Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.401,888
LQ45 632,283
Srikehati 308,081
JII 381,604
USD/IDR 17.831

Pemerintah Akui Kesejahteraan Petani Dibanding Nelayan-Peternak Masih Jomplang

Achmad Fauzi

Kamis, 06 November 2025 | 16:42 WIB
Pemerintah Akui Kesejahteraan Petani Dibanding Nelayan-Peternak Masih Jomplang
Ilustrasi nelayan membongkar hasil tangkapan ikan di Pelabuhan Perikanan Samudera Koetaradja, Desa Lampulo, Banda Aceh, Aceh. [Dok. Antara]
baca 10 detik
  • Kesejahteraan sektor pangan timpang, nelayan dan peternak masih miskin.

  • Pemerintah janji tingkatkan hidup nelayan dan peternak tahun depan.

  • Pembangunan tambak dan peternakan masif dukung Makan Gratis.

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengakui kesejahteraan pekerja di sektor pangan masih alami ketimpangan.

Ia menjelaskan, petani saat ini memang sudah sejahtera dengan adanya peningkatan harga gabah. Namun, sisanya peternak dan nelayan masih dihadapkan dengan kemiskinan.

"Nelayan itu masih miskin, nilai tukangnya masih 106-110. Sama dengan peternak ayam, peternak telur, itu belum (sejahtera)," ujar di Pabrik Pupuk Kujang, Karawang, Kamis (6/11/2025).

Kendati begitu, Ketua Umum PAN ini melayangkan janji kepada nelayan dan peternak, bahwa tahun depan mulai meningkatkan taraf hidup.

Menteri Koordinator Bisang Pangan, Zulkifli Hasan. [Suara.com/Achmad Fauzi].
Menteri Koordinator Bisang Pangan, Zulkifli Hasan. [Suara.com/Achmad Fauzi].

Caranya, dengan membangun secara masif tambak dan kampung nelayan di wilayah Jawa hingga peternakan baru.

"Tahun depan kita akan bangun di Jawa ini, Jawa Barat ini, 20 ribu hektare tambak. Di pantura-pantura, kita akan bangun 2 ribu kampung nelayan. Besar-besaran ini akan dibangun. Akan dibangun peternak juga besar-besaran, ayam, petelur, dan seterusnya, seterusnya," ucapnya.

Upaya ini, bilang Zulhas, juga untuk memenuhi kebutuhan program andalan pemerintah, yakni Makan Bergizi Gratis.

Dari sisi ketahanan pangan, Zulhas tengah menggenjot produksi pada komoditas bahan pokok mulai dari beras hingga jagung. Saat ini, produksi beras juga telah mengalami kenaikan menjadi 34,7 juta ton.

"Alhamdulillah, produksi dari 30 juta sekarang 34,7 juta, naik 4,7 juta, baru perbaikan. Cukup belum? Kita akan membangun lahan-lahan yang baru, seperti Merauke itu ada 1 juta (ha) lebih," pungkasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Pupuk Subsidi Turun, Zulhas: Pupuk Indonesia Bisa Bangun Satu Pabrik Setiap Tahun

Harga Pupuk Subsidi Turun, Zulhas: Pupuk Indonesia Bisa Bangun Satu Pabrik Setiap Tahun

Bisnis | Kamis, 06 November 2025 | 16:03 WIB

Menko Zulhas Akui Minta Bantuan TNI Berantas Tengkulak Ditingkat Petani

Menko Zulhas Akui Minta Bantuan TNI Berantas Tengkulak Ditingkat Petani

Bisnis | Rabu, 29 Oktober 2025 | 15:04 WIB

Pemerintah Klaim Petani Bisa Cuan Gara-gara Program BBM E10

Pemerintah Klaim Petani Bisa Cuan Gara-gara Program BBM E10

Bisnis | Rabu, 29 Oktober 2025 | 09:01 WIB

Terkini

Semangat Kemerdekaan, Bank Sumsel Babel Perkuat Komitmen Membangun Daerah yang Berdaulat dan Makmur

Semangat Kemerdekaan, Bank Sumsel Babel Perkuat Komitmen Membangun Daerah yang Berdaulat dan Makmur

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:07 WIB

BMW Puncaki Daftar Penjualan Mobil Mewah Meski Pasar Premium Sedang Lesu

BMW Puncaki Daftar Penjualan Mobil Mewah Meski Pasar Premium Sedang Lesu

Otomotif | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:05 WIB

4 Rekomendasi Obat Totol Flek Hitam Paling Ampuh, Ada yang Hasilnya Kelihatan dalam 7 Hari

4 Rekomendasi Obat Totol Flek Hitam Paling Ampuh, Ada yang Hasilnya Kelihatan dalam 7 Hari

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Eks Member JKT 48 Tegur Keras Anak Buah Erick Thohir: Jujur Aku Kecewa!

Eks Member JKT 48 Tegur Keras Anak Buah Erick Thohir: Jujur Aku Kecewa!

Entertainment | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:03 WIB

Solidaritas dengan Korban Gempa Flores, Pemerintah Tunda Pesta Kembang Api di Monas

Solidaritas dengan Korban Gempa Flores, Pemerintah Tunda Pesta Kembang Api di Monas

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Bukan Sekadar Mediasi, KPAI Minta Pemulihan Korban Bullying SMPN 1 Blora Jadi Prioritas

Bukan Sekadar Mediasi, KPAI Minta Pemulihan Korban Bullying SMPN 1 Blora Jadi Prioritas

Jawa Tengah | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Ulasan Drama Mother and Mom: Kritik terhadap Obsesi Menjadi Ibu Ideal

Ulasan Drama Mother and Mom: Kritik terhadap Obsesi Menjadi Ibu Ideal

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Parade Bendera Merah Putih di Bawah Laut Meriahkan HUT RI ke-81

Parade Bendera Merah Putih di Bawah Laut Meriahkan HUT RI ke-81

Video | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:00 WIB

PJJ Sekolah Jakarta 18 Agustus Besok Karena akan Ada Demo Besar? Simak Penjelasan Pemprov DKI

PJJ Sekolah Jakarta 18 Agustus Besok Karena akan Ada Demo Besar? Simak Penjelasan Pemprov DKI

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:59 WIB

Suhu Panas Jadi Penyebab Jamal Musiala Ambruk Setelah Cetak Gol, Begini Kondisinya Sekarang

Suhu Panas Jadi Penyebab Jamal Musiala Ambruk Setelah Cetak Gol, Begini Kondisinya Sekarang

Bola | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:56 WIB

×