Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Prabowo Bentuk Tim Baru Urusi Pembayaran Utang Proyek Pemerintah, Zulhas Jadi Ketuanya

Achmad Fauzi | Suara.com

Rabu, 20 Agustus 2025 | 18:38 WIB
Prabowo Bentuk Tim Baru Urusi Pembayaran Utang Proyek Pemerintah, Zulhas Jadi Ketuanya
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan. [Suara.com/Achmad Fauzi].

Suara.com - Presiden RI Prabowo Subianto membentuk tim baru yang akan mengurusi sektor pangan yaitu Tim Percepatan Pembangunan Kawasan Swasembada Pangan, Energi, dan Air. Tim itu diketuai oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas).

Tugasnya, untuk mempercepat tercapainya kedaulatan bangsa di tiga sektor tersebut.

Zulhas menuturkan, tim ini mencakup 27 Kementerian/Lembaga diantaranya, Kementerian ATR, Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian PUPR, hingga Kementerian Pertanian.

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato saat sidang tahunan MPR 2025 menyampaikan ada pihak yang berupaya mengadu domba Indonesia dengan Malaysia terkait masalah perbatasan. [Dok. BPMI]
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato saat sidang tahunan MPR 2025 menyampaikan ada pihak yang berupaya mengadu domba Indonesia dengan Malaysia terkait masalah perbatasan. [Dok. BPMI]

Dalam hal ini, dirinya akan mengharmonisasi kebijakan antar Kementerian dalam menentukan kawasan Proyek Strategis Nasional (PSN) di sektor pangan, energi, dan air.

"Saya diminta untuk mengoordinasi ini. Karena ada kaitan dengan anggaran tahun 2026. Kalau jadi programnya nanti anggaran tidak masuk, biasanya masalah kita ada di koordinasi antar kementerian," ujar Zulhas di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Rabu (20/8/2025).

Selain itu, dirinya juga diamanatkan Prabowo untuk menuntaskan pembayaran proyek yang telah berjalan seperti di Papua Selatan dan Kalimantan.

"Ada juga persoalan yang sudah dikerjakan tapi belum bisa dibayar. Karena alasannya belum ada. Kita ingin cepat, kita ingin swasembada, tetapi caranya juga harus baik. Mudah-mudahan hambatan yang sudah 5-6 bulan belum selesai ini bisa kita tuntaskan," tambahnya.

Menurut Zulhas, tagihan proyek yang belum terbayar sekitar Rp 138 miliar. Ia menargetkan, kendala ini selesai dalam 2-3 minggu ke depan.

"Tapi kalau ini selesai, proyek lain yang menanti juga bisa berjalan. Uangnya sudah ada, hanya aturan-aturan yang perlu dilengkapi," tutup dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Petani Tembakau Ramai-ramai Tagih Janji Prabowo

Petani Tembakau Ramai-ramai Tagih Janji Prabowo

Bisnis | Rabu, 20 Agustus 2025 | 18:32 WIB

Kapasitas Pembangkit Naik 14%, Buah Manis Investasi Pertamina NRE di Perusahaan Energi Filipina CREC

Kapasitas Pembangkit Naik 14%, Buah Manis Investasi Pertamina NRE di Perusahaan Energi Filipina CREC

Bisnis | Rabu, 20 Agustus 2025 | 11:58 WIB

Disebut Tak Masuk Program Prioritas , Apa Saja Infrastruktur yang Dibangun Prabowo di 2026?

Disebut Tak Masuk Program Prioritas , Apa Saja Infrastruktur yang Dibangun Prabowo di 2026?

Bisnis | Selasa, 19 Agustus 2025 | 16:04 WIB

Terkini

Hadapi Gejolak Energi Global, Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

Hadapi Gejolak Energi Global, Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 21:57 WIB

Pertamina NRE dan USGBC Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Berbasis Knowledge Exchange

Pertamina NRE dan USGBC Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Berbasis Knowledge Exchange

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 19:58 WIB

Menkeu Purbaya Lantik Fauzi Ichsan Jadi Dewan Pengawas INA

Menkeu Purbaya Lantik Fauzi Ichsan Jadi Dewan Pengawas INA

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 18:20 WIB

Dua Pekan Lagi OJK Mau Geruduk Kantor MSCI, Apa yang Dibahas?

Dua Pekan Lagi OJK Mau Geruduk Kantor MSCI, Apa yang Dibahas?

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:59 WIB

Airlangga: Prabowo Mau Kirim Tim ke Korea Selesaikan Proyek Jet Tempur KF-21

Airlangga: Prabowo Mau Kirim Tim ke Korea Selesaikan Proyek Jet Tempur KF-21

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:55 WIB

Anggota DPR Ingin Adanya Perubahan Polam Konsumsi Energi dari BBM ke EV

Anggota DPR Ingin Adanya Perubahan Polam Konsumsi Energi dari BBM ke EV

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:51 WIB

Emiten MPMX Cetak Laba Bersih Rp 462 M Sepanjang 2025

Emiten MPMX Cetak Laba Bersih Rp 462 M Sepanjang 2025

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:40 WIB

BPS Ungkap Penginapan Hotel Lesu di Februari 2026, Ini Penyebabnya

BPS Ungkap Penginapan Hotel Lesu di Februari 2026, Ini Penyebabnya

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:33 WIB

DJP Tebar Insentif, Denda Telat Lapor SPT Tahunan 2025 Dihapuskan Hingga 30 April

DJP Tebar Insentif, Denda Telat Lapor SPT Tahunan 2025 Dihapuskan Hingga 30 April

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:15 WIB

Perkuat Produksi Jagung Nasional, BULOG Dorong Panen dan Tanam Serentak di Blora

Perkuat Produksi Jagung Nasional, BULOG Dorong Panen dan Tanam Serentak di Blora

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:09 WIB