Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Bisnis Properti di Negara Tetangga Tertekan, Fenomena Pajak Bisa Jadi Pelajaran

M Nurhadi

Kamis, 11 Desember 2025 | 20:30 WIB
Bisnis Properti di Negara Tetangga Tertekan, Fenomena Pajak Bisa Jadi Pelajaran
Sebagai Ilustrasi - One Global Capital [Ist/Suara.com]
baca 10 detik
  • Pasar properti residensial Australia mengalami penurunan minat investor asing dan kenaikan pajak properti sejak akhir 2024.
  • Berbeda dengan Australia, prospek properti Indonesia diprediksi cerah 2022-2025 didukung ekonomi stabil dan bonus demografi.
  • One Global Capital (OGC) bertransformasi menjadi platform manajemen investasi dan berencana ekspansi ke Indonesia setelah Australia.

Suara.com - Tekanan terhadap bisnis properti ternyata tidak hanya terjadi di Asia Tekanan pasar properti residensial juga Australia, terutama akibat menurunnya minat investor asing dari China dan kenaikan pajak properti bagi warga asing.

Dikutip dari The Guardian, permintaan properti di Australia menunjukkan tren menurun sejak akhir 2024 hingga 2025, ditandai penurunan harga di kota-kota besar seperti Sydney dan Melbourne, penurunan izin bangunan, serta peningkatan kesulitan keterjangkauan bagi pembeli, meskipun pasar regional kadang lebih stabil.

Penyebabnya antara lain kenaikan suku bunga, kurangnya pasokan kredit, dan tantangan ekonomi, yang berujung pada ketidakpuasan publik terhadap krisis perumahan, terutama bagi kaum muda.

Beruntung, tren ini tidak terjadi di Indonesia. Prospek bisnis properti Indonesia 2022-2025 umumnya cerah dan positif, didorong pertumbuhan ekonomi stabil, insentif pajak pemerintah (PPN DTP), kebijakan moneter longgar, dan bonus demografi Gen Z/Milenial yang melek teknologi, mendorong permintaan hunian strategis, multifungsi, hijau, dan rumah tapak, meskipun sektor perkantoran masih butuh pemulihan.

Properti strategis di kota penyangga Jakarta (Jabodetabek), Bandung, Surabaya, serta inovasi smart home dan green living menjadi tren utama.

Akibat tekanan sektor properti di Australia tersebut, sebagian besar pengembang melakukan konsolidasi, One Global Capital (OGC) memperluas skala usaha dan mempercepat akuisisi di koridor pertumbuhan dinamis Sydney, seperti Chatswood dan Macquarie Park.

Langkah strategis OGC terbaru adalah perolehan lisensi AFSL Wholesale penuh. Lisensi ini mentransformasi OGC dari pengembang properti menjadi platform manajemen dana dan investasi real estat internasional, memungkinkannya mengelola modal dari investor beraset tinggi (high-net-worth) dan institusi dengan struktur investasi yang lebih canggih.

Transformasi ini secara signifikan memperluas jangkauan investor OGC, termasuk ke Indonesia, yang diidentifikasi sebagai salah satu pasar dengan pertumbuhan kelas menengah-atas tercepat di Asia.

Strategi counter-cyclical OGC terbukti berhasil pada proyek unggulannya, Eastlakes One Global Gallery. Nilai aset proyek ritel komersial ini melonjak 69,2% dari AUD19,5 juta (September 2024) menjadi lebih dari AUD33 juta (Oktober 2025), didukung oleh pendapatan sewa yang kuat.

baca juga

Iwan Sunito menyatakan bahwa pertumbuhan ekuitas bahkan menembus 130% dalam satu tahun pertama.

Proyeksi ekspansi OGC selanjutnya mencakup pengembangan hotel keempat di Macquarie Park menggunakan teknologi Robotic Volumetric Modular Construction.

Hotel ini direncanakan mulai dibangun Juli 2026 dan menjadi penanda dimulainya platform hotel modular global perusahaan.

Iwan Sunito menegaskan bahwa setelah mengamankan dua proyek besar berikutnya di Australia, Indonesia akan menjadi babak ekspansi selanjutnya. Platform hotel modular OGC dirancang untuk ekspansi global, dengan Indonesia dipersiapkan sebagai salah satu pasar pertama yang akan dimasuki.

Peluang Investasi Bagi Investor Indonesia

Menurut Ricky Tarore, Director Office Services Savills Indonesia, Sydney tetap menjadi destinasi investasi yang aman dan strategis bagi investor Indonesia berkat stabilitas politik, sistem hukum, dan transparansi regulasi. Kombinasi diversifikasi global, potensi pertumbuhan nilai aset, dan stabilitas pendapatan sewa properti di Sydney dinilai ideal untuk memperkuat ketahanan portofolio.

Samuel Sunito, Director of Fund OGC, menambahkan bahwa OGC menawarkan platform yang memberi akses kepada investor ritel untuk berpartisipasi dalam peluang investasi setingkat wholesale. Dengan rencana IPO pada 2031, OGC berupaya membuka akses platformnya ke basis investor yang lebih luas.

Namun, Savills menekankan bahwa investor Indonesia memerlukan pendekatan yang terukur, kriteria seleksi proyek yang matang, serta struktur investasi dengan governance dan proteksi hukum yang kuat untuk memaksimalkan potensi pasar Australia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tren Kota Mandiri Menguat, Bisnis Properti Dianggap Masih Stabil

Tren Kota Mandiri Menguat, Bisnis Properti Dianggap Masih Stabil

Bisnis | Kamis, 11 Desember 2025 | 11:47 WIB

Australia Berlakukan Larangan Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun

Australia Berlakukan Larangan Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun

Tekno | Rabu, 10 Desember 2025 | 13:24 WIB

Greenwoods Bidik 4 Proyek Hunian Baru di Tahun 2026

Greenwoods Bidik 4 Proyek Hunian Baru di Tahun 2026

Bisnis | Selasa, 02 Desember 2025 | 12:50 WIB

Terkini

Karir Pekerja Terancam AI? Ini Kunci Agar Tetap Relevan di Masa Depan

Karir Pekerja Terancam AI? Ini Kunci Agar Tetap Relevan di Masa Depan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:21 WIB

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:05 WIB

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05 WIB

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:51 WIB

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:20 WIB

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:16 WIB

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:25 WIB

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:34 WIB

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:39 WIB

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:23 WIB