Emas Antam Berbalik Melambung Tinggi, Harganya Capai Rp 1.933.000 per Gram

Achmad Fauzi | Suara.com

Kamis, 14 Agustus 2025 | 09:19 WIB
Emas Antam Berbalik Melambung Tinggi, Harganya Capai Rp 1.933.000 per Gram
Pramuniaga menunjukkan emas Antam yang dijual di Mall Modern Town Square, Kota Tangerang, Banten, Minggu (13/4/2025). [ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/app/nym/pri]

Suara.com - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari Kamis, 14 Agustus 2025 untuk ukuran satu dibanderol di harga Rp 1.933.000 per gram.

Harga emas Antam itu melambung tinggi Rp 16.000 dibandingkan hari Rabu, 13 Agustus 2025 sebelumnya.

Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp 1.779.000 per gram.

Harga buyback itu juga melompat Rp 16.000 dibandingkan dengan harga buyback hari Rabu kemarin.

Emas batangan di salah satu gerai Bank Syariah di Jakarta, Rabu (12/10).
Emas batangan di salah satu gerai Bank Syariah di Jakarta, Rabu (12/10).

Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga emas antam pada hari ini:

  • Emas 0,5 Gram Rp 1.016.500
  • Emas 1 Gram Rp 1.933.000
  • Emas 2 gram Rp 3.806.000
  • Emas 3 gram Rp 5.684.000
  • Emas 5 gram Rp 9.440.000
  • Emas 10 gram Rp 18.825.000
  • Emas 25 gram Rp 46.937.000
  • Emas 50 gram Rp 93.795.000
  • Emas 100 gram Rp 187.512.000
  • Emas 250 gram Rp 468.515.000
  • Emas 500 gram Rp 930.820.000
  • Emas 1.000 gram Rp 1.873.600.000

Harga Emas Dunia Melonjak

Harga emas dunia kembali menarik minat pembeli dan menguat hingga menyentuh kisaran USD 3.365 per ons pada sesi Asia, Kamis pagi.

Penguatan ini menjadi hari ketiga berturut-turut bagi logam mulia seiring melemahnya dolar AS dan meningkatnya ekspektasi pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve (The Fed).

Dikutip dari FXstreet, pelaku pasar kini memusatkan perhatian pada rilis data Indeks Harga Produsen (IHP) AS dan laporan klaim pengangguran awal mingguan yang akan dirilis hari ini dua data yang berpotensi memberi petunjuk lebih jelas soal arah kebijakan The Fed.

Data inflasi AS yang relatif moderat belakangan ini memperkuat keyakinan bahwa The Fed berpeluang memangkas suku bunga pada pertemuan September, sekaligus meningkatkan probabilitas pemangkasan lebih lanjut di akhir tahun.

Kondisi tersebut menekan daya tarik dolar AS, sehingga memberi ruang bagi komoditas berdenominasi USD, termasuk emas, untuk menguat. Suku bunga yang lebih rendah menurunkan biaya peluang memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil, sehingga logam kuning menjadi lebih menarik bagi investor.

"Emas menguat karena meningkatnya ekspektasi penurunan suku bunga The Fed pada bulan September, menyusul data IHK yang lemah dan data penggajian non-pertanian yang lemah pada bulan Juli," kata Nikos Tzabouras, analis pasar senior di tradu.com.

Alat CME FedWatch bahkan menunjukkan pasar kini menilai ada peluang besar — hingga sekitar 94 persen bahwa The Fed akan memangkas suku bunga pada September, setelah data inflasi Juli yang dianggap moderat.

Meski begitu, dorongan positif untuk emas berpotensi terbatas oleh kemajuan dalam negosiasi perdagangan global. Presiden AS belakangan setuju menunda penerapan tarif besar terhadap China selama 90 hari, sebuah perkembangan yang dapat meredam permintaan terhadap aset safe-haven seperti emas apabila ketegangan global mereda.

Dengan sentimen yang masih bergerak dinamis antara prospek pelonggaran moneter dan berita perdagangan global pelaku pasar diperkirakan akan terus mengikuti rilis data ekonomi dan pernyataan pejabat The Fed untuk menentukan arah harga emas selanjutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Emas Antam Rontok, Harganya Terus Turun Jadi Rp 1.917.000 per Gram

Emas Antam Rontok, Harganya Terus Turun Jadi Rp 1.917.000 per Gram

Bisnis | Rabu, 13 Agustus 2025 | 09:15 WIB

Harga Emas Hari Ini 12 Agustus 2025: Analisis dan Proyeksi Terkini

Harga Emas Hari Ini 12 Agustus 2025: Analisis dan Proyeksi Terkini

Bisnis | Selasa, 12 Agustus 2025 | 12:31 WIB

Harga Emas Antam Rontok, Hari Ini Jadi Rp 1.924.000 per Gram

Harga Emas Antam Rontok, Hari Ini Jadi Rp 1.924.000 per Gram

Bisnis | Selasa, 12 Agustus 2025 | 08:54 WIB

Terkini

Nostalgia di Semarang, D'Kambodja Heritage by Anne Avantie yang Berkembang Bersama BRI

Nostalgia di Semarang, D'Kambodja Heritage by Anne Avantie yang Berkembang Bersama BRI

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:39 WIB

Pakar Ungkap Kemacetan Gerbang Tol Arus Balik Lebaran 2026 Bisa Dicegah lewat Sistem MLFF

Pakar Ungkap Kemacetan Gerbang Tol Arus Balik Lebaran 2026 Bisa Dicegah lewat Sistem MLFF

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:12 WIB

BRILink Agen di Bakauheni, Berawal dari Modal Usaha Terbatas hingga Menjadi Andalan Masyarakat

BRILink Agen di Bakauheni, Berawal dari Modal Usaha Terbatas hingga Menjadi Andalan Masyarakat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:09 WIB

30 Hari Perang Iran Lawan AS-Israel, Empat Negara Gelar Pertemuan Darurat

30 Hari Perang Iran Lawan AS-Israel, Empat Negara Gelar Pertemuan Darurat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 19:57 WIB

Zero Fatality Bisa Dicapai Jika Perusahaan Implementasi Budaya K3 Ketat

Zero Fatality Bisa Dicapai Jika Perusahaan Implementasi Budaya K3 Ketat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 19:57 WIB

Emiten Produsen Sarung Tangan Medis MARK Raih Laba Bersih Rp 837,31 Miliar di 2025

Emiten Produsen Sarung Tangan Medis MARK Raih Laba Bersih Rp 837,31 Miliar di 2025

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:46 WIB

Ancaman Selat Hormuz, RI Mulai Telusuri Sumber Minyak Selain Timur Tengah

Ancaman Selat Hormuz, RI Mulai Telusuri Sumber Minyak Selain Timur Tengah

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:38 WIB

Dolar AS dan Harga Minyak Diprediksi Melonjak, Rupiah Tertekan

Dolar AS dan Harga Minyak Diprediksi Melonjak, Rupiah Tertekan

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:10 WIB

KPPU Sanksi 97 Pinjol Rp 755 Miliar, Asosiasi Ngotot Ajukan Banding

KPPU Sanksi 97 Pinjol Rp 755 Miliar, Asosiasi Ngotot Ajukan Banding

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:11 WIB

Penjelasan Kemenkeu soal Lapor SPT Purbaya Kurang Bayar Rp 50 Juta di Coretax

Penjelasan Kemenkeu soal Lapor SPT Purbaya Kurang Bayar Rp 50 Juta di Coretax

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:52 WIB