Basarnas Evakuasi 3 Korban Reruntuhan Bangunan Akibat Gempa Bumi NTT di Maumere

Pebriansyah Ariefana

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 09:02 WIB
Basarnas Evakuasi 3 Korban Reruntuhan Bangunan Akibat Gempa Bumi NTT di Maumere
Gempa magnitudo 7,7 mengguncang Nusa Tenggara Timur dan merobohkan bangunan di Pelabuhan Lauren Say. Basarnas mengevakuasi tiga korban di Maumere, satu orang meninggal dunia dan dua luka-luka. Tim SAR gabungan memperluas penyisiran korban ke Kabupaten Nagekeo dan wilayah terdampak lainnya. (Antara)
baca 10 detik
  • Gempa magnitudo 7,7 mengguncang Nusa Tenggara Timur dan merobohkan bangunan di Pelabuhan Lauren Say.

  • Basarnas mengevakuasi tiga korban di Maumere, satu orang meninggal dunia dan dua luka-luka.

  • Tim SAR gabungan memperluas penyisiran korban ke Kabupaten Nagekeo dan wilayah terdampak lainnya.

Suara.com - Gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur merubuhkan bangunan pelabuhan dan memicu evakuasi darurat bagi warga yang tertimpa material bangunan. Tim SAR gabungan langsung menerjunkan personel ke lokasi paling terdampak untuk menyisir korban yang masih terjebak.

Peristiwa ini menyingkap kerentanan struktur bangunan pesisir Maumere saat menghadapi guncangan dangkal yang berpusat di laut. Petugas dilaporkan memfokuskan pencarian awal pada kawasan aktivitas warga yang paling parah mengalami kerusakan teknis.

Satu orang warga dilaporkan meninggal dunia di tempat akibat guncangan mendadak yang merusak infrastruktur publik tersebut. Dua korban selamat lainnya mengalami luka serius dan membutuhkan pertolongan medis segera dari tim evakuasi.

BMKG resmi mengakhiri peringatan dini tsunami usai gempa magnitudo 7,7 mengguncang Nusa Tenggara Timur. (BMKG)
BMKG resmi mengakhiri peringatan dini tsunami usai gempa magnitudo 7,7 mengguncang Nusa Tenggara Timur. (BMKG)

"Jadi, tiga korban tersebut telah dievakuasi; satu di antaranya meninggal dunia dan dua orang mengalami luka-luka," kata Deputi Operasi Basarnas Edy Prakoso di Jakarta, Sabtu.

Pusat guncangan terdeteksi berada di kedalaman 15 kilometer arah timur laut Mbay, Nagekeo, pada pagi hari. Getaran kuat tersebut merobohkan konstruksi di kawasan Pelabuhan Lauren Say Maumere, Kabupaten Sikka.

"Saat terjadi gempa, bangunan yang berada di Pelabuhan Lauren Say Maumere-Sikka roboh dan menimpa warga," kata dia.

Bagaimana Kondisi Korban yang Berhasil Dievakuasi Tim SAR?

Identitas korban meninggal dunia telah terkonfirmasi atas nama Meliana Nenong, seorang perempuan berusia 54 tahun. Korban tak selamat ini ditemukan petugas di balik reruntuhan material bangunan pelabuhan.

Petugas langsung melarikan seluruh korban selamat dan korban meninggal dunia menuju fasilitas kesehatan terdekat. Tim medis disiagakan untuk penanganan darurat trauma fisik maupun proses pemulasaraan jenazah.

baca juga

"Jadi tiga korban, meeka berhasil dievakuasi, satu di antaranya meninggal dunia dan dua orang mengalami luka-luka," kata dia.

Seluruh korban luka maupun meninggal dunia saat ini sudah berada di RSUD T.C. Hillers Maumere. Pihak rumah sakit memberikan perawatan intensif bagi dua warga yang mengalami cedera fisik tersebut.

Penyisiran kini dialihkan ke wilayah yang lebih luas untuk mengantisipasi adanya korban tambahan yang belum terdata. Fokus operasi utama bergerak ke area pusat dampak bencana di Nagekeo.

