Daftar Pemegang Saham BUMI Terbesar, Dua Keluarga Konglomerat Masih Mendominasi

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 13 November 2025 | 21:09 WIB
Daftar Pemegang Saham BUMI Terbesar, Dua Keluarga Konglomerat Masih Mendominasi
BUMI

Suara.com - PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mencatatkan lonjakan kinerja keuangan yang positif pada kuartal III-2025.

Perusahaan yang bergerak di sektor pertambangan dan dikendalikan oleh Grup Bakrie dan Grup Salim ini berhasil membukukan pendapatan sebesar US$ 359 juta pada periode Juli hingga September 2025.

Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan, yaitu naik 9,2% secara kuartalan (qoq) dan 8,6% secara tahunan (yoy).

Pencapaian ini membuat total pendapatan BUMI selama Januari hingga September 2025 mencapai angka fantastis US$ 1 miliar.

Kinerja ini tidak hanya sesuai dengan ekspektasi Samuel Sekuritas Indonesia, tetapi juga berhasil melampaui konsensus yang ditetapkan oleh mayoritas analis pasar.

Atas dasar kinerja solid ini, muncul target harga baru saham BUMI yang diproyeksikan akan mengalami kenaikan drastis.

Namun, di balik kenaikan kinerja yang memicu optimisme investor, menarik untuk mencermati struktur kepemilikan saham BUMI yang menjadi kunci kendali perusahaan.

Per pembaharuan terakhir pada awal 2025, kepemilikan saham BUMI didominasi oleh investor institusi dan publik, dengan detail sebagai berikut:

Mach Energy (Hongkong) Limited Mendominasi

Pemegang saham terbesar BUMI adalah entitas asing, yaitu Mach Energy (Hongkong) Limited. Perusahaan ini menguasai porsi saham yang signifikan, dengan jumlah kepemilikan mencapai 170 miliar saham, atau setara dengan 45,78% dari total modal disetor.

Mach Energy merupakan bagian kunci dari konsorsium yang kini menjadi pengendali utama BUMI, bersama dengan Grup Bakrie.

Posisi pemegang saham institusi terbesar berikutnya dipegang oleh HSBC-FUND SVS A/C Chengdong Investment Corp-Self. Entitas ini memiliki 33.819.461.630 saham, yang merepresentasikan 9,11% dari kepemilikan saham BUMI.

Sementara itu, investor lainnya, Treasure Global Investment Limited, tercatat memiliki 30 miliar saham, atau setara dengan 8,08% dari total saham perusahaan.

Selain itu, UBS Switzerland AG-Client Assets - 2049584001 juga masuk dalam daftar pemilik utama dengan kepemilikan mencapai 23.607.297.232 saham, meskipun persentase kepemilikannya tidak dicantumkan dalam daftar ini.

Meskipun dikendalikan oleh kelompok besar, porsi kepemilikan saham publik di BUMI masih sangat besar. Saham yang dimiliki oleh Publik (masing-masing di bawah 5%) mencapai 113.908.633.206 saham, yang setara dengan 30,68% dari total modal disetor perusahaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Berbalik Loyo di Perdagangan Kamis Sore, Simak Saham-saham yang Cuan

IHSG Berbalik Loyo di Perdagangan Kamis Sore, Simak Saham-saham yang Cuan

Bisnis | Kamis, 13 November 2025 | 17:38 WIB

Jadi Tulang Punggung Energi Nasional, Segini Volume Produksi Gas Kalimantan Timur

Jadi Tulang Punggung Energi Nasional, Segini Volume Produksi Gas Kalimantan Timur

Bisnis | Kamis, 13 November 2025 | 15:04 WIB

IHSG Sesi I Dibayangi Aksi Ambil Untung Big Cap, Cek Saham Paling Banyak Dibeli

IHSG Sesi I Dibayangi Aksi Ambil Untung Big Cap, Cek Saham Paling Banyak Dibeli

Bisnis | Kamis, 13 November 2025 | 13:26 WIB

Terkini

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:11 WIB

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 20:28 WIB

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:29 WIB

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:20 WIB

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:16 WIB

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:09 WIB

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:04 WIB

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:59 WIB

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:58 WIB