Rupiah Akhirnya Perkasa Hari Ini Setelah 3 Hari Meloyo

Achmad Fauzi | Rina Anggraeni | Suara.com

Kamis, 06 November 2025 | 15:52 WIB
Rupiah Akhirnya Perkasa Hari Ini Setelah 3 Hari Meloyo
Petugas menunjukkan mata uang Rupiah dan Dolar AS di tempat penukaran uang Dolar Indo, Jakarta, Kamis (20/10/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Nilai tukar rupiah menguat, ditutup Rp 16.701 per dolar AS.

  • Rupiah bangkit 0,10 persen setelah melemah tiga hari beruntun.

  • Mata uang Asia bervariasi, yen Jepang penguatan terbesar hari ini.

Suara.com - Nilai tukar rupiah akhirnya ditutup menguat pada perdagangan sore ini. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar Kamis (6/11/2025) ditutup di level Rp 16.701 per dolar Amerika Serikat (AS).

Hal ini membuat rupiah bangkit 0,10 persen dibandingkan penutupan Rabu kemarin yang berada di level Rp 16.717 per dolar AS

Beberapa juga terjadi pada mata uang asia yang bergerak bervariasi terhadap dolar. 

Adapun yen Jepang dan baht Thailand menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,19 persen.

Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS, Jakarta, Selasa (14/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS, Jakarta, Selasa (14/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Diikuti dolar Singapura yang menanjak 0,11 persen. Lalu, disusul, yuan China yang terapresiasi 0,05 persen. 

Berikutnya rupee India yang naik 0,04 persen dan dolar Hongkong menguat tipis 0,003 persen terhadap the greenback.

Namun, ringgit Malaysia mengalami pelemahan 0,16 persen. Disusul won Korea Selatan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,5 persen. 

Kemudian ada peso Filipina yang ditutup turun 0,24 persen dan dolar Taiwan yang ditutup melemah tipis 0,01 persen pada hari ini.

Sebelumnya selama tiga hari beruntun, rupiah terus melemah. Nilai tukar rupiah kemarin melemah 25 poin atau 0,15 persen terhadap mata uang AS.

Ketika transaksi pasar spot dibuka di Jakarta, Rabu pagi, rupiah bertengger di level Rp 16.733 per dolar AS.

Nilai tukar rupiah turun dari posisi sebelumnya Rp 16.708 per dolar AS.

Bahkan pada penutupan perdagangan Rabu sore, rupiah melemah lagi sebesar 9 poin atau 0,05 persen menjadi Rp 16.717 per dolar AS dari sebelumnya Rp 16.708 per dolar AS.

Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia (BI) juga melemah di level Rp 16.729 per dolar AS dari sebelumnya Rp 16.674 per dolar AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Menguat, Didukung Ekonomi Tumbuh 5,04% dan Sentimen Positif Pasar Global

Rupiah Menguat, Didukung Ekonomi Tumbuh 5,04% dan Sentimen Positif Pasar Global

Bisnis | Kamis, 06 November 2025 | 09:49 WIB

Rupiah Merana! Dihantam Dolar AS dan Ketidakpastian The Fed

Rupiah Merana! Dihantam Dolar AS dan Ketidakpastian The Fed

Bisnis | Rabu, 05 November 2025 | 15:39 WIB

Rupiah Terus Amblas Lawan Dolar Amerika

Rupiah Terus Amblas Lawan Dolar Amerika

Bisnis | Rabu, 05 November 2025 | 10:00 WIB

Terkini

Divonis Praktikkan Kartel Bunga, Pinjol Adakami dan Asetku Didenda Ratusan Miliar

Divonis Praktikkan Kartel Bunga, Pinjol Adakami dan Asetku Didenda Ratusan Miliar

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:21 WIB

KPPU Nyatakan 97 Pinjol Terbukti Lakukan Praktik Kartel, Jatuhkan Denda Rp755 Miliar

KPPU Nyatakan 97 Pinjol Terbukti Lakukan Praktik Kartel, Jatuhkan Denda Rp755 Miliar

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:46 WIB

Orang Singapura Heran, Kok Bisa Harga BBM di Indonesia Stabil?

Orang Singapura Heran, Kok Bisa Harga BBM di Indonesia Stabil?

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:39 WIB

Krisis Energi Global, Menteri Bahlil Garansi: Kita Tidak Impor Solar, Bensin Hanya 50 Persen

Krisis Energi Global, Menteri Bahlil Garansi: Kita Tidak Impor Solar, Bensin Hanya 50 Persen

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:35 WIB

Dukung Program Pemerintah, Kinerja BSI Solid Awal 2026

Dukung Program Pemerintah, Kinerja BSI Solid Awal 2026

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:12 WIB

HIPMI Minta Penerapan Kebijakan Bea Keluar Batu Bara Diterapkan Fleksibel

HIPMI Minta Penerapan Kebijakan Bea Keluar Batu Bara Diterapkan Fleksibel

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:43 WIB

Geopolitik Memanas, Pemerintah Klaim Ekonomi RI Tetap Tangguh

Geopolitik Memanas, Pemerintah Klaim Ekonomi RI Tetap Tangguh

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:36 WIB

Tol Solo-Jogja Padat, Lalu Lintas Tembus 403 Ribu Kendaraan

Tol Solo-Jogja Padat, Lalu Lintas Tembus 403 Ribu Kendaraan

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:31 WIB

Industri Kretek RI Terancam Punah Gegara Kebijakan Ini

Industri Kretek RI Terancam Punah Gegara Kebijakan Ini

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:26 WIB

Purbaya Akui Coretax Aneh dan Salah Desain, Curiga Sengaja Dibuat Kusut

Purbaya Akui Coretax Aneh dan Salah Desain, Curiga Sengaja Dibuat Kusut

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:59 WIB