Bagaimana Langkah Lanjutan Basarnas dalam Mengatasi Bencana Ini?

Basarnas mengerahkan personel tambahan dari Kantor SAR Maumere guna memperluas radius pencarian lapangan. Koordinasi lintas lembaga terus diperketat agar proses penanganan darurat berjalan tanpa hambatan teknis.

Operasi SAR bersama ini melibatkan integrasi personel dari unsur TNI, Polri, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat. Sinergi ini ditujukan untuk memvalidasi seluruh data lapangan terkait dampak gempa.

Latar belakang bencana ini dipicu oleh gempa dangkal magnitudo 7,7 yang berpusat di timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur. Guncangan kuat tersebut merusak fasilitas umum hingga menyebabkan korban jiwa serta luka-luka di Kabupaten Sikka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peringatan Dini Tsunami Gempa Bumi NTT M 7,7 Dicabut

Peringatan Dini Tsunami Gempa Bumi NTT M 7,7 Dicabut

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:53 WIB

2 Orang Meninggal usai Gempa Bumi NTT di Pelabuhan El Say Sikka

2 Orang Meninggal usai Gempa Bumi NTT di Pelabuhan El Say Sikka

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:46 WIB

Berpacu Waktu, Pencarian Korban Gempa Bumi Kolombia Masuk Fase Akhir

Berpacu Waktu, Pencarian Korban Gempa Bumi Kolombia Masuk Fase Akhir

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 07:11 WIB

Terkini

Direproduksi Antar Generasi, 200 Lebih Kasus Bullying Terjadi di Kota Jogja

Direproduksi Antar Generasi, 200 Lebih Kasus Bullying Terjadi di Kota Jogja

Jogja | Selasa, 29 September 2026 | 17:37 WIB

AI Bikin Produk Digital Makin Cepat, Tapi Berguna bagi Bisnis?

AI Bikin Produk Digital Makin Cepat, Tapi Berguna bagi Bisnis?

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:37 WIB

BRIN Ungkap Dampak Buruk Vape: Masalah Diabetes sampai Celah Penyebaran Narkoba

BRIN Ungkap Dampak Buruk Vape: Masalah Diabetes sampai Celah Penyebaran Narkoba

News | Selasa, 29 September 2026 | 17:36 WIB

Sempat Tembus Rp18.000, Rupiah Ditutup di Rp17.981 per Dolar AS

Sempat Tembus Rp18.000, Rupiah Ditutup di Rp17.981 per Dolar AS

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 17:34 WIB

Diumumkan Meninggal Lewat Pengeras Suara Masjid, Pria di Sampang Tiba-tiba Pulang Segar Bugar

Diumumkan Meninggal Lewat Pengeras Suara Masjid, Pria di Sampang Tiba-tiba Pulang Segar Bugar

Jatim | Selasa, 29 September 2026 | 17:34 WIB

Tak Hanya Fasilitas Mewah, Ombudsman Juga Temukan Indikasi Pungli di Lapas Cibinong

Tak Hanya Fasilitas Mewah, Ombudsman Juga Temukan Indikasi Pungli di Lapas Cibinong

News | Selasa, 29 September 2026 | 17:32 WIB

Kuota LPG 3Kg Dikurangi, Pemerintah Harus Hati-hati

Kuota LPG 3Kg Dikurangi, Pemerintah Harus Hati-hati

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:31 WIB

ASN Gugur di Latsarmil, Masih Perlukah Bela Negara Gaya Militeristik?

ASN Gugur di Latsarmil, Masih Perlukah Bela Negara Gaya Militeristik?

News | Selasa, 29 September 2026 | 17:31 WIB

IHSG Masih Tertekan, Saham Teknologi Masih Jadi Beban

IHSG Masih Tertekan, Saham Teknologi Masih Jadi Beban

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:30 WIB

Ruang Penguatan Sempit, Rupiah Berpotensi Permanen di Level Rp18.000

Ruang Penguatan Sempit, Rupiah Berpotensi Permanen di Level Rp18.000

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:30 WIB

×