Dorong Inklusi Finansial Digital, Hackathon Lisk Perkenalkan Solusi Web3 Berbasis IDRX

Iwan Supriyatna

Selasa, 10 Juni 2025 | 12:57 WIB
Dorong Inklusi Finansial Digital, Hackathon Lisk Perkenalkan Solusi Web3 Berbasis IDRX
Hackathon Demo Day – Lisk Builder Challenge Round I.

Suara.com - Information technology (IT) terus berkembang di Indonesia. Salah satu teknologi teranyar adalah blockchain. Saat ini, sudah banyak komunitas blockchain yang siap mengembangkannya di Indonesia.

Lisk, salah satu platform blockchain terdesentralisasi, bekerja sama dengan BlockDevId, komunitas developer blockchain terbesar di Indonesia, telah menyelenggarakan Hackathon Demo Day – Lisk Builder Challenge Round I pada 31 Mei 2025 di Jakarta.

Didukung oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), acara ini menjadi puncak dari rangkaian hackathon yang bertujuan mendorong adopsi teknologi blockchain dan Web3 di Indonesia.

Melalui kompetisi ini, para peserta membangun proyek-proyek inovatif yang memanfaatkan kripto stablecoin rupiah (IDRX) sebagai elemen kunci dalam menciptakan solusi Web3 yang aplikatif dan berdampak langsung pada inklusi keuangan digital.

Sebanyak 10 tim finalis terpilih mempresentasikan proyek mereka di hadapan panel juri dan audiens yang terdiri dari pelaku industri, komunitas Web3, investor.

Proyek-proyek yang ditampilkan mencerminkan pendekatan kreatif dan aplikatif terhadap pemanfaatan teknologi blockchain untuk menjawab tantangan nyata di masyarakat.

“Mendukung hackathon lokal seperti Lisk Builder Challenge sangat penting untuk membangun ekosistem developer blockchain yang berkelanjutan. Kegiatan seperti ini tidak hanya mempertemukan berbagai pihak dalam industri, tetapi juga memberi motivasi nyata kepada para developer untuk mulai membangun. Dengan adanya insentif, hadiah, serta kesempatan bertemu dengan inkubator dan investor, para peserta punya jalur konkret untuk membawa proyek mereka ke level selanjutnya,” ujar William Sutanto, Founder BlockDevId, Selasa (10/6/2025).

Lebih dari sekadar kompetisi, hackathon ini juga menjadi titik temu penting antara komunitas, pelaku industri, dan regulator dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk pengembangan teknologi blockchain di Indonesia.

“Blockchain dan web3 memang masih terlalu awal. Tapi, saat ini sudah banyak digandrungi. Penting bagi kami (Lisk) melibatkan seluruh sisi ekosistem, seperti berkolaborasi bersama BlockDevId, IDRX, dan pemerintah Indonesia,” kata Gideon, Head of Global Apps dari Lisk.

baca juga

Acara ditutup dengan Awarding Ceremony, yang memberikan penghargaan kepada tim-tim terbaik berdasarkan aspek inovasi, kapabilitas teknis, dan potensi implementasi dunia nyata.

Berikut para pemenang Lisk Builder Challenge Round I:

Juara 1: CashSwap — platform pertukaran stablecoin terdesentralisasi berbasis IDRX
Juara 2: DingDong Loans — solusi pinjaman berbasis smart contract
Juara 3: NusanSwap — decentralized exchange dengan integrasi IDRX

CashSwap berbagi pengalaman mereka. Mereka mengatakan, “Dari mentor, kami mendapat insight untuk lebih menekankan pain point yang kami ingin selesaikan, supaya audiens bisa lebih paham masalah yang kami tangani. Selain itu, memasukkan market sizing (TAM, SAM, SOM) juga sangat membantu untuk menunjukkan potensi dampak proyek ini. Mengenai saran untuk developer yang ingin ikut challenge, ‘just do it.’ Teknologi Web3 terus berkembang, jadi cara terbaik adalah mulai aja dulu dan terus belajar sambil praktek.”

