Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.492

Pertama Kalinya Setelah Pandemi, Pertumbuhan Ekonomi China Melambat

Achmad Fauzi | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Jum'at, 14 November 2025 | 14:49 WIB
Pertama Kalinya Setelah Pandemi, Pertumbuhan Ekonomi China Melambat
bendera China [antara]
  • Pertumbuhan ekonomi Tiongkok melambat pada awal kuartal IV 2025, ditandai investasi aset tetap turun 1,7 persen Januari-Oktober 2025.
  • Kontraksi investasi properti Tiongkok mencapai 14,7 persen hingga Oktober 2025, sementara manufaktur dan utilitas masih menunjukkan kenaikan.
  • Penjualan ritel naik 2,9 persen pada Oktober 2025, meskipun terjadi perlambatan konsumsi selama lima bulan berturut-turut sebelumnya.

Suara.com - Pertumbuhan ekonomi China dilaporkan melambat pada awal kuartal IV 2025. Berdasarkan data yang dirilis Biro Statistik Nasional China, perlambatan ini terlihat dari investasi aset tetap termasuk real estat yang terkontraksi 1,7 persen selama periode Januari hingga Oktober 2025.

Perlambatan ekonomi itu lebih besar dibanding pada periode Januari-September sebesar 0,5 persen. 

Mengutip dari CNBC, Jumat (14/11/2025), pelambatan ekonomi yang dialami China pada awal kuartal IV ini untuk pertama kalinya setelah pandemi covid-19 pada 2020. 

Desa budaya teh Huanglongxian, distrik Jiangning, kota Nanjing provinsi Jiangsu pada Selasa (10/6/2025) [Suara.com/ANTARA]
Desa budaya teh Huanglongxian, distrik Jiangning, kota Nanjing provinsi Jiangsu pada Selasa (10/6/2025) [Suara.com/ANTARA]

Dilaporkan, investasi aset tetap turun 11,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Secara rinci investasi properti terus turun, menyusut menjadi 14,7 persen hingga Oktober, dibandingkan dengan kontraksi 13,9 persen sembilan bulan pertama 2025. 

Sementara, investasi manufaktur naik 2,7 persen, dan belanja utilitas yang mencakup pasokan listrik, bahan bakar dan air naik 12,5 persen. Kemudian produksi industri meningkat 4,9 persen pada Oktober, melambat 6,5 persen pada bulan sebelumnya, dan gagal memenuhi perkiaraan sebesar 5,5 persen. 

Aktivitas manufaktur juga berkontraksi lebih besar dari perkiraan, terperosok lebih dalam pada enam bulan terakhir. Hal itu dipicu libur nasional yang berlangsung pada tanggal 1 sampai dengan 8 Oktober 2025 yang mengakibatkan sebagaian besar pabrik tidak beroperasi. 

Lalu, penjualan ritel naik 2,9 persen pada bulan Oktober dibandingkan tahun sebelumnya. Meskipun melampaui proyeksi pertumbuhan 2,8 persen dalam dalam jajak pendapat Reuters, indikator konsumsi turun selama lima bulan berturut-turut ke level terendah tahun ini, menurut data LSEG.

Sedangkan tingkat pengangguran perkotaan berbasis survei turun menjadi 5,1 persen  bulan lalu dari 5,2 persen pada bulan September.

Presiden dan kepala ekonom di Pinpoint Asset Management, menilai Penurunan tajam dalam investasi aset tetap sebagian besar disebabkan oleh kurangnya investasi di sektor properti dan infrastruktur. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Strategi Bibit Jaga Investor Pasar Modal Terhindar dari Investasi Bodong

Strategi Bibit Jaga Investor Pasar Modal Terhindar dari Investasi Bodong

Bisnis | Kamis, 13 November 2025 | 19:25 WIB

Tips dan Cara Memulai Investasi Reksa Dana dari Nol, Aman untuk Pemula!

Tips dan Cara Memulai Investasi Reksa Dana dari Nol, Aman untuk Pemula!

Bisnis | Kamis, 13 November 2025 | 20:00 WIB

Cara Mudah Beli Obligasi Pemerintah, Pilihan Investasi Aman untuk Pemula

Cara Mudah Beli Obligasi Pemerintah, Pilihan Investasi Aman untuk Pemula

Bisnis | Rabu, 12 November 2025 | 18:00 WIB

Terkini

Kontribusi PDB Tembus Rp 8.573 T, Kenapa Setoran Pajak UMKM Masih Kecil?

Kontribusi PDB Tembus Rp 8.573 T, Kenapa Setoran Pajak UMKM Masih Kecil?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 09:10 WIB

Harga Emas Antam Anjlok Hari Ini, Dibanderol Rp 2.819.000/Gram

Harga Emas Antam Anjlok Hari Ini, Dibanderol Rp 2.819.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 09:09 WIB

Aktivitas Selat Hormuz Masih Seret, Harga Minyak Brent Tembus 106 Dolar AS

Aktivitas Selat Hormuz Masih Seret, Harga Minyak Brent Tembus 106 Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 09:05 WIB

Membaca Peluang di Tengah Ketidakpastian, Properti Tetap Jadi Instrumen Investasi Paling Relevan

Membaca Peluang di Tengah Ketidakpastian, Properti Tetap Jadi Instrumen Investasi Paling Relevan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 09:00 WIB

Waspada, Ekonomi Indonesia Bakal Dihantam Tekanan Global

Waspada, Ekonomi Indonesia Bakal Dihantam Tekanan Global

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 08:44 WIB

Bank Indonesia Perkuat Pengendalian Inflasi Demi Jaga Harga Bahan Pokok Tidak Naik

Bank Indonesia Perkuat Pengendalian Inflasi Demi Jaga Harga Bahan Pokok Tidak Naik

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 08:13 WIB

OJK Perkuat Kepastian Hukum Demi Jaga Penyaluran Kredit

OJK Perkuat Kepastian Hukum Demi Jaga Penyaluran Kredit

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 07:23 WIB

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:34 WIB

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:24 WIB

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:30 WIB