Keuangan WIKA 'Berlumur Darah' Imbas Whoosh, Bosnya Pasrah Merugi

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 12 November 2025 | 13:36 WIB
Keuangan WIKA 'Berlumur Darah' Imbas Whoosh, Bosnya Pasrah Merugi
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA), tengah menghadapi tekanan finansial yang sangat berat, dan dampaknya diduga kuat berasal dari proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh). Foto WIKA.
  • Direktur Utama WIKA, Agung Budi Waskito, mengakui keterlibatan WIKA dalam konsorsium Whoosh membuat perusahaan merugi.
  • Hingga September 2025, WIKA mencatat rugi bersih sebesar Rp3,21 triliun, berbanding terbalik dari laba bersih Rp741,43 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya.
  • WIKA adalah salah satu pemegang saham PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI), konsorsium BUMN yang berpartner dengan China dalam proyek Whoosh.

Suara.com - Raksasa konstruksi BUMN, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA), tengah menghadapi tekanan finansial yang sangat berat, dan dampaknya diduga kuat berasal dari proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh).

Direktur Utama WIKA, Agung Budi Waskito, mengakui bahwa keterlibatan WIKA dalam konsorsium Whoosh membuat keuangan perusahaan membukukan kerugian yang membengkak.

Hingga September 2025, WIKA mencatat rugi bersih sebesar Rp3,21 triliun, berbanding terbalik dari laba bersih Rp741,43 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya. Pendapatan bersih WIKA pun anjlok menjadi Rp9,09 triliun dari sebelumnya Rp12,54 triliun.

WIKA adalah salah satu pemegang saham PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI), konsorsium BUMN yang berpartner dengan China dalam proyek Whoosh. WIKA memegang porsi kepemilikan saham di PSBI sekitar 32% dengan penyertaan modal mencapai Rp6,1 triliun.

Agung menjelaskan, kerugian yang dialami Whoosh secara otomatis akan memukul laporan keuangan WIKA sebagai investor.

"Tentu kalau memang rugi, kita kan ada porsi Rp6,1 triliun atau kurang lebih 32% dari total pemegang saham, secara otomatis, setiap akhir tahun atau setiap triwulanan, kita akan membuku kerugian. Akan membuku kerugian daripada efek kereta cepat, sehingga seperti kita ketahui, WIKA sejak deliver-nya kereta cepat, ya pasti kita akan mengalami kerugian karena cukup besar," ungkap Agung dalam Public Expose secara virtual, Rabu (12/11/2025).

Selain sebagai investor, WIKA juga merupakan satu-satunya kontraktor lokal yang tergabung dalam konsorsium High Speed Railway Contractor Consortium (HSRCC) yang menggarap 25% konstruksi Whoosh.

Agung mengungkapkan bahwa saat ini sedang terjadi dispute (sengketa) yang cukup besar antara WIKA dengan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) terkait pengerjaan konstruksi. Sengketa ini menambah beban kerugian bagi WIKA.

"Ini sedang berproses dispute ini, antara WIKA dengan KCIC yang cukup besar... polemik di kereta cepat ini kan sekarang ditangani oleh Danantara," jelasnya, merujuk pada Badan Pengelola Investasi yang kini mengawal penyelesaian proyek Whoosh.

WIKA kini sangat berharap pada langkah penyelamatan yang akan diambil pemerintah. Agung menegaskan bahwa restrukturisasi cepat atas kerugian yang dialami KCIC akan berdampak positif pada keuangan WIKA ke depannya.

"Dampaknya cukup berat buat WIKA setelah kita masuk di kereta cepat," tutup Agung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Whoosh: Simbol Kemajuan yang Disusupi Kegagalan Moral

Whoosh: Simbol Kemajuan yang Disusupi Kegagalan Moral

Your Say | Rabu, 12 November 2025 | 10:52 WIB

Waduh, Potensi Kerugian Akibat Serangan Siber Tembus Rp 397,26 Kuadriliun

Waduh, Potensi Kerugian Akibat Serangan Siber Tembus Rp 397,26 Kuadriliun

Bisnis | Rabu, 12 November 2025 | 09:04 WIB

Istana Buka Suara soal Wacana Ubah Rp1.000 Jadi Rp1 dalam Waktu Dekat

Istana Buka Suara soal Wacana Ubah Rp1.000 Jadi Rp1 dalam Waktu Dekat

Video | Rabu, 12 November 2025 | 19:30 WIB

Terkini

Alasan Pemerintah Gelar Pasar Murah di Monas

Alasan Pemerintah Gelar Pasar Murah di Monas

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 08:52 WIB

Kapitalisasi Pasar BEI Anjlok Jadi Rp 12.516 Triliun Selama Sepekan Kemarin

Kapitalisasi Pasar BEI Anjlok Jadi Rp 12.516 Triliun Selama Sepekan Kemarin

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 08:40 WIB

Dari Kampung Halaman ke Jakarta, Pertamina Fasilitasi Arus Balik Lebaran

Dari Kampung Halaman ke Jakarta, Pertamina Fasilitasi Arus Balik Lebaran

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:40 WIB

Update Terbaru, Dua Kapal Tanker PIS Usai Iran Berikan Respons Positif

Update Terbaru, Dua Kapal Tanker PIS Usai Iran Berikan Respons Positif

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 17:42 WIB

Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak, Bandara Soekarno-Hatta Layani 187 Ribu Penumpang dalam Sehari

Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak, Bandara Soekarno-Hatta Layani 187 Ribu Penumpang dalam Sehari

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 17:03 WIB

Pertamina Perkuat Budaya Hemat Energi, dari Kantor hingga Program untuk Masyarakat

Pertamina Perkuat Budaya Hemat Energi, dari Kantor hingga Program untuk Masyarakat

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 15:10 WIB

Iran Respons Positif, Dua Kapal Pertamina Bakal Keluar Selat Hormuz?

Iran Respons Positif, Dua Kapal Pertamina Bakal Keluar Selat Hormuz?

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 14:28 WIB

Pasca - Lebaran, Ini Status Stok Pangan Nasional!

Pasca - Lebaran, Ini Status Stok Pangan Nasional!

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:59 WIB

Bulog Bantah Isu Dirut Ahmad Rizal Ramdhani Rangkap Jabatan KABAIS TNI

Bulog Bantah Isu Dirut Ahmad Rizal Ramdhani Rangkap Jabatan KABAIS TNI

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:30 WIB

Arus Balik Lebaran 2026: ASDP Prioritaskan Mobil Pribadi dan Bus di Ketapang  Gilimanuk

Arus Balik Lebaran 2026: ASDP Prioritaskan Mobil Pribadi dan Bus di Ketapang Gilimanuk

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:14 WIB