Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.401,888
LQ45 632,283
Srikehati 308,081
JII 381,604
USD/IDR 17.831

Petani Tak Perlu Resah, Tahun Depan Ada 100 Gudang Bulog Tampung Hasil Panen

Achmad Fauzi

Selasa, 11 November 2025 | 15:28 WIB
Petani Tak Perlu Resah, Tahun Depan Ada 100 Gudang Bulog Tampung Hasil Panen
Ilustrasi stok beras di salah satu gudang bulog. Kelangkaan beras di pasaran yang menyebabkan tingginya harga bahan pokok tersebut menjadi persoalan di tingkat pedagang dan pembeli. [Antara]
baca 10 detik
  • Direktur Utama Perum Bulog menerima mandat pemerintah membangun seratus gudang baru untuk menampung hasil panen petani dalam waktu ditargetkan satu tahun.
  • Pembangunan seratus gudang ini akan menggandeng BUMN sektor konstruksi dengan estimasi total biaya proyek mencapai lima triliun rupiah.
  • Proyek strategis ini bertujuan mengatasi keluhan petani mengenai penyerapan hasil panen, fokus utamanya di wilayah terdepan, terluar, dan terpencil.

Suara.com - Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal mendapatkan mandat dari pemerintah untuk membangun 100 gudang baru. Gudang baru ini, untuk menampung hasil panen para petani.

Ia menjelaskan, dalam pembangunannya, dirinya akan menggandeng BUMN sektor konstruksi, di mana target penyelesaiannya selama satu tahun.

"Kalau kita nanti kita intinya as soon as possible. Jadi begitu cuaca bagus ya kita secepatnya. "Kita pengennya sih 100 itu setahun jadi, pengennya," ujar Rizal saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Bidan Pangan, Jakarta, Selasa (11/11/2025).

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal. [Suara.com/Achmad Fauzi].
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal. [Suara.com/Achmad Fauzi].

"Karena kita dari BUMN pasti ya akan kita prioritaskan adalah teman-teman BUMN karya akan mengerjakan," sambungnya.

Rizal mengungkapkan, kapasitas gudang di masing-masing wilayah berbeda-beda. Namun, Ia menyebut, biasanya 1 gudang bulog bisa menampung 1.000 ton hingga 7.000 ton hasil panen.

Rizal kembali menegaskan, kapasitas gudang tergantung dari wilayah hingga komoditas pangan yang ditanam.

"Tergantung dari kemampuan ataupun daerah tersebut memiliki daerah persawan yang luas atau tidak. Proyeksinya dia sumber lumbung pangan atau tidak," imbuhnya.

"Kalau mereka lumbung pangan besar berarti kita bikinkan gudang yang besar. Tapi kalau dia tidak punya lumbung pangan, ya mohon maaf nanti hanya gudang kecil saja," jelas Rizal.

Ia menambahkan, pembangunan 100 gudang baru ini juga fokus di wilayah-wilayah terdepan, terluar, dan terpencil (3T).

baca juga

"Contoh di Nias Selatan, Morotai, dan lain sebagainya, itu kan perlu gudang-gundang tersebut," ucap Rizal.

Biaya Pembangunan Rp 5 Triliun

Di tempat yang sama, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyatakan pembangunan 100 gudang baru ini sebagai solusi keluhan para petani yang tak memiliki penampungan saat panen. Pembangunan 100 gudang ini memakan biaya Rp 5 triliun.

"Ini merupakan jawaban dari keluhan petani. Keluhan masyarakat akan percepatan penyerapan gabah, gabah beras atau jagung dari petani sehingga tidak ada hambatan lagi," katanya.

Adapun, pembangunan 100 gudang Bulog ini dibangun berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) antar sejumlah lembaga.

SKB itu ditandatangani oleh dilakukan Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara Dony Oskaria, Menteri Keuangan, yang diwakili Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan Heru Pambudi hingga Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal Ramdhani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Pupuk Subsidi Turun, Menko Pangan Apresiasi Pupuk Indonesia

Harga Pupuk Subsidi Turun, Menko Pangan Apresiasi Pupuk Indonesia

Bisnis | Kamis, 06 November 2025 | 20:05 WIB

Pemerintah Akui Kesejahteraan Petani Dibanding Nelayan-Peternak Masih Jomplang

Pemerintah Akui Kesejahteraan Petani Dibanding Nelayan-Peternak Masih Jomplang

Bisnis | Kamis, 06 November 2025 | 16:42 WIB

Harga Pupuk Subsidi Turun, Zulhas: Pupuk Indonesia Bisa Bangun Satu Pabrik Setiap Tahun

Harga Pupuk Subsidi Turun, Zulhas: Pupuk Indonesia Bisa Bangun Satu Pabrik Setiap Tahun

Bisnis | Kamis, 06 November 2025 | 16:03 WIB

Terkini

Kirab Bendera Pusaka di Monas Jadi Magnet Warga, Ada yang Datang Sejak Pagi

Kirab Bendera Pusaka di Monas Jadi Magnet Warga, Ada yang Datang Sejak Pagi

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:10 WIB

Tak Hanya Pelajar, ASN DKI Jakarta Juga Diperbolehkan WFH Besok

Tak Hanya Pelajar, ASN DKI Jakarta Juga Diperbolehkan WFH Besok

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:09 WIB

Bikin Merinding! No Na Nyanyikan Tanah Airku Rayakan HUT RI, Diminta Dibawakan Saat FIFA ASEAN Cup

Bikin Merinding! No Na Nyanyikan Tanah Airku Rayakan HUT RI, Diminta Dibawakan Saat FIFA ASEAN Cup

Entertainment | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:09 WIB

HUT RI ke-81, PTBA Perkuat Komitmen Hadirkan Energi, Masyarakat Berdaya, Lingkungan Terjaga

HUT RI ke-81, PTBA Perkuat Komitmen Hadirkan Energi, Masyarakat Berdaya, Lingkungan Terjaga

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:09 WIB

3 Mandat Baru dari Prabowo untuk OJK di Momen 17 Agustus, Apa Saja?

3 Mandat Baru dari Prabowo untuk OJK di Momen 17 Agustus, Apa Saja?

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:56 WIB

Harmoni Dalam Persatuan: Semangat NHM Membangun Gosowong Maju di Hari Kemerdekaan

Harmoni Dalam Persatuan: Semangat NHM Membangun Gosowong Maju di Hari Kemerdekaan

Jakarta | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:55 WIB

PNM Peduli Bergerak Cepat Bantu Korban Gempa di Nusa Tenggara Timur

PNM Peduli Bergerak Cepat Bantu Korban Gempa di Nusa Tenggara Timur

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:54 WIB

Dedi Mulyadi Soroti Sampah Mengendap 32 Tahun di Saluran Air Kota Bandung

Dedi Mulyadi Soroti Sampah Mengendap 32 Tahun di Saluran Air Kota Bandung

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:47 WIB

Pelabuhan Maumere Tetap Layani Kapal Ro-Ro dan Penumpang

Pelabuhan Maumere Tetap Layani Kapal Ro-Ro dan Penumpang

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:39 WIB

Semarak Kemerdekaan Tak Lagi Ramai di Lapak Pedagang, Penjualan Anjlok hingga 75 Persen

Semarak Kemerdekaan Tak Lagi Ramai di Lapak Pedagang, Penjualan Anjlok hingga 75 Persen

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:36 WIB

×