerbangan Lion Group.

Dengan dukungan lebih dari 350 armada penerbangan, termasuk pesawat jenis ATR yang mampu menjangkau berbagai area, Lion Parcel dapat mencapai hingga 98% wilayah di Indonesia, termasuk kota-kota di NTT.

Jalur udara menjadi solusi utama untuk menghadirkan kecepatan dan efisiensi pengiriman di tengah kondisi geografis yang sulit.

Jasa pengiriman incoming ke NTT berperan penting dalam mendukung kebutuhan logistik dan memutar roda ekonomi lokal, sementara jasa pengiriman outgoing membuka peluang bagi produk-produk khas NTT untuk menjangkau pasar yang lebih luas di seluruh Indonesia.

baca juga

Untuk menjawab kebutuhan ini, Lion Parcel telah menjalin kerja sama dengan ratusan mitra agen yang tersebar di seluruh penjuru NTT, mulai dari Kupang hingga kabupaten seperti Larantuka, dan jumlah ini akan terus bertambah.

"Dengan konektivitas yang semakin baik, diharapkan pertumbuhan ekonomi di wilayah timur Indonesia dapat berjalan lebih optimal, memberikan dampak positif bagi masyarakat dan pelaku usaha lokal," pungkasnya.

Sebelumnya Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza memastikan pembenahan sektor logistik dari segi kebijakan dan regulasi menjadi prioritas.

Hal itu ditekankannya lantaran menjadi salah satu prioritas pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Sektor logistik yang kuat akan turut berperan dalam meningkatkan daya saing industri nasional.

Faisol mengatakan, kendala geografis masih menjadi tantangan utama industri logistik di Indonesia. Menurutnya, itu berpengaruh pada struktur biaya logistik yang ditanggung oleh para pelaku usaha maupun konsumen.

"Karena itu, pemerintah terus mempercepat pembangunan infrastruktur transportasi, mulai dari jalan tol, pelabuhan, stasiun kereta api, dan bandara untuk mendukung konektivitas, terutama di wilayah Indonesia timur dan daerah 3T," kata Faisol.

Upaya pemerintah ini, lanjutnya, juga harus didukung oleh pelaku industri logistik dengan meningkatkan kapasitas dan menambah jumlah gudang di berbagai daerah.

Dengan demikian, proses distribusi barang dari dalam ke luar negeri serta sebaliknya menjadi lebih cepat, lebih efisien, dan menekan biaya operasional.

"Peningkatan kapasitas ini juga sebenarnya menjadi kunci untuk menciptakan lapangan kerja yang lebih luas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KAI Logistik Distribusikan 13 Jenis Bahan B3 Lewat Jalur Rel

KAI Logistik Distribusikan 13 Jenis Bahan B3 Lewat Jalur Rel

Bisnis | Rabu, 28 Mei 2025 | 14:09 WIB

Soal Aturan Gratis Ongkir, Pemerintah: Agar Persaingan Sehat

Soal Aturan Gratis Ongkir, Pemerintah: Agar Persaingan Sehat

Bisnis | Senin, 19 Mei 2025 | 15:03 WIB

KAI Logistik Targetkan Angkut 66 Ribu Ton Barang Retail di 2025

KAI Logistik Targetkan Angkut 66 Ribu Ton Barang Retail di 2025

Bisnis | Rabu, 14 Mei 2025 | 15:16 WIB

Terkini

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:03 WIB

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Bogor | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Jakarta | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Bali | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:09 WIB

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:59 WIB

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:40 WIB

×