Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.625.000
Beli Rp2.490.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.957

Indonesia Terdepan di Asia Pasifik dalam Transisi Energi, Kalahkan Rata-rata Regional

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 25 September 2025 | 09:48 WIB
Indonesia Terdepan di Asia Pasifik dalam Transisi Energi, Kalahkan Rata-rata Regional
ilustrasi. Indonesia menunjukkan kemajuan luar biasa dalam transisi energi, menempatkan diri sebagai pemimpin di kawasan Asia Pasifik. Foto ist.
baca 10 detik
  • Sebuah riset dari ABB, Asia Pacific Energy Transition Readiness Index 2025, mengungkap fakta-fakta mengejutkan tentang kecepatan dan optimisme Indonesia dalam mengadopsi energi terbarukan.
  • Riset tersebut menemukan bahwa 40% perusahaan di Indonesia telah mengadopsi lebih dari separuh kebutuhan energinya dari sumber terbarukan. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata regional yang hanya 25%.
  • Perkembangan positif ini juga didukung oleh reformasi regulasi, termasuk RUU Energi Baru dan Terbarukan (EBT) 2025, yang memberikan landasan hukum yang jelas untuk memperluas kapasitas energi hijau.

Suara.com - Indonesia menunjukkan kemajuan luar biasa dalam transisi energi, menempatkan diri sebagai pemimpin di kawasan Asia Pasifik.

Sebuah riset dari ABB, Asia Pacific Energy Transition Readiness Index 2025, mengungkap fakta-fakta mengejutkan tentang kecepatan dan optimisme Indonesia dalam mengadopsi energi terbarukan.

"Indonesia terus menunjukkan langkah maju dalam perjalanan transisi energinya," ujar Abhinav Harikumar, Vice President divisi Energy Industries ABB dikutip Kamis (25/9/2025).

Riset tersebut menemukan bahwa 40% perusahaan di Indonesia telah mengadopsi lebih dari separuh kebutuhan energinya dari sumber terbarukan. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata regional yang hanya 25%.

Tak hanya itu, optimisme juga membumbung tinggi, dengan 87% pelaku industri di Tanah Air yakin penggunaan energi terbarukan akan melonjak lebih dari 20% dalam lima tahun mendatang.

Laporan ini mencatat, momentum transisi energi di Indonesia didorong oleh dua faktor utama yakni investasi dan teknologi.

Sebanyak 86% perusahaan di Indonesia kini mengalokasikan lebih dari 10% CAPEX (belanja modal) mereka untuk proyek transisi energi. Angka ini jauh di atas rata-rata regional yang berada di 73%. Ini menunjukkan keyakinan bahwa investasi hijau tidak hanya prospektif, tetapi juga memberikan dampak nyata.

Teknologi digital dan AI kini menjadi akselerator utama. Sebanyak 70% responden memandang teknologi sebagai pendorong potensial terbesar, dan 47% pemimpin bisnis di Indonesia melihat AI dan otomatisasi sebagai transformator. Digitalisasi kini menjadi prioritas utama untuk memodernisasi jaringan dan sistem energi.

Perkembangan positif ini juga didukung oleh reformasi regulasi, termasuk RUU Energi Baru dan Terbarukan (EBT) 2025, yang memberikan landasan hukum yang jelas untuk memperluas kapasitas energi hijau.

baca juga

"Kebijakan iklim yang kuat, investasi yang berdampak, serta optimisme terhadap teknologi inovatif seperti AI menjadi faktor penggeraknya." kata Abhinav.

Namun, untuk mencapai potensi penuh, ada beberapa pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Riset ini menekankan pentingnya kolaborasi antara sektor publik dan swasta. Selain itu, pengembangan "talenta hijau" menjadi krusial. Perusahaan di Indonesia kini mulai gencar melibatkan mitra eksternal seperti institusi pemerintah, universitas, dan organisasi untuk mengembangkan keterampilan keberlanjutan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Transaksi Perdagangan Berjangka hingga Juli 2025 Tembus 5,5 Juta Lot

Transaksi Perdagangan Berjangka hingga Juli 2025 Tembus 5,5 Juta Lot

Bisnis | Kamis, 25 September 2025 | 08:53 WIB

Dukung Transisi Energi, Danone Resmikan Pemakaian PLTS Atap di Pabrik Prambanan

Dukung Transisi Energi, Danone Resmikan Pemakaian PLTS Atap di Pabrik Prambanan

Bisnis | Rabu, 24 September 2025 | 14:55 WIB

Aib dan Borok Asuransi BUMN Dibongkar OJK di Depan DPR, Taspen dan Asabri Disebut Paling Buruk!

Aib dan Borok Asuransi BUMN Dibongkar OJK di Depan DPR, Taspen dan Asabri Disebut Paling Buruk!

Bisnis | Selasa, 23 September 2025 | 16:28 WIB

Terkini

Harga LNG Dipangkas, Mampukah Bendung PHK?

Harga LNG Dipangkas, Mampukah Bendung PHK?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 20:07 WIB

Harga Gas untuk Industri Turun, Dasco: Kabar Gembira untuk Buruh

Harga Gas untuk Industri Turun, Dasco: Kabar Gembira untuk Buruh

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II 2026 Resmi Dibuka, Cek Jadwal dan Rinciannya

Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II 2026 Resmi Dibuka, Cek Jadwal dan Rinciannya

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:45 WIB

Pasokan Gas Murah Seret, Kemenperin Minta AGIT Dicabut demi Tak Ada PHK

Pasokan Gas Murah Seret, Kemenperin Minta AGIT Dicabut demi Tak Ada PHK

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:32 WIB

DEN: Rupiah Melemah saat Kepercayaan pada Pemerintah Tergerus

DEN: Rupiah Melemah saat Kepercayaan pada Pemerintah Tergerus

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:29 WIB

Investor Ritel Kini Bisa Punya Analis Saham Berbasis AI

Investor Ritel Kini Bisa Punya Analis Saham Berbasis AI

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:28 WIB

Putusan KPPU Denda 97 Pinjol Harus Batal, Dinilai Lampaui Kewenangan

Putusan KPPU Denda 97 Pinjol Harus Batal, Dinilai Lampaui Kewenangan

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:24 WIB

Cara Bahlil Turunkan Harga LNG, Semua Pihak Dipaksa Efisiensi

Cara Bahlil Turunkan Harga LNG, Semua Pihak Dipaksa Efisiensi

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:21 WIB

Kisah 11 Tahun TUKU, Gaet UMKM dan Petani Lokal hingga Hadapi Berbagai Tantangan

Kisah 11 Tahun TUKU, Gaet UMKM dan Petani Lokal hingga Hadapi Berbagai Tantangan

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:19 WIB

Harga Gas Industri Turun untuk Cegah PHK, Bahlil: Instruksi Presiden Prabowo

Harga Gas Industri Turun untuk Cegah PHK, Bahlil: Instruksi Presiden Prabowo

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:08 WIB

×