Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.401,888
LQ45 632,283
Srikehati 308,081
JII 381,604
USD/IDR 17.830

Konglomerasi Terbesar RI Borong Saham Rumah Sakit Hermina Rp1 Triliun

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 26 Juni 2025 | 13:41 WIB
Konglomerasi Terbesar RI Borong Saham Rumah Sakit Hermina Rp1 Triliun
Ilustrasi Rumah Sakit Hermina.

Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari Grup Djarum, salah satu konglomerasi terbesar di Indonesia yang terafiliasi dengan orang terkaya di Tanah Air, Robert Budi Hartono dan Michael Bambang Hartono. 

Melalui entitas perusahaannya, PT Dwimuria Investama Andalan, mereka baru saja mengakuisisi saham PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL), pemilik jaringan Rumah Sakit Hermina, senilai lebih dari Rp1 triliun.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (26/6/2025l aksi korporasi jumbo ini terjadi pada 25 Juni 2025, di mana Dwimuria Investama Andalan memborong sebanyak 559,18 juta lembar saham HEAL. 

Pembelian ini dilakukan sebagai bagian dari hasil penjualan saham dari program buyback yang sebelumnya dilakukan oleh HEAL.

Dengan harga pembelian Rp1.875 per lembar saham, Dwimuria Investama Andalan harus menggelontorkan dana fantastis sebesar Rp1,04 triliun. Akuisisi ini secara otomatis menjadikan saldo saham treasury Medikaloka Hermina menjadi nol per tanggal 25 Juni 2025. 

Pihak manajemen HEAL juga menegaskan bahwa tidak ada hubungan afiliasi antara perseroan dengan Dwimuria Investama Andalan.

Sebagai informasi, PT Dwimuria Investama Andalan merupakan tulang punggung investasi Grup Djarum yang juga menaungi PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), bank swasta terbesar di Indonesia. Robert Budi Hartono dan Michael Bambang Hartono adalah pemegang saham pengendali BCA dengan kepemilikan 54,94%.

Kekayaan duo Hartono tidak hanya bersumber dari sektor perbankan, tetapi juga dari investasi di emiten sektor telekomunikasi, PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR), melalui PT Sapta Adhikari Investama yang juga dimiliki oleh keluarga Hartono. Kepemilikan ini menjadikan mereka pengendali utama TOWR dengan porsi 54,42%.

Asal tahu saja Duo Hartono menempati posisi ketiga dan keempat sebagai orang terkaya versi Forbes pada bulan Juni 2025 ini. Kakak beradik pemilik Grup Djarum ini mendapatkan sebagian besar kekayaan dari hasil investasi mereka di PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA).

baca juga

Budi tercatat memiliki harta kekayaan sebesar US$21,8 miliar. Sementara itu Michael memiliki kekayaan senilai US$20,8 miliar. Keluarga ini awalnya menjadi kaya raya berkat tembakau yang hingga saat ini perusahaannya masih menjadi salah satu produsen rokok kretek terbesar di Indonesia.

Kontribusi kekayaan duo Hartono dari investasi juga berasal dari kepemilikan saham PT Global Digital Niaga Tbk (BELI) yang mengelola e-commerce Blibli. Dua Hartono investasi di BELI melalui PT Global Investama Andalan yang merupakan entitas induk langsung perusahaan. PT Global Investama Andalan memiliki sekitar 83,68 persen saham BELI.

Selain berbisnis rokok, keluarga Hartono juga memperluas ekspansi bisnis ke berbagai sektor antara lain properti, agrobisnis, elektronik dan multimedia.

Langkah strategis Grup Djarum untuk memperkuat portofolio investasinya di sektor kesehatan ini tentu menarik perhatian, mengingat potensi pertumbuhan industri rumah sakit yang terus meningkat di Indonesia.

Dari sisi kinerja sebetulnya HEAL tidak begitu menggembirakan pada awal tahun ini. Dimana laba bersih kuartal I 2025 anjlok 34,7% secara tahunan (year on year/YoY) menjadi Rp 124,72 miliar.

