Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

CORE Indonesia Ingatkan Pemerintah Hati-hati Kelola Anggaran Kopdes Merah Putih

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 12 Juni 2025 | 14:14 WIB
CORE Indonesia Ingatkan Pemerintah Hati-hati Kelola Anggaran Kopdes Merah Putih
Rapat koordinasi untuk membahas pembentukan 70.000 Koperasi Desa Merah Putih di seluruh Indonesia. [Ist]

Suara.com - CORE Indonesia menyoroti bahwa Kopdes Merah Putih memiliki peluang signifikan untuk menjadi tulang punggung kemandirian desa.

Ini bisa terwujud jika program dijalankan dengan pendekatan bertahap, berbasis prestasi, dan terintegrasi dengan ekosistem ekonomi desa yang sudah ada.

Konsepnya adalah desa-desa unggulan dengan kinerja ekonomi baik akan menjadi pionir implementasi, kemudian menjadi model pembelajaran antar-desa.

Meskipun prospeknya cerah, CORE mengingatkan akan pentingnya kehati-hatian dalam pengalokasian dana.

Dengan estimasi pembiayaan mencapai Rp400 triliun untuk seluruh koperasi, CORE menekankan perlunya efisiensi dan alokasi anggaran yang rasional agar tidak mengganggu program lain yang sudah berjalan baik.

"Pengalihan dana dalam skala masif ini perlu dipertanyakan secara serius," tulis CORE dalam laporannya bertajuk  'Kopdes Merah Putih: Paradoks Gerakan Ekonomi Rakyat ' yang dilihat Suara.com Kamis (12/6/2025).

Selain itu, CORE juga menyoroti pentingnya mitigasi risiko dan pengawasan ketat. Diperlukan sistem pengawasan dan audit yang ketat untuk mencegah penipuan dan penyalahgunaan dana, terutama mengingat risiko moral hazard jika manajemen koperasi tidak siap.

CORE menegaskan bahwa agar potensi koperasi benar-benar menjadi kekuatan ekonomi rakyat, pendekatannya harus berbasis partisipasi dan kebutuhan lokal, bukan top-down. Pendekatan ini diyakini akan membuat program koperasi benar-benar berpijak pada kebutuhan dan partisipasi masyarakat, bukan sekadar kebijakan dari atas.

"Pembangunan institusi ekonomi pedesaan memerlukan strategi yang lebih matang dan kontekstual," tulis CORE. Mereka mengingatkan bahwa pendekatan seragam, seperti era Koperasi Unit Desa (KUD) di masa lalu, kerap gagal menjawab kebutuhan riil warga desa.

baca juga

Sebelumnya sebelumnya, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan, 80.000 Koperasi Desa Merah Putih siap beroperasi pada 28 Oktober 2025. Operasional itu sekaligus menandai peluncuran program Koperasi Desa Merah Putih secara nasional.

Sedianya, kata Zulhas, Presiden Prabowo Subianto meminta agar Koperasi Desa Merah Putih bisa diluncurkan pada September 2025.

Tapi Kemenko Pangan dan Kementerian Koperasi meminta waktu tambahan agar persiapan lebih maksimal.

"Presiden minta dua bulan, tapi kami tawar, 'Pak kasih bonus lah satu bulan lagi'. Kita enggak bilang enggak bisa, siap. Tapi kami minta bonus tambah satu bulan, makanya 28 Oktober, nanti akan launching sudah, koperasinya, sudah jadi," tutur Zulhas.

Kopdes Merah Putih merupakan inisiatif koperasi digital berbasis desa yang dihadirkan untuk memperkuat ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan teknologi dan pemberdayaan potensi lokal. Program ini bertujuan mendorong kemandirian desa dengan memfasilitasi akses terhadap layanan keuangan, distribusi hasil pertanian, logistik, hingga pemasaran produk UMKM melalui sistem koperasi yang dikelola secara profesional dan transparan.

Didukung oleh pemerintah dan berbagai mitra strategis, Kopdes Merah Putih hadir sebagai solusi untuk menjawab tantangan keterbatasan akses ekonomi masyarakat desa terhadap pasar yang lebih luas. Koperasi ini mengintegrasikan berbagai layanan digital seperti pembayaran, pemesanan barang, pencatatan transaksi, serta kemitraan distribusi produk secara daring. Dengan sistem ini, masyarakat desa dapat menjual produk unggulan lokal langsung ke konsumen atau mitra usaha di luar wilayah mereka.

Selain aspek teknologi, Kopdes Merah Putih juga mengedepankan prinsip gotong royong dan partisipasi aktif warga desa. Keanggotaannya terbuka bagi masyarakat desa yang ingin mengembangkan usaha, meningkatkan kesejahteraan, serta memperkuat solidaritas ekonomi lokal. Program pelatihan manajemen koperasi, literasi keuangan, dan pemasaran digital juga menjadi bagian dari strategi pemberdayaan yang diterapkan.

Melalui Kopdes Merah Putih, diharapkan tercipta ekosistem ekonomi desa yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan. Inisiatif ini menjadi contoh nyata bahwa desa bukan lagi sekadar penerima bantuan, tetapi juga pusat pertumbuhan ekonomi baru yang didorong oleh inovasi dan kolaborasi antarwarga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pembentukan Kopdes Merah Putih Masuk Tahap Akhir, 78 Ribu Lebih Desa Siap Berkoperasi

Pembentukan Kopdes Merah Putih Masuk Tahap Akhir, 78 Ribu Lebih Desa Siap Berkoperasi

News | Rabu, 04 Juni 2025 | 21:27 WIB

Solusi Gempuran Tarif AS untuk Indonesia, Dialog Kritis Bersama CORE dan Suara.com

Solusi Gempuran Tarif AS untuk Indonesia, Dialog Kritis Bersama CORE dan Suara.com

Video | Rabu, 28 Mei 2025 | 23:14 WIB

CORE Indonesia Pesimis 6 Paket Insentif Pemerintah Mampu Dongkrak Ekonomi Jangka Panjang

CORE Indonesia Pesimis 6 Paket Insentif Pemerintah Mampu Dongkrak Ekonomi Jangka Panjang

Bisnis | Senin, 26 Mei 2025 | 15:59 WIB

Terkini

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

×