Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Perubahan Besar di Stasiun Tanah Abang, Ini Alur Baru Penumpang KRL Rangkasbitung dan Manggarai

Achmad Fauzi

Kamis, 26 Juni 2025 | 19:31 WIB
Perubahan Besar di Stasiun Tanah Abang, Ini Alur Baru Penumpang KRL Rangkasbitung dan Manggarai
Suasana aktivitas penumpang di Peron jalur 1 bangunan baru Stasiun Tanah Abang, Jakarta, Selasa (25/2/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Alur atau flow naik turun penumpang KRL/Commuter Line akan berubah, setelah Stasiun Tanah Abang yang baru akan dioperasikan. Rencanannya, mulai 28 Juni Stasiun Tanah Abang dengan bangunan baru akan dioperasikan pada 28 Juni 2025.

Adapun, perubahan terjadi pada penumpang Commuter Line yang datang dari relasi Rangkasbitung-Tanah Abang semula turun di peron 5-6, ke depan berubah turun di peron 3

"Jadi jalur 5 dan 6 mulai 28 Juni 2025 digunakan hanya untuk penumpang yang akan berangkat ke arah Rangkasbitung, Serpong, Parung Panjang," jujar Direktur Operasi dan Pemasaran KAI Commuter Broer Rizal di Jakarta, Kamis (26/6/2025).

Menurut Broer, upaya ini agar mengurangi kepadatan penumpang yang sering terjadi di peron tersebut. Selain itu, penumpang tidak awut-awutan antara turun dengan naik commuter line.

Pembangunan peningkatan Stasiun Tanah Abang mulai rampung/(Dok PTPP).
Pembangunan peningkatan Stasiun Tanah Abang mulai rampung/(Dok PTPP).

"Jadi, tidak ada kesemerawutan orang ingin naik atau turun penumpang," kata dia.

Sementara, peron 1 akan dikhusukan untuk penumpang turun dari Commuter Line relasi, Stasiun Manggarai ke Tanah Abang atau perjalanan KRL dari Stasiun Manggarai ke Stasiun Duri. Kemudian, peron 2 untuk naik turun Commuter Line menuju Stasiun Manggarai.

Lalu, untuk mengakomodir perubahan alur penumpang itu, KAI Commuter akan menambah gerbang atau gate di area landscape, serta mengoperasikan 11 Eskalator dan 6 lift.

"November Insha Allah Stasiun Tanah Abang sudah betul-betul ramah terhadap difabel khususnya difabel yang menggunakan kursi roda," beber Broer.

Sementara, Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Jakarta Ferdian Suryo Adhi Pramono, mengungkapkan kekinian, pembangunan Stasiun Tanah Abang secara fisik mencapai 99,9 persen.

baca juga

Menurut dia, saat ini tengah dilakukan pengujian jalan rel dan gedung stasiun baru. "Saat ini sudah selesai semua dilakukan pengujian. Target pelaksanaan switch over Insha Allah 28 Juni 2025 dini hari," imbuh dia.

Pengguna Commuter Line Rangkasbitung yang akan transit di Stasiun Tanah Abang untuk menuju ke arah Angke/Kampung Bandan dan menuju Stasiun Sudirman/Manggarai atau sebaliknya, juga bisa mengakses JPO yang menghubungkan bangunan baru dengan peron jalur 5-6 dan jalur 3 di bangunan lama stasiun.

Sedangkan pengguna Commuter Line Rangkasbitung yang akan keluar dari jalur 5 dan 6, kami sarankan menggunakan Jembatan Penyebrangan Multiguna (JPM) arah Pasar Tanah Abang yang berada di bangunan lama stasiun

Untuk diketahui, perubahan arus dan peron tunggu pengguna ini juga sebagai upaya untuk mengurangi kepadatan di peron jalur 2 dan 3 bangunan lama stasiun saat menunggu perjalanan Commuter Line tujuan Stasiun Sudirman/Manggarai dan tujuan Stasiun Duri/Angke.

Untuk aksesibilitas menuju bangunan baru stasiun, BTP Kelas I Jakarta juga telah menyediakan tiga buah eskalator dan tangga manual untuk akses naik dan turun pengguna dari peron 1 menuju lantai 2 bangunan stasiun baru yang terhubung JPO di bangunan lama stasiun.

KAI Commuter mengimbau kepada seluruh pengguna Commuter Line di Stasiun Tanah Abang untuk memperhatikan kembali akses untuk naik ke tujuan Stasiun Angke/Kampung Bandan, serta turun dari Commuter Line relasi Manggarai – Angke/Kampung Bandan.

Sebagai tambahan, KAI Commuter mencatat rata-rata volume pengguna Commuter Line yang naik di Stasiun Tanah Abang sebanyak 54-55 ribu orang setiap hari kerja dan 41-43 ribu orang setiap hari libur.

Sedangkan untuk volume pengguna transit di Stasiun Tanah Abang sebanyak 145-146 ribu pada hari kerja dan sebanyak 124-125 ribu orang pada hari libur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Operasional KRL Normal Meski Ada Demo Pengemudi Ojol

Operasional KRL Normal Meski Ada Demo Pengemudi Ojol

Bisnis | Selasa, 20 Mei 2025 | 11:50 WIB

Bangunan Baru Stasiun Tanah Abang Sebentar Lagi Rampung, Bisa Tampung 300 Ribu Penumpang

Bangunan Baru Stasiun Tanah Abang Sebentar Lagi Rampung, Bisa Tampung 300 Ribu Penumpang

Bisnis | Senin, 05 Mei 2025 | 18:37 WIB

KAI Commuter Kembali Kedatangan Dua Rangkaian Kereta KRL Asal China

KAI Commuter Kembali Kedatangan Dua Rangkaian Kereta KRL Asal China

Bisnis | Senin, 28 April 2025 | 10:48 WIB

Terkini

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×