Volume pasien rawat inap tercatat turun 5% YoY menjadi 496 ribu hari, sementara kunjungan rawat jalan merosot 4,9% YoY ke 2,1 juta kunjungan. Penurunan paling tajam terjadi pada pasien privat, yang anjlok masing-masing 22,6% (rawat inap) dan 16,7% (rawat jalan).

Sejumlah cabang rumah sakit baru HEAL di Ibu Kota Nusantara (IKN) dan PIK2 masih mencatatkan kerugian masing-masing sekitar Rp 13 miliar dan Rp 8 miliar, terutama karena biaya depresiasi yang dipercepat. Margin EBIT ikut tergerus 390 basis poin menjadi 14,7%, mengindikasikan tekanan struktural pada profitabilitas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bank Raya Buyback Saham Rp 20 Miliar

Bank Raya Buyback Saham Rp 20 Miliar

Bisnis | Kamis, 26 Juni 2025 | 12:01 WIB

IHSG Beralih Menguat di Kamis Pagi, Cek Saham-saham yang Cuan

IHSG Beralih Menguat di Kamis Pagi, Cek Saham-saham yang Cuan

Bisnis | Kamis, 26 Juni 2025 | 09:35 WIB

IHSG Diproyeksi Melemah Jelang Libur Panjang, Investor Waspadai Ketidakpastian Global

IHSG Diproyeksi Melemah Jelang Libur Panjang, Investor Waspadai Ketidakpastian Global

Bisnis | Kamis, 26 Juni 2025 | 08:32 WIB

Terkini

BRI Peduli Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT, Tiga Posko Logistik Disiapkan

BRI Peduli Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT, Tiga Posko Logistik Disiapkan

Lampung | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:31 WIB

Transaksi Judol Rp2,68 Miliar Terdeteksi di Keluarga Penerima Bansos Jawa Barat

Transaksi Judol Rp2,68 Miliar Terdeteksi di Keluarga Penerima Bansos Jawa Barat

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:30 WIB

Direksi BRI Turun Langsung Pantau Penanganan Gempa NTT dan Kesiapan Posko BRI Peduli

Direksi BRI Turun Langsung Pantau Penanganan Gempa NTT dan Kesiapan Posko BRI Peduli

Bekaci | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:28 WIB

Bantu Pemulihan Gempa NTT, BRI Peduli Bangun Posko Logistik di Tiga Wilayah

Bantu Pemulihan Gempa NTT, BRI Peduli Bangun Posko Logistik di Tiga Wilayah

Bogor | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Sejarah Pacu Jalur, dari Alat Transportasi hingga Perayaan Ultah Ratu Belanda

Sejarah Pacu Jalur, dari Alat Transportasi hingga Perayaan Ultah Ratu Belanda

Riau | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:25 WIB

LG Perluas Pasar WashTower, Gandeng Dealer untuk Kenalkan Teknologi Mesin Cuci Berbasis AI

LG Perluas Pasar WashTower, Gandeng Dealer untuk Kenalkan Teknologi Mesin Cuci Berbasis AI

Tekno | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:23 WIB

BRI Peduli Perkuat Penanganan Gempa NTT, Bangun Posko Logistik dan Dapur Umum

BRI Peduli Perkuat Penanganan Gempa NTT, Bangun Posko Logistik dan Dapur Umum

Surakarta | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:22 WIB

BRI Salurkan Bantuan dan Bangun Posko BRI Peduli Untuk Korban Gempa NTT

BRI Salurkan Bantuan dan Bangun Posko BRI Peduli Untuk Korban Gempa NTT

Sumbar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:21 WIB

BRI Pastikan Bantuan Korban Gempa NTT Tepat Sasaran Lewat Posko BRI Peduli

BRI Pastikan Bantuan Korban Gempa NTT Tepat Sasaran Lewat Posko BRI Peduli

Jogja | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:17 WIB

BRI Peduli Bangun Posko Logistik di Tiga Wilayah Terdampak Gempa NTT

BRI Peduli Bangun Posko Logistik di Tiga Wilayah Terdampak Gempa NTT

Jawa Tengah | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:14 WIB

×