Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.825.000
Beli Rp2.700.000
IHSG 6.858,899
LQ45 669,842
Srikehati 328,644
JII 449,514
USD/IDR 17.509

Analisa Harga Emas 14 Agustus 2025: Naik Tajam, Saatnya Beli atau Jual?

Chandra Iswinarno | Suara.com

Kamis, 14 Agustus 2025 | 13:10 WIB
Analisa Harga Emas 14 Agustus 2025: Naik Tajam, Saatnya Beli atau Jual?
Kepingan emas yang dijual di salah satu Kantor Pegadaian. [ANTARA FOTO/Muhammad Izfaldi/tom]

Suara.com - Kesimpulan:

  • Harga emas Antam pada 14 Agustus 2025 naik menjadi Rp1.985.000 per gram, menguat signifikan dari hari sebelumnya.
  • Kenaikan ini dipicu oleh ketidakpastian ekonomi global dan ekspektasi kebijakan suku bunga The Fed.
  • Pakar menyarankan investasi emas jangka panjang tetap prospektif meski harga sedang tinggi.

Harga emas kembali menunjukkan pergerakan yang menarik perhatian para investor di seluruh Indonesia.

Pada Kamis, 14 Agustus 2025, harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) naik signifikan.

Berdasarkan data dari situs resmi Logam Mulia, harga emas Antam untuk pecahan 1 gram hari ini berada di level Rp1.985.000.

Angka ini menunjukkan penguatan yang cukup besar dengan selisih Rp68.000 atau naik 3,55 persen jika dibandingkan dengan posisi hari sebelumnya.

Tercatat pada Rabu, 13 Agustus 2025, harga emas Antam ditutup pada angka Rp1.917.000 per gram.

Kenaikan ini menandakan adanya gairah baru di pasar logam mulia. Sentimen pasar terlihat positif merespons berbagai faktor ekonomi global.

Harga pembelian kembali atau buyback juga mengalami penyesuaian. Hari ini, harga buyback emas Antam berada di level Rp1.771.000 per gram.

Berikut adalah tabel perbandingan harga emas Antam untuk pecahan 1 gram pada tanggal 13 Agustus dan 14 Agustus 2025.

TanggalHarga Jual (per gram)Harga Buyback (per gram)Perubahan Harian (Rp)Perubahan Harian (%)
13 Agustus 2025Rp1.917.000Rp1.763.000--
14 Agustus 2025Rp1.985.000Rp1.771.000+ Rp68.000+ 3.55%

Pergerakan harga emas domestik tidak bisa dilepaskan dari dinamika harga emas di pasar global.

Salah satu faktor utama yang menjadi sorotan adalah kebijakan moneter bank sentral Amerika Serikat, The Fed.

Ekspektasi pasar terhadap kemungkinan pemangkasan suku bunga acuan oleh The Fed menjadi sentimen positif bagi emas.

Suku bunga yang lebih rendah cenderung membuat dolar AS melemah.

Ketika dolar AS melemah, harga emas yang diperdagangkan dalam mata uang tersebut menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lain.

Hal ini secara otomatis akan meningkatkan permintaan global terhadap emas. Selain itu, kondisi ketidakpastian ekonomi global juga turut menjadi pendorong utama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Emas Antam Berbalik Melambung Tinggi, Harganya Capai Rp 1.933.000 per Gram

Emas Antam Berbalik Melambung Tinggi, Harganya Capai Rp 1.933.000 per Gram

Bisnis | Kamis, 14 Agustus 2025 | 09:19 WIB

Emas Antam Rontok, Harganya Terus Turun Jadi Rp 1.917.000 per Gram

Emas Antam Rontok, Harganya Terus Turun Jadi Rp 1.917.000 per Gram

Bisnis | Rabu, 13 Agustus 2025 | 09:15 WIB

Harga Emas Hari Ini 12 Agustus 2025: Analisis dan Proyeksi Terkini

Harga Emas Hari Ini 12 Agustus 2025: Analisis dan Proyeksi Terkini

Bisnis | Selasa, 12 Agustus 2025 | 12:31 WIB

Terkini

Purbaya Klaim Program MBG hingga Kopdes Merah Putih Mulai Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Purbaya Klaim Program MBG hingga Kopdes Merah Putih Mulai Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:08 WIB

Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain

Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:48 WIB

LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas

LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:10 WIB

BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya

BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:04 WIB

Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina

Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:59 WIB

Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan

Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:54 WIB

Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG

Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:49 WIB

Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi

Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:45 WIB

OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI

OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:43 WIB

Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah

Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:39 WIB