Ekspor Air dan Minuman Tanpa Alkohol RI Cetak Rekor, Tembus 164,21 Juta Dolar AS

Iwan Supriyatna

Senin, 16 Juni 2025 | 10:59 WIB
Ekspor Air dan Minuman Tanpa Alkohol RI Cetak Rekor, Tembus 164,21 Juta Dolar AS
Kinerja ekspor air dan minuman tanpa alkohol (HS code 2201 - 2202) Indonesia mencatatkan lonjakan signifikan pada tahun 2024.

Suara.com - Kinerja ekspor air dan minuman tanpa alkohol (HS code 2201 - 2202) Indonesia mencatatkan lonjakan signifikan pada tahun 2024.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), nilai ekspor produk dalam kategori HS 2201-2202 tersebut menembus angka USD164,21 juta, tumbuh 34,36% dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang sebesar USD122,21 juta.

Tak hanya dari sisi nilai, volume ekspor juga menunjukkan penguatan yang solid. Pada tahun 2024 lalu, volume ekspor mencapai 323,55 ribu ton, meningkat 27,95% secara tahunan (year-on-year/yoy).

Filipina menjadi pasar terbesar dengan kontribusi 23,61% terhadap total ekspor tahun 2024, atau setara USD38,77 juta, diikuti oleh Vietnam (12,76% setara USD20,96 juta), Singapura (9,96% setara USD16,35 juta), Malaysia (8,57% setara USD14,08 juta) dan Timor Leste (7,23% setara USD11,87 juta).

Posisi terkini, Januari-April 2025, nilai ekspor bahkan mencapai USD77,47 juta dan volume mencapai 143,26 ribu ton atau meningkat masing-masing 73,45% yoy untuk nilai dan 71,16% yoy untuk volume.

Capaian ini menandai momentum bagi sektor minuman non alkohol nasional untuk terus menguat di pasar global. Pertumbuhan ekspor kumulatif Januari-April 2025 ini utamanya didorong oleh peningkatan ekspor ke sejumlah negara mitra utama, seperti Filipina, Thailand, Vietnam, Malaysia dan Timor Leste.

“Kami optimis tren pertumbuhan positif ini masih akan berlanjut pada beberapa tahun mendatang, didorong oleh permintaan yang masih kuat dari negara-negara mitra dagang. Di tengah sejumlah tantangan berupa persaingan dengan negara eksportir lain, perubahan cepat preferensi konsumen, serta kondisi makroekonomi global yang penuh ketidakpastian, peluang untuk berinovasi dan memperluas pasar ekspor air dan minuman tanpa alkohol tetap terbuka lebar,” kata Senior Economist LPEI, Donda Sarah, Senin (16/6/2025).

Secara global, Indonesia masih berada di peringkat ke-31 dunia sebagai eksportir produk air mineral (HS 2201) dan peringkat ke-45 untuk air mineral berperisa (HS 2202).

Keterbatasan penguasaan teknologi dan inovasi yang dihadapi menjadi tantangan yang perlu diatasi agar produk Indonesia mampu menembus pasar negara besar seperti Tiongkok dan Jepang yang memiliki potensi pasar yang cukup besar namun belum tergarap.

baca juga

Sebagai lembaga keuangan khusus yang bertujuan mendorong pertumbuhan ekspor nasional, Indonesia Eximbank menyatakan kesiapan untuk mendukung para eksportir di industri air dan minuman tanpa alkohol dalam mengembangkan kapasitas usahanya ke pasar internasional.

Hingga kini, lembaga tersebut telah memberikan pembiayaan dan pendampingan kepada berbagai perusahaan di sektor Fast-Moving Consumer Goods (FMCG) dan industri makanan, baik untuk mendorong ekspor produk maupun ekspansi pabrik ke luar negeri.

“Momentum ini harus dimanfaatkan secara optimal untuk menjadikan produk Indonesia—baik dari sektor air, minuman tanpa alkohol, FMCG, maupun makanan—sebagai ikon ekspor berkelas dunia,” kata Donda.

Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI), atau Indonesia Eximbank, adalah lembaga keuangan khusus yang didirikan pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekspor nasional.

LPEI menyediakan berbagai fasilitas pembiayaan, penjaminan, dan asuransi untuk mendukung eksportir Indonesia, terutama Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), dalam menembus pasar global.

