Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.365,374
LQ45 634,125
Srikehati 308,918
JII 383,968
USD/IDR 17.790

IHSG Masih Memerah Hingga Akhir Perdagangan Rabu

Achmad Fauzi

Rabu, 18 Juni 2025 | 16:34 WIB
IHSG Masih Memerah Hingga Akhir Perdagangan Rabu
Pengunjung melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (18/3/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), masih merosot hingga penutupan perdagangan Rabu, 18 Juni 2025. Sepanjang perdagangan, IHSG terperangkap di zona merah.

Mengutip data RTI Business, IHSG masih berada di zona merah menuju level 7.107 atau naik 48,06 poin, secara presentase naik 0,67 persen.

Pada perdagangan hari ini, sebanyak 20,62 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 11,51 triliun, serta frekuensi sebanyak 1,21 juta kali.

Dalam perdagangan hari ini, sebanyak 185 saham bergerak naik, sedangkan 173 saham mengalami penurunan, dan 237 saham tidak mengalami pergerakan.

Layar menampilkan pergerakan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (30/12/2024). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym.]
Layar menampilkan pergerakan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (30/12/2024). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym.]

Adapun, beberapa saham yang mendorong penguatan IHSG waktu itu diantaranya, KRYA, HALO, SURI, ESSA, OBAT, SSIA, SMIL APEX, LABA, NZIA, PANI, ENRG, OASA, SATU, SMBR.

Sementara saham-saham yang mengalami penurunan tajam di perdagangan waktu itu diantaranya, JAWA, MBSS, KOPI, CMNT, KPIG, BBKP, NICL, INCO, TOWR, FILM, AMMN, TAPG.

Meleset dari proyeksi

IHSG diperkirakan akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan menguat pada perdagangan hari ini, Rabu, 18 Juni 2025.

Proyeksi ini seiring kombinasi berbagai sentimen global dan domestik, mulai dari ketegangan geopolitik di Timur Tengah, data ekonomi dari Amerika Serikat dan Eropa, serta keputusan suku bunga dari Bank Indonesia menjadi faktor utama yang memengaruhi arah indeks.

baca juga

Tim Retail Research dari CGS International Sekuritas Indonesia menjelaskan, melemahnya indeks di bursa Wall Street seiring meningkatnya tensi geopolitik di Timur Tengah diperkirakan menjadi sentimen negatif yang membayangi pasar keuangan global.

Namun, CGS menyoroti bahwa kenaikan harga beberapa komoditas seperti minyak mentah, emas, dan batubara berpotensi memberikan dorongan positif terhadap IHSG.

"IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 7.115/7.075 dan resistance 7.195/7.240," tulis CGS International Sekuritas Indonesia dalam riset hariannya, Rabu, 18 Juni 2025.

Sementara, Analis Phintraco Sekuritas, Ratna Lim, mengatakan penguatan IHSG pada penutupan perdagangan Selasa (17/6), yang tercatat naik 0,54 perse ke level 7.155, didorong oleh sentimen positif dari sektor domestik.

Terutama kerja sama strategis antara Danantara, Indonesia Investment Authority (INA), dan PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) untuk membangun pabrik klor-alkali diklorida. Selain itu, komitmen Danantara untuk mendukung pembiayaan Program 3 Juta Rumah dengan dana sebesar Rp130 triliun menjadi katalis tambahan bagi pasar.

"Dukungan pembiayaan ini akan melibatkan lima bank besar nasional, yakni BMRI, BBRI, BBNI, BBTN, dan BRIS, yang telah menyatakan kesiapan mendukung program tersebut," kata Ratna.

Ia menambahkan, secara teknikal, IHSG saat ini berada dalam posisi menguntungkan karena indikator Stochastic RSI sudah berada di area oversold dan indeks berhasil bertahan di atas level MA200.

Namun, Ratna mengingatkan, perkembangan isu geopolitik global masih menjadi faktor risiko utama dalam jangka pendek.

"Oleh karena itu, IHSG diperkirakan bergerak fluktuatif dalam kisaran support 7.100 dan resistance 7.200, dengan pivot pada level 7.150," beber Ratna.

Pasar Global Tertekan

Dari pasar global, indeks utama Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Selasa (17/6) akibat meningkatnya intensitas konflik Iran-Israel. Laporan yang menyebutkan bahwa Amerika Serikat tengah mempertimbangkan keterlibatan militer langsung terhadap Iran menambah kekhawatiran pelaku pasar.

Selain itu, data penjualan ritel (Retail Sales) Amerika Serikat pada Mei 2025 menunjukkan penurunan 0,9 persen secara bulanan (MoM), lebih dalam dari kontraksi 0,1 persen pada April, serta di bawah ekspektasi pasar yang memproyeksikan penurunan 0,7 persen.

Penurunan tersebut merupakan yang terbesar dalam empat bulan terakhir dan disinyalir sebagai dampak dari tarif impor yang meningkat, yang pada akhirnya memperburuk outlook konsumsi di negeri Paman Sam.

Sementara itu, indeks bursa Eropa juga bergerak melemah karena kekhawatiran serupa terkait konflik Iran-Israel. Meskipun negara-negara G7 telah menyerukan agar konflik diredakan, sebagian besar dari mereka menyatakan dukungan terhadap Israel.

Dari Jerman, data ZEW Economic Sentiment Index untuk Juni 2025 naik signifikan menjadi 47,5 dari 25,2 pada Mei, dan jauh melampaui ekspektasi pasar sebesar 35. Ini menjadi level tertinggi dalam tiga tahun terakhir yang ditopang oleh paket stimulus fiskal dari pemerintah Jerman serta pemangkasan suku bunga oleh European Central Bank (ECB).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Pemilik Saham Wilmar, Induk Usaha yang Diduga Terlibat Korupsi

Daftar Pemilik Saham Wilmar, Induk Usaha yang Diduga Terlibat Korupsi

Bisnis | Rabu, 18 Juni 2025 | 15:41 WIB

IHSG Melorot Pada Pembukaan Rabu Pagi, Cek Saham-saham Pilihan

IHSG Melorot Pada Pembukaan Rabu Pagi, Cek Saham-saham Pilihan

Bisnis | Rabu, 18 Juni 2025 | 09:19 WIB

IHSG Cenderung Bisa Kembali Menguat Pada Perdagangan Hari Ini

IHSG Cenderung Bisa Kembali Menguat Pada Perdagangan Hari Ini

Bisnis | Rabu, 18 Juni 2025 | 08:14 WIB

Terkini

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:31 WIB

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:19 WIB

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:15 WIB

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:13 WIB

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:09 WIB

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:08 WIB

×