Melanjutkan momentum ini, Lisk Builder Challenge Round II akan diluncurkan pada pertengahan Juni 2025, dengan cakupan diperluas ke kawasan Asia Tenggara (Southeast Asia). Putaran berikutnya akan membawa tantangan baru, lebih banyak dukungan komunitas, serta peluang kolaborasi lintas negara.

Blockchain, secara sederhana, adalah buku besar digital terdesentralisasi yang mencatat transaksi secara aman dan transparan.

Setiap transaksi dikelompokkan menjadi "blok," yang kemudian dirantai bersama secara kriptografis, membentuk "rantai" yang tidak dapat diubah.

Teknologi ini menawarkan keamanan yang tak tertandingi, karena informasi didistribusikan di banyak komputer, membuatnya tahan terhadap manipulasi dan peretasan.

Blockchain telah berkembang melampaui cryptocurrency, menemukan aplikasi dalam rantai pasokan, perawatan kesehatan, dan sistem voting.

Dengan transparansi dan efisiensi yang ditawarkan, blockchain berpotensi merevolusi berbagai industri, menciptakan dunia digital yang lebih adil dan terpercaya. Inovasi ini terus berkembang, menjanjikan perubahan signifikan di masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Robert Kiyosaki Ungkap Jalan Pintas Menuju Merdeka Finansial

Robert Kiyosaki Ungkap Jalan Pintas Menuju Merdeka Finansial

Bisnis | Kamis, 15 Mei 2025 | 12:23 WIB

Wamildan Tsani Buka Suara Usai 15 Pesawat "Dikandangkan" Akibat Kesulitan Bayar Biaya Perawatan

Wamildan Tsani Buka Suara Usai 15 Pesawat "Dikandangkan" Akibat Kesulitan Bayar Biaya Perawatan

Bisnis | Rabu, 07 Mei 2025 | 15:01 WIB

iPhone dan Status Sosial: Ketika Citra Diri Kalahkan Stabilitas Finansial

iPhone dan Status Sosial: Ketika Citra Diri Kalahkan Stabilitas Finansial

Your Say | Selasa, 06 Mei 2025 | 09:17 WIB

Terkini

Terbukti Sekarang di Timnas Indonesia, Ini Kelemahan Taktik John Herdman Saat Melatih Kanada

Terbukti Sekarang di Timnas Indonesia, Ini Kelemahan Taktik John Herdman Saat Melatih Kanada

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 07:00 WIB

Jawa Timur Jadi Raja Tembakau, Produksi Tembus 148,77 Ribu Ton

Jawa Timur Jadi Raja Tembakau, Produksi Tembus 148,77 Ribu Ton

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 07:00 WIB

Reklame Roboh Timpa 3 Bangunan di Bandung, 4 Orang Sempat Terjebak

Reklame Roboh Timpa 3 Bangunan di Bandung, 4 Orang Sempat Terjebak

News | Selasa, 29 September 2026 | 06:51 WIB

4 Zodiak Beruntung 29 September 2026: Hoki dan Kelimpahan di Depan Mata

4 Zodiak Beruntung 29 September 2026: Hoki dan Kelimpahan di Depan Mata

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 06:46 WIB

Sejarah Jawa Jilid II: Masyarakat, Agama, dan Tradisi dalam Catatan Raffles

Sejarah Jawa Jilid II: Masyarakat, Agama, dan Tradisi dalam Catatan Raffles

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 06:41 WIB

Talenta Indonesia Tak Cuma Butuh Skill, tapi Juga Akses dan Kesempatan

Talenta Indonesia Tak Cuma Butuh Skill, tapi Juga Akses dan Kesempatan

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 06:34 WIB

Main 10 Orang, Indonesia Tahan Malaysia 0-0 di SUGBK

Main 10 Orang, Indonesia Tahan Malaysia 0-0 di SUGBK

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 06:00 WIB

HUT ke-81, KAI Layani 258,9 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

HUT ke-81, KAI Layani 258,9 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 05:05 WIB

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

×