IHSG Nyaman di Zona Merah pada Perdagangan Hari Ini, 533 Saham Kebakaran

Achmad Fauzi

Senin, 23 Juni 2025 | 16:42 WIB
IHSG Nyaman di Zona Merah pada Perdagangan Hari Ini, 533 Saham Kebakaran
ilustrasi pasar saham

Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), masih nyaman berada di zona merah hingga akhir perdagangan awal pekan ini.

Mengutip data RTI Business, IHSG masih terus menurun ke level 6.787 atau turun 119,90 poin, secara presentase turun 1,74 persen.

Pada perdagangan hari ini, sebanyak 25,39 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp12,79 triliun, serta frekuensi sebanyak 1,36 juta kali.

Dalam perdagangan hari ini, sebanyak 128 saham bergerak naik, sedangkan 533 saham mengalami penurunan, dan 140 saham tidak mengalami pergerakan.

Pengunjung melintas dibawah layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (18/3/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pengunjung melintas dibawah layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (18/3/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Adapun, beberapa saham yang menghijau pada waktu itu diantaranya, SICO, PTMR, RUIS, APEX, KRYA, OKAS, INPS, MXPL, CGAS, SSIA, FIRE, ENRG, SOCI.

Sementara saham-saham yang mengalami penurunan tajam di perdagangan waktu itu diantaranya, IOTF, PTBA, LABA, KRAS, KPIG, TINS, ISEA, CTRA, CBDK, ASRI, DSSA, SCMA, BKSL, PWON.

Sesuai Proyeksi

Menurut Fanny Suherman, CFP, Head of Retail Research BNI Sekuritas, tekanan terhadap IHSG diperkirakan masih akan berlanjut seiring memburuknya kondisi geopolitik global, khususnya setelah Amerika Serikat (AS) melakukan serangan terhadap fasilitas nuklir Iran pada akhir pekan lalu.

"Setelah AS menyerang Iran weekend lalu, IHSG dapat kembali koreksi ke target minggu lalu di 6.800," ujar Fanny dalam riset hariannya, Senin (23/6/2025).

baca juga

Ia memproyeksikan, IHSG memiliki area support di kisaran 6.800–6.850, sementara level resistensi berada di rentang 6.950–7.000.

Arah pergerakan indeks diperkirakan akan sensitif terhadap perkembangan situasi di Timur Tengah dan respons pasar global terhadap potensi intervensi militer lanjutan dari Amerika Serikat.

Kekhawatiran investor terhadap eskalasi konflik antara Israel dan Iran terus membayangi pasar global. Pada Jumat (20/6), bursa saham AS ditutup bervariasi dengan kecenderungan melemah. Indeks S&P 500 turun 0,22 persen, Nasdaq melemah 0,51 persen, sementara Dow Jones naik tipis 0,08 persen.

Investor mencermati pernyataan Gedung Putih bahwa Presiden Donald Trump akan mengambil keputusan dalam dua minggu terkait potensi keterlibatan langsung AS dalam serangan ke Teheran.

Ketegangan ini kian meningkat setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan militer menyerang target strategis Iran, dan mendapat kecaman keras dari Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang menyebut tuntutan Trump sebagai “ancaman konyol”.

Pasar saham AS juga tertekan oleh sektor teknologi, terutama saham-saham semikonduktor, usai laporan The Wall Street Journal yang menyebutkan adanya pertimbangan pencabutan izin khusus oleh pemerintah AS terhadap produsen chip.

Saham Nvidia turun 1,12 persen, Taiwan Semiconductor Manufacturing merosot 1,87 persen, dan ETF VanEck Semiconductor (SMH) melemah 0,88 persen.

Pekerja melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (16/4/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pekerja melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (16/4/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Bursa saham Asia-Pasifik menunjukkan pergerakan yang beragam. Investor masih mencermati data ekonomi dari China, khususnya keputusan suku bunga pinjaman satu tahun dan lima tahun yang akan diumumkan dalam waktu dekat.

Indeks Nikkei 225 Jepang turun 0,22 persen, Topix melemah 0,75 persen, sedangkan indeks Kospi Korea Selatan naik 1,48 persen dan Kosdaq menguat 1,15 persen.

Di sisi lain, indeks S&P/ASX 200 Australia turun 0,21 persen, Hang Seng Hong Kong naik 1,26 persen, dan Shanghai Composite melemah tipis 0,07 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Makin Nyungsep pada Awal Perdangan Hingga ke Level 6.800

IHSG Makin Nyungsep pada Awal Perdangan Hingga ke Level 6.800

Bisnis | Senin, 23 Juni 2025 | 09:16 WIB

Pergerakan IHSG Diproyeksi Makin Tenggelam Imbas Serangan AS ke Iran

Pergerakan IHSG Diproyeksi Makin Tenggelam Imbas Serangan AS ke Iran

Bisnis | Senin, 23 Juni 2025 | 08:14 WIB

Rekor Terendah Harga Saham BBCA Sepanjang Masa, Apakah Akan Kembali Terulang

Rekor Terendah Harga Saham BBCA Sepanjang Masa, Apakah Akan Kembali Terulang

Bisnis | Jum'at, 20 Juni 2025 | 11:49 WIB

Terkini

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 20:54 WIB

×