Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

GGRP Resmi Jadi Emiten Modal Asing, Harga Sahamnya Meroket

M Nurhadi

Rabu, 17 Desember 2025 | 12:29 WIB
GGRP Resmi Jadi Emiten Modal Asing, Harga Sahamnya Meroket
GGRP
  • PT Gunung Raja Paksi Tbk (GGRP) berubah status dari PMDN menjadi PMA setelah akuisisi oleh entitas asing.
  • Akuisisi terjadi 5 Juni 2024 ketika PT Apollo Visintama Putra membeli saham dari pemegang saham lama.
  • Perubahan status ini berdampak positif pada saham GGRP yang menguat 8,33% pada perdagangan Rabu.

Suara.com - Emiten industri baja nasional, PT Gunung Raja Paksi Tbk (GGRP), mengumumkan perubahan status hukum perusahaan sebagai tindak lanjut dari aksi akuisisi yang dilakukan oleh entitas asing, PT Apollo Visintama Putra.

Melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), emiten ini beralih dari Perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) menjadi Perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA).

Langkah administratif ini diambil berdasarkan rekomendasi Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) guna menyelaraskan data perseroan pada sistem Administrasi Badan Hukum Umum Kemenkumham serta sistem Online Single Submission (OSS) milik Kementerian Investasi.

Kronologi Akuisisi dan Struktur Kepemilikan

Masuknya modal asing ke dalam struktur GGRP bermula dari transaksi di pasar negosiasi pada 5 Juni 2024. Saat itu, PT Apollo Visintama Putra membeli saham dari pemegang saham lama, Limiwaty Lie, dengan skema free of payment.

Berdasarkan laporan registrasi pemegang efek per 30 November 2025, posisi PT Apollo Visintama Putra kini adalah sebagai berikut:

Status: Pemegang saham pengendali sekaligus afiliasi.

Jumlah Kepemilikan: Menguasai 2,85 miliar lembar saham.

Porsi Saham: Setara dengan 23,53% dari total modal ditempatkan dan disetor perseroan.

Presiden Direktur Gunung Raja Paksi, Siti Humayah, menegaskan bahwa penyesuaian jenis perseroan menjadi PMA merupakan konsekuensi logis karena PT Apollo Visintama Putra selaku pemegang saham utama berstatus sebagai perusahaan permodalan asing.

Dampak Operasional dan Kinerja Saham

Manajemen GGRP memastikan bahwa perubahan identitas perusahaan ini merupakan fakta material yang tidak memberikan dampak negatif terhadap kelangsungan usaha perseroan.

Hingga saat ini, GGRP tetap fokus menjalankan bisnis intinya di sektor barang baku, khususnya industri besi dan baja.

Merespons kabar ini, pergerakan saham GGRP di lantai bursa menunjukkan tren positif. Pada perdagangan Rabu (16/12/2025) pukul 15.39 WIB:

Harga Saham: Menguat 8,33% ke level Rp286 per lembar.

Kapitalisasi Pasar: Tercatat berada di kisaran Rp3,24 triliun hingga Rp3,44 triliun.

Volume Perdagangan: Mencapai 996.300 lembar saham.

Sementara saat artikel ini ditulis, saham GGRP berada di kisaran 350.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beli Saham BBRI Tahun 2003, Sekarang Asetmu Naik 48 Kali Lipat!

Beli Saham BBRI Tahun 2003, Sekarang Asetmu Naik 48 Kali Lipat!

Bisnis | Rabu, 17 Desember 2025 | 11:35 WIB

Resmi Melantai di Bursa, Saham Superbank Melambung Tinggi

Resmi Melantai di Bursa, Saham Superbank Melambung Tinggi

Bisnis | Rabu, 17 Desember 2025 | 10:37 WIB

IHSG Meroket di Level 8.700 Rabu Pagi, Saham SUPA ARA

IHSG Meroket di Level 8.700 Rabu Pagi, Saham SUPA ARA

Bisnis | Rabu, 17 Desember 2025 | 09:19 WIB

Terkini

Bank Mandiri Gelar Mandiri Jogja Marathon 2026 dan Program Mandiri Sahabat Desa di 28 Desa

Bank Mandiri Gelar Mandiri Jogja Marathon 2026 dan Program Mandiri Sahabat Desa di 28 Desa

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 16:06 WIB

Revisi UU Hak Cipta Bikin Biaya Operasional Usaha Makin Mahal? Ini Kata Pakar

Revisi UU Hak Cipta Bikin Biaya Operasional Usaha Makin Mahal? Ini Kata Pakar

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 16:00 WIB

BSI Catat DPK Rp382 Triliun, Percepat Ekspansi Global Lewat Dubai dan Siapkan Cabang di Arab Saudi

BSI Catat DPK Rp382 Triliun, Percepat Ekspansi Global Lewat Dubai dan Siapkan Cabang di Arab Saudi

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 13:59 WIB

BRI Perkuat Digitalisasi, BRILink Agen Berpeluang Dapat Emas Gratis

BRI Perkuat Digitalisasi, BRILink Agen Berpeluang Dapat Emas Gratis

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:38 WIB

Nasib Dana Investor DSI Terjawab, OJK dan LPSK Kawal Restitusi Ribuan Korban

Nasib Dana Investor DSI Terjawab, OJK dan LPSK Kawal Restitusi Ribuan Korban

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:25 WIB

IMF Peringatkan Risiko Ekonomi Negara Berkembang di Asia

IMF Peringatkan Risiko Ekonomi Negara Berkembang di Asia

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:56 WIB

Pengguna Livin by Mandiri Tembus 40,3 Juta, Transaksi Digital Capai Rp2.083 Triliun hingga Mei 2026

Pengguna Livin by Mandiri Tembus 40,3 Juta, Transaksi Digital Capai Rp2.083 Triliun hingga Mei 2026

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:36 WIB

Rupiah Menuju Rp17.500, Pengamat: Sentimen Positif Pengetatan Anggaran MBG dan KDMP

Rupiah Menuju Rp17.500, Pengamat: Sentimen Positif Pengetatan Anggaran MBG dan KDMP

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:17 WIB

Bahlil Ajukan Anggaran Rp 27,33 Triliun untuk ESDM, Disebut untuk Jaringan Gas Warga

Bahlil Ajukan Anggaran Rp 27,33 Triliun untuk ESDM, Disebut untuk Jaringan Gas Warga

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:00 WIB

Emiten WINE Tebar Dividen Rp3,5 per Saham, Bidik Pertumbuhan Pendapatan Lima Persen pada 2026

Emiten WINE Tebar Dividen Rp3,5 per Saham, Bidik Pertumbuhan Pendapatan Lima Persen pada 2026

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 08:32 WIB