Menaker Bilang Job Fair Sudah Tidak Perlu Lagi

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 02 Juli 2025 | 12:16 WIB
Menaker Bilang Job Fair Sudah Tidak Perlu Lagi
Pencari kerja memadati acara Jakarta Job Fair Jakarta di Gor Kemayoran, Jakarta, Selasa (6/5/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Era job fair tradisional dengan antrean panjang dan tumpukan CV kertas tampaknya akan segera berakhir.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli dengan tegas menyatakan bahwa Indonesia tidak lagi memerlukan bursa kerja yang digelar secara tatap muka langsung. Pernyataan berani ini disampaikan Yassierli dalam Kajian Tengah Tahun (KTT) INDEF 2025 via Zoom, Rabu (2/7/2025).

"Kalau ditanya ke saya, 'Perlu gak job fair?'. Kalau hanya untuk mempertemukan antara pencari kerja dengan perusahaan, gak perlu!" kata Yassierli.

"Karena sudah ada platform online. Dan sudah ada regulasi yang mewajibkan perusahaan untuk melaporkan lowongan pekerjaan kepada kami," sambungnya, menekankan efisiensi dan regulasi yang sudah ada.

Sebagai alternatif yang lebih modern dan terintegrasi, Kemnaker tengah serius mengembangkan sebuah proyek platform ambisius bernama 'SIAPkerja'. Platform milik pemerintah ini diklaim akan menyediakan berbagai kebutuhan krusial bagi para pencari kerja dan perusahaan, jauh melampaui sekadar informasi lowongan.

"Ini ekosistem yang ada di kami, jadi kita punya platform yang sedang kita kembangkan, besar juga, namanya SIAPkerja. Di situ labor market information system," tutur Yassierli.

Anak buah Presiden Prabowo Subianto itu berharap platform ini nantinya bisa benar-benar terintegrasi penuh. "Jadi, semua orang memiliki akun di SIAPkerja. Dia bisa memonitor pelatihan apa yang bisa dia ambil, dia bisa memonitor peluang kerja apa, dia bisa melihat juga program-program yang dimiliki oleh perusahaan, sejauh mana dia bisa terlibat," jelas sang menteri.

Inovasi SIAPkerja tidak hanya berhenti pada fungsi penghubung. Yassierli juga mengungkapkan ambisi Kemnaker untuk memanfaatkan data yang terkumpul dari platform ini. "Kami juga, ketika platform itu jalan, kita bisa melakukan analisis, prediktif, kognitif ke depan sehingga itu bisa membantu kita dalam pengambilan kebijakan ke depan," tandasnya.

Dengan demikian, SIAPkerja diharapkan tidak hanya menjadi jembatan antara pencari kerja dan perusahaan, tetapi juga instrumen strategis bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan ketenagakerjaan yang lebih tepat sasaran.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jawab Keraguan SDM Kopdes Merah Putih, Kemenkop Gandeng Kemnaker

Jawab Keraguan SDM Kopdes Merah Putih, Kemenkop Gandeng Kemnaker

News | Selasa, 01 Juli 2025 | 15:18 WIB

Kenaikan Tarif Ojol Tak Berdampak jika Potongan Platform Tak Diturunkan, SPAI Usul Upah UMP

Kenaikan Tarif Ojol Tak Berdampak jika Potongan Platform Tak Diturunkan, SPAI Usul Upah UMP

News | Selasa, 01 Juli 2025 | 13:27 WIB

UMKM Pemasok Program MBG Ini Sukses Tingkatkan Skala Usaha dan Lapangan Kerja, Manfaatkan KUR BRI

UMKM Pemasok Program MBG Ini Sukses Tingkatkan Skala Usaha dan Lapangan Kerja, Manfaatkan KUR BRI

Bisnis | Selasa, 01 Juli 2025 | 11:00 WIB

Terkini

Suyudi: Polisi Kuat Bukan karena Ditakuti, tapi Dipercaya

Suyudi: Polisi Kuat Bukan karena Ditakuti, tapi Dipercaya

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Efisiensi dan Asas Keadilan Jadi Alasan BGN Ubah Insentif Dapur MBG jadi Rp2.000 per Porsi

Efisiensi dan Asas Keadilan Jadi Alasan BGN Ubah Insentif Dapur MBG jadi Rp2.000 per Porsi

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Dikabarkan Jadi KSP Gantikan Dudung, Listyo: Ya Mudah-mudahan Tak Meleset

Dikabarkan Jadi KSP Gantikan Dudung, Listyo: Ya Mudah-mudahan Tak Meleset

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Crying in H Mart, Ketika Makanan Menjadi Cara untuk Mengingat

Crying in H Mart, Ketika Makanan Menjadi Cara untuk Mengingat

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Komjen Suyudi Minta Dukungan Warga Indonesia Usai Disetujui DPR Jadi Kapolri

Komjen Suyudi Minta Dukungan Warga Indonesia Usai Disetujui DPR Jadi Kapolri

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:59 WIB

Lapor Polisi Malah Rumah Diserang! Aksi Brutal Perusakan di Bekasi Viral di Medsos

Lapor Polisi Malah Rumah Diserang! Aksi Brutal Perusakan di Bekasi Viral di Medsos

Bekaci | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:57 WIB

Tangis di Balik Pintu Kelas

Tangis di Balik Pintu Kelas

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:55 WIB

Baru Beroperasi 11 Hari, Tambang Batu Bara Ilegal di Lebak Dibongkar

Baru Beroperasi 11 Hari, Tambang Batu Bara Ilegal di Lebak Dibongkar

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:53 WIB

Tiba di Istana, Sekjen Golkar Sarmuji Ngaku Diminta Prabowo Urus Sektor Industri

Tiba di Istana, Sekjen Golkar Sarmuji Ngaku Diminta Prabowo Urus Sektor Industri

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:52 WIB

Warga Temukan Mortir saat Cari Tiram di Sungai Krueng Aceh

Warga Temukan Mortir saat Cari Tiram di Sungai Krueng Aceh

Sumut | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:52 WIB

×