Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Modus Fake BTS: Celah Keamanan 2G Dimanfaatkan untuk Serangan Phishing

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Selasa, 16 Desember 2025 | 14:00 WIB
Modus Fake BTS: Celah Keamanan 2G Dimanfaatkan untuk Serangan Phishing
Ilustrasi phishing (Freepik)

Suara.com - Penipuan digital melalui SMS masih menjadi ancaman serius bagi masyarakat. Salah satu modus yang belakangan kembali marak adalah penggunaan fake Base Transceiver Station (BTS), yakni perangkat pemancar sinyal palsu yang meniru BTS resmi milik operator seluler. Dengan cara ini, pelaku dapat menyebarkan pesan penipuan secara massal tanpa melalui sistem resmi penyedia layanan.

Ketua Komisi Komunikasi dan Edukasi Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN), Heru Sutadi, menilai maraknya kejahatan fake BTS tidak terlepas dari mudahnya akses terhadap perangkat tersebut. Menurutnya, alat yang digunakan pelaku relatif murah, mudah dirakit, dan dapat dioperasikan secara mobile, sehingga sulit dilacak aparat maupun operator seluler.

Selain faktor teknis, Heru juga menyoroti lemahnya regulasi dan pengawasan terhadap penyebaran sinyal palsu. Pelaku biasanya berpindah-pindah lokasi, bahkan beroperasi dari dalam kendaraan, sehingga keberadaan BTS palsu hanya terdeteksi dalam waktu singkat. Minimnya edukasi publik turut memperbesar risiko, karena banyak korban masih mudah percaya pada SMS yang tampak resmi meski tanpa verifikasi.

Dalam praktiknya, pelaku memanfaatkan BTS palsu untuk mengirim SMS phishing yang berisi tautan berbahaya. Pesan tersebut sering menggunakan sender ID yang menyerupai nama bank, perusahaan logistik, atau penyedia layanan digital. Modus ini dirancang untuk menciptakan kepanikan, misalnya dengan klaim akun diblokir, transaksi mencurigakan, atau hadiah yang harus segera diklaim. Saat korban mengklik tautan dan memasukkan data pribadi, pelaku dapat mencuri informasi sensitif, termasuk kode one time password (OTP), hingga menguras rekening.

Pakar keamanan siber dari Vaksincom, Alfons Tanujaya, menjelaskan bahwa modus fake BTS umumnya memanfaatkan jaringan 2G yang masih digunakan sebagai jalur pengiriman SMS. Pelaku memasang perangkat BTS palsu yang memancarkan sinyal sangat kuat dalam radius sekitar 500 hingga 1.000 meter, sehingga ponsel di sekitarnya otomatis terhubung ke jaringan tersebut.

“Ketika ponsel terkunci ke sinyal palsu, pelaku menjadi perantara antara ponsel korban dan BTS asli. Dari situ, mereka bisa menyadap dan mengirim SMS seolah-olah berasal dari pihak resmi,” jelas Alfons.

Ia menegaskan, meski fake BTS juga bisa memanfaatkan jaringan lain, 2G tetap menjadi target utama karena keamanannya paling lemah dan SMS lebih mudah disadap.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) turut menegaskan bahwa penipuan ini tidak berkaitan dengan peretasan sistem bank atau lembaga keuangan. Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan OJK, Friderica Widyasari Dewi, menyatakan bahwa SMS palsu tersebut sepenuhnya dikirim oleh pelaku melalui BTS palsu dengan teknik penyamaran identitas pengirim (masking).

“Ini bukan SMS bank yang dibelokkan. Pelaku memang menyebarkan SMS palsu langsung ke masyarakat menggunakan BTS palsu, dan ini sangat berbahaya,” ujarnya.

baca juga

Kiki, sapaan Friderica, menambahkan bahwa masih beroperasinya jaringan 2G di sejumlah wilayah menjadi celah yang dimanfaatkan pelaku. Oleh karena itu, OJK mendorong industri perbankan untuk mengurangi ketergantungan pada SMS sebagai sarana komunikasi dengan nasabah, terutama untuk notifikasi penting. Perbankan diharapkan beralih ke kanal yang lebih aman, seperti aplikasi mobile banking atau notifikasi berbasis internet.

Sebagai langkah pencegahan, masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya pada SMS bernada mendesak, meskipun menggunakan nama perusahaan resmi. Nasabah disarankan untuk tidak mengklik tautan apa pun, tidak membagikan data pribadi atau OTP, serta segera menghubungi pihak bank melalui saluran resmi apabila menerima pesan atau panggilan yang mencurigakan.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pegiat Fintech Didorong Saling Kerja Sama Demi Sehatkan Ekosistem Keuangan Digital

Pegiat Fintech Didorong Saling Kerja Sama Demi Sehatkan Ekosistem Keuangan Digital

Bisnis | Selasa, 16 Desember 2025 | 09:21 WIB

BNI Raih Apresiasi Kementerian UMKM Dorong Pelaku Usaha Tembus Pasar Global

BNI Raih Apresiasi Kementerian UMKM Dorong Pelaku Usaha Tembus Pasar Global

News | Sabtu, 13 Desember 2025 | 20:16 WIB

Transformasi Digital BRI Didukung Infrastruktur Satelit BRIsat

Transformasi Digital BRI Didukung Infrastruktur Satelit BRIsat

Bisnis | Kamis, 11 Desember 2025 | 16:44 WIB

Pemprov Sumut Hadirkan Fast Track Young Preneur 2025, 1.700 Pelaku UMKM Didorong Naik Kelas

Pemprov Sumut Hadirkan Fast Track Young Preneur 2025, 1.700 Pelaku UMKM Didorong Naik Kelas

News | Kamis, 11 Desember 2025 | 14:01 WIB

Partisipasi di TEI 2025, UMKM Binaan BCA Kantongi Potensi Ekspor Rp110,9 Miliar

Partisipasi di TEI 2025, UMKM Binaan BCA Kantongi Potensi Ekspor Rp110,9 Miliar

Bisnis | Rabu, 10 Desember 2025 | 10:00 WIB

BCA Syariah WEpreneur Summit 2025: Dukung UMKM Perempuan Berdaya, Tumbuh, dan Memimpin

BCA Syariah WEpreneur Summit 2025: Dukung UMKM Perempuan Berdaya, Tumbuh, dan Memimpin

Bisnis | Senin, 08 Desember 2025 | 19:00 WIB

Terkini

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:56 WIB

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:38 WIB

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:06 WIB

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:39 WIB

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:11 WIB

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×