Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.655.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Ekonomi RI Melambat, Apindo Ingatkan Pemerintah Genjot Belanja dan Daya Beli

Achmad Fauzi, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Rabu, 05 November 2025 | 18:52 WIB
Ekonomi RI Melambat, Apindo Ingatkan Pemerintah Genjot Belanja dan Daya Beli
Ketua Umum Apindo, Shinta Widjaja Kamdani. [Suara.com/Yaumal Adi Asri Hutasuhut].
baca 10 detik
  • Pertumbuhan ekonomi Kuartal III-2025 (5,04%) sesuai dengan prediksi APINDO.

  • Pelemahan ini harus dikejar lewat optimalisasi konsumsi domestik dan daya beli.

  • Belanja pemerintah menjadi kunci utama untuk menggenjot pertumbuhan Kuartal IV.

Suara.com - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), Shinta Widjaja Kamdani meniliai raihan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Kuartal III-2025 sesuai dengan proyeksinya.

Berdasarkan data yang dirilis Badan Pusat Statistik pertumbuhan ekonomi nasional pada sembilan bulan pertama tahun 2025 berada di angka 5,04 persen.

Torehan ini, mengalami perlambatan dibanding pertumbuhan kuartal II-2025 yang tercatat sebesar 5,12 persen.

Ilustrasi statistik pertumbuhan ekonomi (Freepik)
Ilustrasi statistik pertumbuhan ekonomi (Freepik)

"Jadi pas dong prediksi saya, saya bilang sedikit di atas lima," ujar Shinta saat ditemui di kawasan Mega Kuningan, Jakarta pada Rabu (5/11/2025). 

Dengan perlambatan itu, dia berharap agar pada kuartal keempat 2025 dapat dioptimalkan. Menurut Shinta, konsumsi domestik menjadi salah satu  kunci utama untuk mengejar ketertinggalan itu. 

"Kan pemerintah sudah mengeluarkan intensif 8+4+5.., tidak hanya dari sisi suplai, kan juga sisi demand. Nah ini bisa membantu untuk nge-boost, karena pada akhirnya yang penting itu daya beli. Itu yang perlu kita dorong," jelas Shinta. 

Selain itu, konsumsi domestik, belanja pemerintah juga menjadi salah satu kunci utama guna menggenjot pertumbuhan ekonomi pada kuartal keempat 2025. 

"Jadi kalau mau di boost lebih besar lagi, berarti kan harus ada tambahan. Nah, saya lihat tambahan ini memang dari sisi dua itu, di government spending yang mesti lebih di boost, dan tadi dari domestik rumah tangga itu di daya belinya," kata Shinta.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekonomi RI Tumbuh 5,04 Persen, Menko Airlangga: Jauh Lebih Baik!

Ekonomi RI Tumbuh 5,04 Persen, Menko Airlangga: Jauh Lebih Baik!

Bisnis | Rabu, 05 November 2025 | 16:30 WIB

APINDO: Isu Utama Bukan hanya UMP Tapi Penciptaan Lapangan Kerja Formal

APINDO: Isu Utama Bukan hanya UMP Tapi Penciptaan Lapangan Kerja Formal

Bisnis | Rabu, 05 November 2025 | 15:47 WIB

Rencana Kenaikan UMP, APINDO: Harus Berkeadilan!

Rencana Kenaikan UMP, APINDO: Harus Berkeadilan!

Bisnis | Rabu, 05 November 2025 | 15:28 WIB

Terkini

SIG Bidik Pasar Renovasi Rumah Lewat MiniMix, Beton Siap Pakai Tembus Gang Sempit

SIG Bidik Pasar Renovasi Rumah Lewat MiniMix, Beton Siap Pakai Tembus Gang Sempit

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 07:45 WIB

Petani Jember Dapat Senjata Baru Lawan Penyakit Padi, Produksi Diklaim Meningkat

Petani Jember Dapat Senjata Baru Lawan Penyakit Padi, Produksi Diklaim Meningkat

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 07:39 WIB

Asing Ramai-ramai Lepas Saham BUMI, Target Harganya Tetap Meroket

Asing Ramai-ramai Lepas Saham BUMI, Target Harganya Tetap Meroket

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 07:34 WIB

Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP

Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:34 WIB

Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini

Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:08 WIB

4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak

4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:50 WIB

IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini

IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:46 WIB

Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan

Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:41 WIB

Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur

Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:32 WIB

PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif

PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:29 WIB