Pemerintah Akui Kesejahteraan Petani Dibanding Nelayan-Peternak Masih Jomplang

Achmad Fauzi Suara.Com
Kamis, 06 November 2025 | 16:42 WIB
Pemerintah Akui Kesejahteraan Petani Dibanding Nelayan-Peternak Masih Jomplang
Ilustrasi nelayan membongkar hasil tangkapan ikan di Pelabuhan Perikanan Samudera Koetaradja, Desa Lampulo, Banda Aceh, Aceh. [Dok. Antara]
Baca 10 detik
  • Kesejahteraan sektor pangan timpang, nelayan dan peternak masih miskin.

  • Pemerintah janji tingkatkan hidup nelayan dan peternak tahun depan.

  • Pembangunan tambak dan peternakan masif dukung Makan Gratis.

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengakui kesejahteraan pekerja di sektor pangan masih alami ketimpangan.

Ia menjelaskan, petani saat ini memang sudah sejahtera dengan adanya peningkatan harga gabah. Namun, sisanya peternak dan nelayan masih dihadapkan dengan kemiskinan.

"Nelayan itu masih miskin, nilai tukangnya masih 106-110. Sama dengan peternak ayam, peternak telur, itu belum (sejahtera)," ujar di Pabrik Pupuk Kujang, Karawang, Kamis (6/11/2025).

Kendati begitu, Ketua Umum PAN ini melayangkan janji kepada nelayan dan peternak, bahwa tahun depan mulai meningkatkan taraf hidup.

Menteri Koordinator Bisang Pangan, Zulkifli Hasan. [Suara.com/Achmad Fauzi].
Menteri Koordinator Bisang Pangan, Zulkifli Hasan. [Suara.com/Achmad Fauzi].

Caranya, dengan membangun secara masif tambak dan kampung nelayan di wilayah Jawa hingga peternakan baru.

"Tahun depan kita akan bangun di Jawa ini, Jawa Barat ini, 20 ribu hektare tambak. Di pantura-pantura, kita akan bangun 2 ribu kampung nelayan. Besar-besaran ini akan dibangun. Akan dibangun peternak juga besar-besaran, ayam, petelur, dan seterusnya, seterusnya," ucapnya.

Upaya ini, bilang Zulhas, juga untuk memenuhi kebutuhan program andalan pemerintah, yakni Makan Bergizi Gratis.

Dari sisi ketahanan pangan, Zulhas tengah menggenjot produksi pada komoditas bahan pokok mulai dari beras hingga jagung. Saat ini, produksi beras juga telah mengalami kenaikan menjadi 34,7 juta ton.

"Alhamdulillah, produksi dari 30 juta sekarang 34,7 juta, naik 4,7 juta, baru perbaikan. Cukup belum? Kita akan membangun lahan-lahan yang baru, seperti Merauke itu ada 1 juta (ha) lebih," pungkasnya.

Baca Juga: Harga Pupuk Subsidi Turun, Zulhas: Pupuk Indonesia Bisa Bangun Satu Pabrik Setiap Tahun

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI