Fenomena Rojali & Rohana Bikin Heboh Ritel, Bos Unilever Santai

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 31 Juli 2025 | 13:54 WIB
Fenomena Rojali & Rohana Bikin Heboh Ritel, Bos Unilever Santai
Bgi raksasa Fast Moving Consumer Goods (FMCG) sekelas PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), fenomena rojali dan rohana disebut tak berpengaruh signifikan pada bisnis mereka.

Suara.com - Jagat ritel Indonesia belakangan dihebohkan dengan munculnya fenomena "Rojali" (rombongan jarang beli) dan "Rohana" (rombongan hanya nanya), hingga kemudian ada "Robeli" (rombongan benar-benar beli). Istilah-istilah ini menggambarkan perilaku konsumen yang datang ke toko atau mal, namun minim transaksi.

Namun, bagi raksasa Fast Moving Consumer Goods (FMCG) sekelas PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), fenomena ini disebut tak berpengaruh signifikan pada bisnis mereka.

Direktur Keuangan Unilever Indonesia, Neeraj Lal, dengan santai menanggapi tren window shopping ini. Menurutnya, portofolio merek-merek inti Unilever cenderung kebal terhadap fenomena Rojali dan Rohana. Bahkan, untuk produk kecantikan dan perawatan pribadi, Neeraj menyebut konsumen seringkali membelinya bukan dari mal atau toko ritel modern.

"Saya rasa sebagian besar portofolio kami tidak terpengaruh dengan hal tersebut. Jadi saya pikir penting untuk menyadari bahwa ketika kita berbicara tentang window shopping (Rojali), mal dan semua hal tersebut, sebagian besar portofolio kami tidak terpengaruh dengan hal itu. Saya rasa itu salah satunya," terang Neeraj dalam konferensi pers virtual, Kamis (31/7/2025).

Terlepas dari fenomena unik ini, Neeraj menegaskan bahwa fokus utama Unilever adalah memastikan ketersediaan produk mereka di berbagai kanal. Baik itu di ritel modern yang ramai dikunjungi maupun di e-commerce.

"Jadi, ketika pembeli memutuskan untuk berbelanja, baik di toko maupun online, untuk memastikan fisik dan ketersediaan, dan memastikan bahwa produk kami tersedia bagi konsumen di tempat penjualan, di tempat pembelian juga," ungkapnya.

Pernyataan ini mengindikasikan bahwa bagi Unilever, strategi utama adalah memastikan produk mudah ditemukan dan dijangkau oleh konsumen yang memang berniat membeli, di mana pun mereka berada. Dengan produk yang available, fenomena Rojali dan Rohana tak terlalu jadi masalah, sebab pembeli loyal akan tetap menemukan cara untuk membeli.

Menariknya, Neeraj Lal justru melihat fenomena Rojali dan Rohana ini sebagai cerminan dari daya saing produk. Baginya, ini adalah tanggung jawab perusahaan dan merek untuk menjadi lebih menarik dan mampu memikat minat konsumen agar mau mengeluarkan uang.

"Dan pada akhirnya, adalah tanggung jawab merek untuk menjadi cukup menarik untuk diambil dan dibawa ke meja kasir," tutupnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Asal Usul Rojali, Rohana, dan Robeli: Fenomena Belanja di Mal Indonesia yang Viral

Asal Usul Rojali, Rohana, dan Robeli: Fenomena Belanja di Mal Indonesia yang Viral

Lifestyle | Kamis, 31 Juli 2025 | 10:51 WIB

Rojali dan Rohana: Kisah Pilu di Balik Ramainya Mal, Siapa yang Salah?

Rojali dan Rohana: Kisah Pilu di Balik Ramainya Mal, Siapa yang Salah?

Your Say | Kamis, 31 Juli 2025 | 09:33 WIB

Rojali dan Rohana Ada di GIIAS 2025, Bukti Daya Beli Lagi Berat Tapi Mimpi Orang RI Bagus!

Rojali dan Rohana Ada di GIIAS 2025, Bukti Daya Beli Lagi Berat Tapi Mimpi Orang RI Bagus!

Bisnis | Rabu, 30 Juli 2025 | 18:17 WIB

Terkini

4 Clay Mask Penyerap Minyak Berlebih dan Bantu Bersihkan Pori

4 Clay Mask Penyerap Minyak Berlebih dan Bantu Bersihkan Pori

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 10:40 WIB

Hadirkan Web Series Penghuni Rumah Warisan Dibintangi Oki Rengga,  SMARTFREN Kenalkan Unlimited 5G

Hadirkan Web Series Penghuni Rumah Warisan Dibintangi Oki Rengga, SMARTFREN Kenalkan Unlimited 5G

Jawa Tengah | Kamis, 17 September 2026 | 10:39 WIB

Gofar Hilman Sering Ragu ke Dokter Gigi, Ternyata Gara-gara Mitos Veneer Ini!

Gofar Hilman Sering Ragu ke Dokter Gigi, Ternyata Gara-gara Mitos Veneer Ini!

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 10:36 WIB

Berita Hoaks, Nama Menkeu Suahasil Nazara Disebut dalam Isu Korupsi Rp500 Triliun

Berita Hoaks, Nama Menkeu Suahasil Nazara Disebut dalam Isu Korupsi Rp500 Triliun

News | Kamis, 17 September 2026 | 10:35 WIB

Persib Tumbangkan FC Seoul, Igor Tolic dan Marc Klok Singgung Persija Jakarta

Persib Tumbangkan FC Seoul, Igor Tolic dan Marc Klok Singgung Persija Jakarta

Bola | Kamis, 17 September 2026 | 10:35 WIB

3 Serum Ectoin untuk Memperbaiki Skin Barrier dan Menghadapi Polusi Sesuai Klaim

3 Serum Ectoin untuk Memperbaiki Skin Barrier dan Menghadapi Polusi Sesuai Klaim

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 10:31 WIB

Redmi Note 17 Disebut Downgrade, Xiaomi Ungkap Alasan Tak Lagi Cuma Kejar Chipset

Redmi Note 17 Disebut Downgrade, Xiaomi Ungkap Alasan Tak Lagi Cuma Kejar Chipset

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 10:29 WIB

Honda Klaim Tak Ingin Kualitas Produk Jadi Korban Persaingan Mobil China

Honda Klaim Tak Ingin Kualitas Produk Jadi Korban Persaingan Mobil China

Otomotif | Kamis, 17 September 2026 | 10:28 WIB

Mengapa Anak Zaman Now Ingin Jadi YouTuber ketimbang Astronot?

Mengapa Anak Zaman Now Ingin Jadi YouTuber ketimbang Astronot?

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 10:26 WIB

Disentil Dokter Tirta dan Dokter Gia, Mengapa Adegan Medis Sinetron Kita Kerap Abaikan Riset?

Disentil Dokter Tirta dan Dokter Gia, Mengapa Adegan Medis Sinetron Kita Kerap Abaikan Riset?

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 10:25 WIB

×