Nilai Tambah Industri Pengolahan RI Peringkat 1 ASEAN Kalahkan Thailand

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 17 November 2025 | 08:20 WIB
Nilai Tambah Industri Pengolahan RI Peringkat 1 ASEAN Kalahkan Thailand
Industri pengolahan (manufaktur) Indonesia menuai pujian tinggi dari Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita. Foto Fadil-Suara.com
baca 10 detik
  • Indonesia No. 1 MVA ASEAN (USD 265 Miliar); Industri AMDK tumbuh 6,49 persen.
  • Menperin apresiasi ASPADIN sebagai mitra industri; BPOM minta mutu & keamanan AMDK diprioritaskan.
  • ASPADIN Munas XI sukses; Komitmen jadi mitra Pemerintah wujudkan industri AMDK maju.

Suara.com - Industri pengolahan (manufaktur) Indonesia menuai pujian tinggi dari Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita, yang mengumumkan kabar membanggakan dari data World Bank 2024.

Indonesia kini resmi menempati posisi pertama di kawasan ASEAN untuk Nilai Tambah Industri Pengolahan (Manufacturing Value Added/MVA), mengungguli Thailand dengan selisih lebih dari dua kali lipat.

"Nilai Tambah Industri Pengolahan (Manufacturing Value Added/MVA) Indonesia besarnya USD 265,07 miliar. Ini lebih dari dua kali lipat MVA peringkat kedua yang diduduki Thailand dengan besar USD 128,04 miliar," ungkap Menperin saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) XI Asosiasi Perusahaan Air Minum Dalam Kemasan Indonesia (ASPADIN) di Jakarta.

Di tengah performa manufaktur yang cemerlang, Agus Gumiwang secara khusus memberikan apresiasi kepada ASPADIN yang mewadahi pelaku Industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK). Industri AMDK menjadi bagian integral dari sektor makanan dan minuman yang tumbuh sangat baik, mencapai 6,49% pada triwulan II 2025.

Menperin berpesan agar Munas ini sukses, menjadikan ASPADIN sebagai mitra utama pemerintah untuk mewujudkan industri yang maju dan berdaya saing.

Senada dengan Menperin, Deputi III Bidang Pengawasan Pangan Olahan BPOM, Elin Herlina, menekankan peran krusial ASPADIN dalam menjamin mutu dan keamanan produk AMDK yang dikonsumsi masyarakat. ASPADIN didorong menjadi garda terdepan dalam sosialisasi dan edukasi terkait aspek kesehatan dan pangan.

Sementara itu, dari Kemenko Perekonomian, Dr. Atong Sukirman menyampaikan bahwa pemerintah terus memantau situasi dan berkomitmen menciptakan iklim kebijakan yang kondusif bagi perkembangan industri nasional.

Ketua Umum ASPADIN periode 2022-2025, Rachmat Hidayat, melaporkan bahwa ASPADIN yang didirikan pada tahun 1991 kini telah berkembang pesat dengan 323 anggota dan menaungi 22 provinsi.

Dalam Munas XI ini, Firman Sukirman terpilih sebagai Ketua Umum ASPADIN yang baru. Ia menegaskan komitmen ASPADIN untuk terus menjadi mitra pemerintah dalam mensukseskan pembangunan ekonomi nasional dan mewujudkan industri AMDK yang maju, berlandaskan Pancasila. Kemitraan yang kuat antara pemerintah dan industri ini diharapkan menjadi kunci untuk mempertahankan dominasi Indonesia di kancah manufaktur ASEAN.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Konsep Mobil Nasional Siap, Produksi Ditargetkan Mulai 2027

Konsep Mobil Nasional Siap, Produksi Ditargetkan Mulai 2027

Otomotif | Jum'at, 14 November 2025 | 08:15 WIB

Menperin Agus Sumringah: Proyek Raksasa Lotte Rp65 Triliun Bakal Selamatkan Keuangan Negara!

Menperin Agus Sumringah: Proyek Raksasa Lotte Rp65 Triliun Bakal Selamatkan Keuangan Negara!

Bisnis | Kamis, 06 November 2025 | 20:41 WIB

Presiden Prabowo Guyur KAI Rp5 T, Menperin Agus: Angin Segar Industri Nasional!

Presiden Prabowo Guyur KAI Rp5 T, Menperin Agus: Angin Segar Industri Nasional!

Bisnis | Kamis, 06 November 2025 | 20:24 WIB

Terkini

Sempat Lumpuh Diterjang Banjir, Jalur PiningLokop Gayo Lues Aceh Akhirnya Bisa Dilalui

Sempat Lumpuh Diterjang Banjir, Jalur PiningLokop Gayo Lues Aceh Akhirnya Bisa Dilalui

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Review Buku Hidden Figures: Saat Kecerdasan Tidak Mengenal Ras dan Gender

Review Buku Hidden Figures: Saat Kecerdasan Tidak Mengenal Ras dan Gender

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai, Dedi Congor Dicegah ke Luar Negeri!

Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai, Dedi Congor Dicegah ke Luar Negeri!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:43 WIB

Menteri Wihaji: Mau Memperbaiki Negara? Perbaiki Dulu Keluarganya

Menteri Wihaji: Mau Memperbaiki Negara? Perbaiki Dulu Keluarganya

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:39 WIB

Pemerintah Mau Bangun Kawasan Industri di Pulau Kecil Maluku

Pemerintah Mau Bangun Kawasan Industri di Pulau Kecil Maluku

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:36 WIB

Tambang Emas Nabire: Izin Dicabut, Konsesi Diserahkan ke Antam, Nasib Warga Bagaimana?

Tambang Emas Nabire: Izin Dicabut, Konsesi Diserahkan ke Antam, Nasib Warga Bagaimana?

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:32 WIB

Park Ju Hyun Resmi Gabung Film Prekuel Inside Men, Gantikan Yeonwoo

Park Ju Hyun Resmi Gabung Film Prekuel Inside Men, Gantikan Yeonwoo

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:30 WIB

Perkuat Ekosistem Pendidikan Digital, Metranet dan Jayantara Jalin Kerja Sama Strategis

Perkuat Ekosistem Pendidikan Digital, Metranet dan Jayantara Jalin Kerja Sama Strategis

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:27 WIB

Refleksi Mariposa 2: Belajar Mengerti Komitmen & Kedewasaan dalam Asmara

Refleksi Mariposa 2: Belajar Mengerti Komitmen & Kedewasaan dalam Asmara

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:20 WIB

IMF: Kekayaan Vietnam Lampaui Indonesia Tahun Ini Berkat Pembangunan Infrastruktur

IMF: Kekayaan Vietnam Lampaui Indonesia Tahun Ini Berkat Pembangunan Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:17 WIB

×