Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Harga Emas Pegadaian Hari Idul Adha 6 Juni: Antam, UBS dan Galeri24 Naik!

M Nurhadi

Jum'at, 06 Juni 2025 | 09:18 WIB
Harga Emas Pegadaian Hari Idul Adha 6 Juni: Antam, UBS dan Galeri24 Naik!
Pramuniaga menunjukkan emas di Galeri 24 Pegadaian. [ANTARA FOTO/Khalis Surry/nym]

Suara.com - Harga emas di pasar domestik menunjukkan tren kenaikan pada hari Jumat, yang bertepatan dengan momen perayaan Idul Adha 1446 Hijriah. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari laman resmi Pegadaian, tiga produk logam mulia utama — Antam, UBS, dan Galeri24 — tercatat mengalami peningkatan harga jual dibandingkan hari sebelumnya. Kenaikan ini memberikan sinyal positif bagi investor emas di tengah suasana libur panjang.

Emas produksi Antam mengalami kenaikan sebesar Rp15.000 per gram, dari harga sebelumnya Rp1.978.000 menjadi Rp1.993.000 per gram. Lonjakan harga juga terjadi pada emas Galeri24, yang naik Rp10.000 menjadi Rp1.916.000 dari semula Rp1.906.000 per gram. Sementara itu, emas buatan UBS juga tidak ketinggalan, dengan kenaikan Rp10.000 sehingga harganya menjadi Rp1.940.000 dari Rp1.930.000 per gram.

Daftar Harga Emas di Pegadaian

Di Pegadaian, emas Antam dan Galeri24 tersedia dalam berbagai kuantitas, mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram (1 kilogram). Sementara itu, emas UBS ditawarkan dalam kuantitas 0,5 gram hingga 500 gram. Fleksibilitas ini memungkinkan investor untuk memilih sesuai dengan kebutuhan dan kapasitas investasi mereka.

 Berikut adalah daftar lengkap harga emas untuk setiap produk per hari ini:

Harga Emas Antam:

0,5 gram: Rp1.048.000
1 gram: Rp1.993.000
2 gram: Rp3.923.000
25 gram: Rp48.380.000
50 gram: Rp96.679.000
100 gram: Rp193.277.000
250 gram: Rp482.919.000
500 gram: Rp965.621.000
1.000 gram: Rp1.931.201.000

Harga Emas UBS:

0,5 gram: Rp1.049.000
1 gram: Rp1.940.000
2 gram: Rp3.848.000
5 gram: Rp9.508.000
10 gram: Rp18.916.000
25 gram: Rp47.196.000
50 gram: Rp94.197.000
100 gram: Rp188.320.000
250 gram: Rp470.658.000
500 gram: Rp940.207.000

Harga Emas Galeri24:

0,5 gram: Rp1.005.000
1 gram: Rp1.916.000
2 gram: Rp3.776.000
5 gram: Rp9.368.000
10 gram: Rp18.686.000
25 gram: Rp46.600.000
50 gram: Rp93.126.000
100 gram: Rp186.159.000
250 gram: Rp465.166.000
500 gram: Rp929.872.000
1.000 gram: Rp1.859.744.000

ada banyak faktor yang memengaruhi harga emas. Emas sering dianggap sebagai "safe haven" atau aset lindung nilai, yang berarti nilainya cenderung stabil atau bahkan meningkat saat kondisi ekonomi atau geopolitik tidak menentu. Berikut adalah beberapa faktor utama yang memengaruhi harga emas:

Permintaan dan Penawaran (Supply and Demand):

Penawaran (Supply): Produksi emas dari tambang baru, penjualan oleh bank sentral, atau pelepasan cadangan emas dapat meningkatkan pasokan dan berpotensi menurunkan harga. Namun, pasokan emas relatif stabil dan sulit ditingkatkan secara signifikan dalam jangka pendek.
Permintaan (Demand): Permintaan perhiasan, investasi (batangan emas, koin, ETF emas), penggunaan industri (elektronik, kedokteran gigi), serta pembelian oleh bank sentral dapat mendorong harga naik.
Nilai Tukar Dolar AS (USD):

Emas secara global sebagian besar diperdagangkan dalam Dolar AS. Ketika nilai Dolar AS menguat, emas menjadi lebih mahal bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain, yang cenderung menurunkan permintaan dan menekan harga emas. Sebaliknya, pelemahan Dolar AS membuat emas lebih murah dan menarik, sehingga meningkatkan permintaan dan mendorong harga naik.

Inflasi

Emas sering dianggap sebagai pelindung nilai terhadap inflasi. Ketika inflasi tinggi atau diperkirakan akan meningkat, nilai daya beli uang kertas (fiat money) cenderung menurun. Investor beralih ke emas untuk menjaga nilai aset mereka, sehingga meningkatkan permintaan dan harga emas.

Suku Bunga (Interest Rates)

Kenaikan suku bunga oleh bank sentral (seperti Federal Reserve di AS) cenderung membuat aset berpendapatan tetap (seperti obligasi) lebih menarik karena memberikan imbal hasil yang lebih tinggi. Emas tidak menghasilkan bunga atau dividen, sehingga kenaikan suku bunga dapat mengurangi daya tarik emas sebagai investasi, dan sebaliknya.

