Meski Ekonomi Lesu, Emiten Farmasi Plat Merah Ini Yakin Obat-obatan Tetap Diburu

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 01 Juli 2025 | 07:35 WIB
Meski Ekonomi Lesu, Emiten Farmasi Plat Merah Ini Yakin Obat-obatan Tetap Diburu
PT Phapros Tbk (PEHA), menargetkan pertumbuhan penjualan pada tahun 2025 di atas 20% secara tahunan (year-on-year/YoY) meski ekonomi domestik dan global masih penuh dengan kelesuan. (Tangkapan Layar-Fadil-Suara.com)

Suara.com - Emiten farmasi plat merah PT Phapros Tbk (PEHA), menargetkan pertumbuhan penjualan pada tahun 2025 di atas 20% secara tahunan (year-on-year/YoY) meski ekonomi domestik dan global masih penuh dengan kelesuan.

Phapros optimistis target tersebut akan tercapai karena indikasi positif sudah terlihat pada kinerja penjualan sepanjang kuartal 1/2025 yang tumbuh 17,23% YoY.

Emiten farmasi berkode saham PEHA ini sukses mencatatkan penjualan pada kuartal I/2025 sebesar Rp 200,67 miliar atau naik 17,32% dibandingkan dengan Q1/2024 Rp 171,04 miliar. Pertumbuhan penjualan pada Januari - Maret 2025 ini ditopang oleh penjualan obat-obatan segmen obat over the counter (OTC), yaitu obat yang bisa dijual bebas tanpa resep dokter, yang meningkat 79% YoY dan segmen obat resep (etikal) yang berhasil tumbuh 40% YoY.

Keberhasilan dan optimisme itu tertuang dalam Laporan Kinerja Direksi dan Laporan Pengawasan Dewan Komisaris pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2024. Phapros menyelenggarakan RUPST dengan dihadiri pemegang saham yang mewakili 680.216.500 lembar saham atau 80.98% dari seluruh saham Perseroan yang beredar.

RUPST ini kemudian menyetujui Laporan Tahunan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, serta memutuskan tidak terdapat perubahan susunan Pengurus Perseroan. Pada kesempatan yang sama, PEHA juga sukses menggelar public expose 2025 yang dihadiri sebanyak 20 partisipan (tidak termasuk manajemen dan karyawan Perseroan) pada Senin, 30 Juni 2025.

Ida Rahmi Kurniasih, Plt. Direktur Utama PT Phapros Tbk. menyatakan, bahwa pencapaian positif pada kuartal I/2025 menjadi bukti positif atas perbaikan fundamental Perseroan yang telah dimulai sejak 2024. Kinerja kuartal 1/2025, menurutnya, juga menjadi indikator bagus bagi Phapros untuk merealisasikan target pertumbuhan penjualan sepanjang tahun 2025 di atas 20%.

Untuk mencapai target tersebut, kata dia, PEHA telah menjalankan lima strategi utama, yaitu penguatan kapabilitas finansial, peningkatan kepuasan konsumen, peningkatan kinerja bisnis dan produk portfolio, transformasi sistem dan proses bisnis, serta serta optimasi budaya organisasi dan peningkatan kapabilitas SDM.

"Melihat pencapaian kinerja pada kuartal I/2025 dan perkembangan hingga hari ini, kami optimistis target pertumbuhan penjualan Phapros pada tahun 2025 sebesar 20% akan tercapai. Hal ini ditambah dengan semakin solidnya kerja sama di seluruh lini perseroan. Dengan disiplin yang baik dan monitoring yang ketat saat mengeksekusi program kerja, memberikan dampak positif dalam upaya perbaikan berkelanjutan," ujar Ida usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Public Expose secara virtual, Senin (30/6/2025).

Dalam public expose, Ida menjelaskan perluasan pasar ekspor merupakan salah satu strategi Phapros dalam meningkatkan penjualan, karena potensinya sangat menjanjikan. PEHA menargetkan peningkatan nilai ekspor produk obat-obatan sebesar 25% pada tahun 2025. Untuk mencapai target tersebut, Phapros terus menjajaki peluang penambahan ekspor ke negara-negara seperti Timor Leste, Kamboja, Filipina, Malaysia dan Peru. Bahkan pada tahun 2026, perusahaan siap merambah pasar Myanmar dan Papua Nugini.

baca juga

"Ke depan masih sangat terbuka pasar negara-negara lainnya. Ini menunjukkan bahwa Phapros mampu memenuhi standar mutu, harga yang bersaing dan sistem manajemen kualitas yang handal dan berstandar global. Untuk itu, kami juga terus melakukan inovasi produk baru", kata Ida.

Sepanjang kuartal I/2025, Phapros berhasil melakukan efisiensi operasional sehingga memiliki likuiditas yang lebih baik dalam pengembangan bisnis . Untuk memperkuat posisinya di pasar farmasi dan menjaga pertumbuhan kinerja berkelanjutan, Phapros bakal segera merilis hasil inovasi berupa produk-produk baru pada tahun ini.

Ida menjelaskan, bagi Phapros sebagai perusahaan farmasi, peluncuran produk baru merupakan “darah segar” bagi perseroan. Hal ini dilakukan dengan penguatan portofolio produk baru yang bermargin bagus dan kerjasama strategis dengan Perusahaan Multinasional. Dengan demikian produk baru yang dihasilkan dengan durasi pengembangan singkat dapat berdaya saing tinggi.

Phapros telah memperkenalkan produk baru berupa obat anti tuberkulosis (OAT) di pertengahan tahun 2024. Produk inovasi berbentuk kaplet salut selaput ini akan meningkatkan kepatuhan para penggunanya sekaligus membantu pemerintah menekan penyebaran penyakit TB.

Di sepanjang tahun 2025 ini Phapros berencana untuk melakukan launching 9 (sembilan) produk baru antara lain menambah lini produk terapi untuk TB, produk antibiotik golongan cephalosporin, multivitamin, serta produk untuk stamina. Dengan amunisi produk baru ini, manajemen PEHA optimistis kinerjanya akan melejit di 2025.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masuk Fortune Southeast Asia 500, Ini Fokus Emiten BELI Tingkatkan Kinerja di 2025

Masuk Fortune Southeast Asia 500, Ini Fokus Emiten BELI Tingkatkan Kinerja di 2025

Bisnis | Senin, 30 Juni 2025 | 18:09 WIB

Komisi VI Usulkan Pansus Tata Kelola BUMN Melihat Hak Pensiunan Jiwasraya Terabaikan

Komisi VI Usulkan Pansus Tata Kelola BUMN Melihat Hak Pensiunan Jiwasraya Terabaikan

DPR | Senin, 30 Juni 2025 | 17:46 WIB

Ada Evaluasi, Ini 52 BUMN yang Dilarang Danantara Rombak Jajaran Direksi

Ada Evaluasi, Ini 52 BUMN yang Dilarang Danantara Rombak Jajaran Direksi

Bisnis | Senin, 30 Juni 2025 | 13:37 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×