Melalui program-programnya, LPEI membantu eksportir mengatasi tantangan terkait akses pembiayaan, risiko pasar, dan persaingan global.

LPEI tidak hanya memberikan dukungan finansial, tetapi juga pendampingan dan pelatihan untuk meningkatkan kapasitas eksportir.

Dengan fokus pada sektor-sektor strategis seperti pertanian, manufaktur, dan industri kreatif, LPEI berperan penting dalam meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar internasional dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional.

Kehadiran LPEI menjadi jembatan bagi eksportir Indonesia untuk meraih peluang ekspor yang lebih besar dan berkelanjutan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia Selangkah Lagi Menuju Perdagangan Bebas Rp460 Triliun dengan Uni Eropa Lewat IEU-CEPA

Indonesia Selangkah Lagi Menuju Perdagangan Bebas Rp460 Triliun dengan Uni Eropa Lewat IEU-CEPA

Bisnis | Sabtu, 14 Juni 2025 | 12:45 WIB

Teken MoU, Bahlil Mau Ekspor Listrik ke Singapura

Teken MoU, Bahlil Mau Ekspor Listrik ke Singapura

Bisnis | Jum'at, 13 Juni 2025 | 12:07 WIB

Bangga Tumbuh Bersama PNM, Ibu Nira Jadi Inspirasi Pemberdayaan Perempuan di Balikpapan

Bangga Tumbuh Bersama PNM, Ibu Nira Jadi Inspirasi Pemberdayaan Perempuan di Balikpapan

Bisnis | Kamis, 12 Juni 2025 | 09:00 WIB

Terkini

Banjir Bangkok Meluas, 50 Distrik Ditetapkan Sebagai Zona Bencana Nasional

Banjir Bangkok Meluas, 50 Distrik Ditetapkan Sebagai Zona Bencana Nasional

News | Senin, 28 September 2026 | 08:33 WIB

Harga Logam Mulia Diprediksi Fluktuatif, Simak Rentang Proyeksi Harga Emas

Harga Logam Mulia Diprediksi Fluktuatif, Simak Rentang Proyeksi Harga Emas

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 08:29 WIB

Belanda Tekuk Serbia 2-1, Xavi Soroti Brace Mexx Meerdink dan Umpan Akurat Veerman

Belanda Tekuk Serbia 2-1, Xavi Soroti Brace Mexx Meerdink dan Umpan Akurat Veerman

Bola | Senin, 28 September 2026 | 08:25 WIB

Kronologi Menteri PU Dody Hanggodo Marah ke Anak Buah saat Sidak Sawah Bekasi

Kronologi Menteri PU Dody Hanggodo Marah ke Anak Buah saat Sidak Sawah Bekasi

News | Senin, 28 September 2026 | 08:23 WIB

Kematian Vanreko Varkas Jadi Alarm: Koalisi Desak Usut Tuntas dan Hentikan Militerisasi!

Kematian Vanreko Varkas Jadi Alarm: Koalisi Desak Usut Tuntas dan Hentikan Militerisasi!

News | Senin, 28 September 2026 | 08:10 WIB

BIGBANG Tambah Jadwal Konser di Jakarta! Simak Trik Jitu Biar Nggak Gagal War Tiket Lagi

BIGBANG Tambah Jadwal Konser di Jakarta! Simak Trik Jitu Biar Nggak Gagal War Tiket Lagi

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 08:10 WIB

Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo

Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo

News | Senin, 28 September 2026 | 08:05 WIB

PB ORADO Pecahkan Rekor MURI, Piala Panglima TNI 2026 Diikuti 20.000 Peserta

PB ORADO Pecahkan Rekor MURI, Piala Panglima TNI 2026 Diikuti 20.000 Peserta

Sport | Senin, 28 September 2026 | 08:03 WIB

IHSG Bisa Anjlok Lagi, Dana Asing Kabur Rp3,5 Triliun: Cek Rekomendasi Saham Hari Ini

IHSG Bisa Anjlok Lagi, Dana Asing Kabur Rp3,5 Triliun: Cek Rekomendasi Saham Hari Ini

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 08:00 WIB

Prakiraan Cuaca: Pekanbaru Diprediksi Hujan Ringan, Jambi Disertai Petir

Prakiraan Cuaca: Pekanbaru Diprediksi Hujan Ringan, Jambi Disertai Petir

Riau | Senin, 28 September 2026 | 07:58 WIB

×