Ketidakpastian Ekonomi dan Geopolitik

Resesi Ekonomi: Saat ekonomi melambat atau memasuki resesi, investor cenderung mencari aset yang aman seperti emas untuk melindungi modal mereka dari volatilitas pasar saham dan risiko lainnya.
Krisis Geopolitik: Konflik bersenjata, ketegangan politik antarnegara, terorisme, atau bencana alam besar dapat memicu ketidakpastian global. Dalam situasi seperti ini, emas seringkali menjadi pilihan utama bagi investor sebagai "safe haven", yang mendorong harganya naik.

Kebijakan Moneter Bank Sentral

Bank sentral di seluruh dunia adalah pembeli dan penjual emas yang signifikan. Kebijakan moneter longgar (seperti quantitative easing) yang meningkatkan jumlah uang beredar dapat memicu kekhawatiran inflasi dan mendorong harga emas. Sebaliknya, pengetatan kebijakan moneter dapat menekan harga emas.

Sentimen Pasar dan Spekulasi

Perilaku investor yang didorong oleh rumor, berita, atau sentimen pasar dapat memengaruhi harga emas dalam jangka pendek. Spekulasi oleh trader besar juga bisa menyebabkan fluktuasi harga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

30 Link Download Gambar dan Video AI Ucapan Idul Adha 2025

30 Link Download Gambar dan Video AI Ucapan Idul Adha 2025

Lifestyle | Jum'at, 06 Juni 2025 | 08:01 WIB

Tata Cara Salat Idul Adha: Panduan Lengkap agar Ibadah Lebih Khusyuk

Tata Cara Salat Idul Adha: Panduan Lengkap agar Ibadah Lebih Khusyuk

News | Kamis, 05 Juni 2025 | 20:05 WIB

7 Link Saldo DANA Kaget Gratis Rp789 Ribu Spesial Idul Adha, Masih Aktif Klaim Sekarang!

7 Link Saldo DANA Kaget Gratis Rp789 Ribu Spesial Idul Adha, Masih Aktif Klaim Sekarang!

Bisnis | Kamis, 05 Juni 2025 | 18:40 WIB

Niat Mandi Keramas Sebelum Sholat Idul Adha, Jangan Lupa Dahulukan Sisi Ini Dulu!

Niat Mandi Keramas Sebelum Sholat Idul Adha, Jangan Lupa Dahulukan Sisi Ini Dulu!

Lifestyle | Kamis, 05 Juni 2025 | 18:18 WIB

Bahlil Cabut Sementara IUP Tambang Nikel Anak Usaha Antam di Raja Ampat

Bahlil Cabut Sementara IUP Tambang Nikel Anak Usaha Antam di Raja Ampat

Bisnis | Kamis, 05 Juni 2025 | 18:18 WIB

Katalog Promo Alfamart Beauty Fair Hari Ini, Idul Adha Makin Glowing!

Katalog Promo Alfamart Beauty Fair Hari Ini, Idul Adha Makin Glowing!

Bisnis | Kamis, 05 Juni 2025 | 17:31 WIB

Terkini

Sepanjang Tahun 2025, Pertamina EP Cepu Torehkan Kinerja Moncer

Sepanjang Tahun 2025, Pertamina EP Cepu Torehkan Kinerja Moncer

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:48 WIB

Laba Naik Saat Industri Media Berat, Emiten DIGI Bongkar Strategi Rahasianya

Laba Naik Saat Industri Media Berat, Emiten DIGI Bongkar Strategi Rahasianya

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:34 WIB

Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis

Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:26 WIB

Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas

Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:17 WIB

Laba Bersih Arkadia Digital Media (DIGI) Melonjak 45,1% di 2025, Siapkan Ekspansi Bisnis AI

Laba Bersih Arkadia Digital Media (DIGI) Melonjak 45,1% di 2025, Siapkan Ekspansi Bisnis AI

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:05 WIB

RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS

RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:59 WIB

Domestik Lesu, SIG Mau Kirim 1 Juta Ton Semen ke Pasar AS Lewat Dermaga Baru

Domestik Lesu, SIG Mau Kirim 1 Juta Ton Semen ke Pasar AS Lewat Dermaga Baru

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:54 WIB

Industri Manufaktur Didesak Beralih ke Energi Hijau, Jangan Tunggu Sampai Kalah Saing

Industri Manufaktur Didesak Beralih ke Energi Hijau, Jangan Tunggu Sampai Kalah Saing

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:50 WIB

Selisih Harga Makin Lebar, Migrasi Pertamax ke Pertalite Berpotensi Jadi Risiko Besar bagi APBN

Selisih Harga Makin Lebar, Migrasi Pertamax ke Pertalite Berpotensi Jadi Risiko Besar bagi APBN

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:40 WIB

Sekarang UMKM Bisa Ekspor ke Eropa Setelah IEU-CEPA Disepakati

Sekarang UMKM Bisa Ekspor ke Eropa Setelah IEU-CEPA Disepakati

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:39 WIB