Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.772.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Rencana KBMI I Dihapus, OJK Minta Bank-bank Kecil Jangan Terburu-buru!

Dythia Novianty | Rina Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 12 Desember 2025 | 14:11 WIB
Rencana KBMI I Dihapus, OJK Minta Bank-bank Kecil Jangan Terburu-buru!
Ilustrasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). [ojk.go.id]
  • OJK menganggap konsolidasi bank KBMI 1 sebagai strategi penting untuk memperkuat ketahanan perbankan nasional secara menyeluruh.
  • Imbauan formal OJK mengenai penguatan fundamental dan konsolidasi bank KBMI 1 disampaikan pada akhir Oktober 2025.
  • Konsolidasi didorong secara bertahap dan sukarela berdasarkan kajian bisnis sehat demi mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan ( OJK) mengungkapkan bahwa konsolidasi bagi bank-bank yang masuk dalam Kelompok Bank Berdasarkan Modal Inti (KBMI) 1 ini merupakan langkah strategis.

Lantaran, bisa memperkuat struktur dan ketahanan perbankan nasional.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menjelaskan, konsolidasi ini mempertimbangkan dinamika perkembangan teknologi informasi, akselerasi digitalisasi perbankan, ketidakpastian kondisi ekonomi global, dan meningkatkan risiko serangan siber.

Sehingga pertumbuhan bank yang berkelanjutan untuk terus didorong.

"Memang OJK merasa ada urgensi untuk penguatan fundamental dan konsolidasi bank-bank KBMI 1. Ini sebagai agenda strategis yang perlu ditempuh secara terarah dalam rangka memperkuat struktur dan ketahanan perbankan nasional, serta mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan,” jelas Dian, saat dikutip dari Youtube OJK, Jumat (12/12/2025).

Kata dia, OJK telah menyampaikan imbauan secara formal untuk penguatan fundamental dan konsolidasi kepada bank-bank dalam kategori KBMI 1 pada akhir Oktober 2025 lalu.

Ilustrasi bank. [Unsplash]
Ilustrasi bank. [Unsplash]

Sebab, OJK menilai bank-bank KBMI 1 memiliki ruang untuk memperkuat permodalan dan meningkatkan skala usaha melalui langkah penguatan, baik organik maupun anorganik.

"Pendekatan anorganik melalui konsolidasi juga diperlukan untuk dapat menjadi semacam dorongan terhadap kinerja bank yang dinilai stagnan pada saat ini," ungkapnya.

Dalam hal ini, Bank juga diminta mengidentifikasi opsi penambahan modal dan peluang konsolidasi sesuai karakteristik masing-masing.

Meski demikian, dia menekankan kebijakan konsolidasi ini bukanlah dorongan untuk dilakukan konsolidasi atau merger secara tergesa-gesa.

Adapun, prosesnya harus bertahap, terukur, dan berbasis dialog dengan industri. Dia pun meminta agar bank-bank kecil jangan terburu-buru dalam melakukan konsolidasi.

Menurut Dian, pendekatan OJK bersifat persuasif dulu, ini tentunya persuasif adalah pendekatan yang kita utamakan dulu.

"Kemudian juga mendorong konsolidasi dan atau aksi korporasi itu secara natural saja dan sukarela berdasarkan kajian bisnis yang sehat dengan tetap sesuai dengan rencana dinilai kita secara case-by-case untuk memastikan kepatuhan regulasi dan juga masalah perlindungan nasabah," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

OJK Sanksi Tegas Lembaga Keuangan yang Abaikan Akses Inklusif Disabilitas

OJK Sanksi Tegas Lembaga Keuangan yang Abaikan Akses Inklusif Disabilitas

Bisnis | Senin, 08 Desember 2025 | 18:57 WIB

Tak Hanya Kredit, Bank Mandiri Buka Akses Pasar Ekspor UMKM di Jabar

Tak Hanya Kredit, Bank Mandiri Buka Akses Pasar Ekspor UMKM di Jabar

Bisnis | Senin, 08 Desember 2025 | 17:11 WIB

Mulai Tahun Depan Nasabah Asuransi Kesehatan Ikut Bayar Klaim, Siapa Untung?

Mulai Tahun Depan Nasabah Asuransi Kesehatan Ikut Bayar Klaim, Siapa Untung?

Bisnis | Senin, 08 Desember 2025 | 16:21 WIB

Ritel Berburu Saham Burung Walet Tapi Banyak Investor Dapat 1 Lot, Kenapa?

Ritel Berburu Saham Burung Walet Tapi Banyak Investor Dapat 1 Lot, Kenapa?

Bisnis | Senin, 08 Desember 2025 | 13:28 WIB

Kewajiban Neto Indonesia Meroket di Kuartal III 2025, Apa Dampaknya Bagi Ekonomi?

Kewajiban Neto Indonesia Meroket di Kuartal III 2025, Apa Dampaknya Bagi Ekonomi?

Bisnis | Senin, 08 Desember 2025 | 12:50 WIB

Menkeu Purbaya Ngeluh Saham Gorengan, Apa Gebrakan OJK?

Menkeu Purbaya Ngeluh Saham Gorengan, Apa Gebrakan OJK?

Bisnis | Senin, 08 Desember 2025 | 10:26 WIB

Terkini

Dolar AS Menggila, Rupiah Tersungkur ke Level Rp17.658

Dolar AS Menggila, Rupiah Tersungkur ke Level Rp17.658

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 09:25 WIB

IHSG Langsung Tersungkur Setelah Libur Panjang, DSSA Kena ARB

IHSG Langsung Tersungkur Setelah Libur Panjang, DSSA Kena ARB

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 09:19 WIB

Emas Antam Lagi Nyungsep, Hari Ini Dibanderol Rp 2.764.000/Gram

Emas Antam Lagi Nyungsep, Hari Ini Dibanderol Rp 2.764.000/Gram

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 09:02 WIB

Tabel Angsuran KUR BRI Terbaru 2026, Cicilan 12 Sampai 60 Bulan

Tabel Angsuran KUR BRI Terbaru 2026, Cicilan 12 Sampai 60 Bulan

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 08:51 WIB

Upaya Damai AS - Iran Mandek, Harga Minyak Dunia Naik Kembali

Upaya Damai AS - Iran Mandek, Harga Minyak Dunia Naik Kembali

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 08:36 WIB

Produk Tembakau Alternatif Makin Dilirik, Akademisi Bicara Soal Harm Reduction

Produk Tembakau Alternatif Makin Dilirik, Akademisi Bicara Soal Harm Reduction

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 08:28 WIB

Harga Minyak Mentah Kembali Melambung, Ancaman Perang AS-Iran Bikin Pasar Panik!

Harga Minyak Mentah Kembali Melambung, Ancaman Perang AS-Iran Bikin Pasar Panik!

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 08:25 WIB

Libur Panjang, Trafik Penumpang-Kendaraan di Merak-Bakauheni Membludak

Libur Panjang, Trafik Penumpang-Kendaraan di Merak-Bakauheni Membludak

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 08:13 WIB

OJK Sebut Ada Bank Syariah yang Buka di Tahun 2026, Ini Bocorannya

OJK Sebut Ada Bank Syariah yang Buka di Tahun 2026, Ini Bocorannya

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 07:57 WIB

IHSG Dibayangi Aksi Jual Asing Rp1,35 Triliun, Saham-saham di Asia Ikut Rontok

IHSG Dibayangi Aksi Jual Asing Rp1,35 Triliun, Saham-saham di Asia Ikut Rontok

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 07:55 WIB