Model Baru Pemberdayaan Ekonomi, Desa Wisata Sukasari Gandeng Swasta dan Anak Muda

Iwan Supriyatna

Kamis, 05 Juni 2025 | 17:13 WIB
Model Baru Pemberdayaan Ekonomi, Desa Wisata Sukasari Gandeng Swasta dan Anak Muda
Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Wisata Sukasari, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur.

Suara.com - Dalam rangka memperingati Hari Anak Internasional, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Wisata Sukasari, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, secara resmi diluncurkan dalam sebuah perhelatan budaya dan edukasi yang meriah di Saung Incu Abah Ruskawan.

Acara ini menjadi ajang kolaboratif antara masyarakat, pemerintah, tokoh budaya, serta dua mitra strategis yakni Olahkarsa Group dan Inovasi Muda, yang bersama-sama mendorong penguatan kapasitas lokal, pengelolaan wisata berkelanjutan, serta pelibatan aktif anak-anak dan pemuda desa dalam transformasi sosial.

Dalam sambutannya, Ketua Pokdarwis M. Ismail Saleh menekankan pentingnya kearifan lokal sebagai pondasi pariwisata desa yang autentik. Hadir pula tokoh-tokoh penting seperti Ketua TP PKK Kabupaten Cianjur, budayawan, Kepala Desa Sukasari, perwakilan Dinas Pariwisata, serta mitra lembaga dan pendidikan lainnya.

"Keterlibatan pihak swasta dalam mendukung desa wisata harus dibarengi dengan pendekatan data, inovasi sosial, dan penguatan kapasitas warga. Sementara itu, Inovasi Muda hadir membawa semangat penggerak anak muda dalam literasi lingkungan dan pengembangan potensi lokal berbasis partisipasi," kata Perwakilan dari Inovasi Muda, Restu Andini, ditulis Kamis (5/6/2025).

Acara dimeriahkan dengan dialog parenting antara Ki Dalang dan tokoh Cepot bersama Ibu Bupati dan para penggerak komunitas, yang sekaligus menandai deklarasi komitmen bersama mewujudkan Desa Wisata Sukasari sebagai desa ramah anak.

Setelah sesi seremoni, peserta diajak melakukan tur edukatif ke beberapa destinasi lokal: Padepokan Saung Kuwu, Bale Goyobod, dan Kampung Lumpia, sambil mempelajari budaya dan proses produksi kuliner khas. Pelibatan Karang Taruna Desa juga menjadi wujud nyata semangat kolaboratif dari generasi muda.

Sebagai penutup, peserta didik dari RA/PAUD diajak mengikuti kegiatan edukatif berupa penukaran minyak jelantah, sebagai simbol praktik berkelanjutan sejak usia dini.

Peluncuran Pokdarwis ini menjadi tonggak baru bagi Desa Sukasari dalam mengembangkan pariwisata yang berbasis budaya, ramah anak, dan didukung oleh inovasi sosial serta gerakan anak muda, melalui kolaborasi bersama mitra strategis seperti Inovasi Muda yang turut mendorong keterlibatan generasi muda dalam pembangunan desa wisata.

Desa wisata telah menjadi tren populer dalam industri pariwisata, menawarkan pengalaman yang lebih otentik dan berkelanjutan bagi para wisatawan.

baca juga

Konsep ini tidak hanya mempromosikan keindahan alam dan budaya lokal, tetapi juga memberdayakan masyarakat setempat secara ekonomi dan sosial. Salah satu daya tarik utama desa wisata adalah keasliannya.

Wisatawan dapat berinteraksi langsung dengan penduduk desa, mempelajari tradisi dan adat istiadat yang masih dijaga, serta menikmati kuliner khas yang diolah dengan resep turun temurun.

Pengalaman ini memberikan wawasan yang mendalam tentang kehidupan masyarakat lokal dan kekayaan budaya yang dimiliki.

Selain itu, desa wisata juga seringkali menawarkan berbagai aktivitas menarik, seperti trekking di alam, belajar kerajinan tangan, mengikuti kelas memasak tradisional, atau berpartisipasi dalam upacara adat.

Aktivitas-aktivitas ini tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan kesempatan bagi wisatawan untuk belajar dan berinteraksi secara langsung dengan budaya setempat.

Pengembangan desa wisata juga memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal. Dengan adanya wisatawan yang datang, masyarakat desa dapat menjual produk-produk lokal, seperti hasil pertanian, kerajinan tangan, atau makanan olahan.

Selain itu, desa wisata juga menciptakan lapangan kerja baru, seperti pemandu wisata, pengelola akomodasi, atau staf restoran. Namun, pengembangan desa wisata juga perlu dilakukan secara hati-hati dan berkelanjutan.

Penting untuk menjaga kelestarian lingkungan alam dan budaya, serta memastikan bahwa manfaat ekonomi yang diperoleh didistribusikan secara adil kepada seluruh masyarakat desa.

Dengan pengelolaan yang baik, desa wisata dapat menjadi model pembangunan pariwisata yang berkelanjutan dan inklusif. Desa wisata menawarkan alternatif liburan yang menarik dan bermakna.

Bagi wisatawan yang mencari pengalaman yang lebih dari sekadar pemandangan indah, desa wisata adalah pilihan yang tepat untuk menjelajahi keindahan lokal dan kearifan tradisional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nasabah PNM Mekaar Ubah 10 Ton Pakaian Bekas Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Nasabah PNM Mekaar Ubah 10 Ton Pakaian Bekas Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Bisnis | Selasa, 27 Mei 2025 | 17:36 WIB

6 Rekomendasi Desa Wisata di Jogja, Liburan Sekaligus Belajar Budaya Jawa

6 Rekomendasi Desa Wisata di Jogja, Liburan Sekaligus Belajar Budaya Jawa

Your Say | Kamis, 22 Mei 2025 | 16:17 WIB

Megawati Hanya Didampingi Prananda Prabowo Hadiri Penganugerahan Trisaksti, Puan ke Mana?

Megawati Hanya Didampingi Prananda Prabowo Hadiri Penganugerahan Trisaksti, Puan ke Mana?

News | Jum'at, 09 Mei 2025 | 07:13 WIB

Terkini

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 20:54 WIB

×