Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Harga Pangan 18 Desember: Beras, Bawang, Cabai, Daging Ayam dan Migor Turun

M Nurhadi, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 18 Desember 2025 | 11:52 WIB
Harga Pangan 18 Desember: Beras, Bawang, Cabai, Daging Ayam dan Migor Turun
Ilustrasi
baca 10 detik
  • Pada Kamis (18/12/2025), Badan Pangan Nasional mencatat tren penurunan harga yang merata pada mayoritas komoditas pangan nasional.
  • Komoditas bumbu dapur seperti cabai mengalami penurunan harga paling signifikan, diikuti oleh duo bawang yang ikut melemah.
  • Harga beras di berbagai tingkatan, protein hewani, serta minyak goreng juga menunjukkan koreksi harga.

Suara.com - Harga pangan nasional pada Kamis (18/12/2025) menunjukkan tren penurunan yang cukup merata. Berdasarkan data terbaru yang dirilis oleh Badan Pangan Nasional (BPN), mayoritas komoditas bahan pokok mengalami koreksi harga yang cukup signifikan di tingkat pasar tradisional maupun ritel.

Komoditas Cabai Mengalami Penurunan Terdalam

Sektor bumbu dapur, khususnya kelompok cabai, menjadi penyumbang penurunan harga yang paling drastis pada perdagangan hari ini. Cabai merah besar, yang sering menjadi tolok ukur inflasi pangan, mencatatkan penurunan hingga 7,96 persen.

Saat ini, harga rata-rata nasional untuk komoditas tersebut berada di level Rp49.829 per kilogram, atau menyusut sebesar Rp4.312 dibandingkan hari sebelumnya.

Kondisi serupa juga terjadi pada cabai rawit merah yang sangat diminati masyarakat. Harga cabai rawit merah terkoreksi sebesar Rp3.253 atau setara dengan 4,54 persen, sehingga kini diperdagangkan di kisaran Rp68.421 per kilogram.

Sementara itu, varian cabai merah keriting juga ikut melandai ke angka Rp59.393 per kilogram, mengalami penurunan sebesar Rp1.339 atau sekitar 2,2 persen. 

Bawang Merah dan Putih Murah

Tidak hanya cabai, duo bawang yang menjadi kebutuhan dasar dapur juga menunjukkan tren pelemahan harga. Bawang merah mencatatkan penurunan yang cukup impresif, yakni sebesar 4,69 persen atau turun Rp2.285. Kini, konsumen dapat membeli bawang merah dengan harga rata-rata Rp46.435 per kilogram.

Di sisi lain, bawang putih jenis bonggol juga mengalami koreksi harga meski tidak sedalam bawang merah. Harga bawang putih turun sebesar Rp912 atau sekitar 2,39 persen, menempatkan komoditas ini di level Rp37.176 per kilogram.

baca juga

Harga Beras di Seluruh Lini

Sebagai makanan pokok utama, pergerakan harga beras menjadi fokus penting pemerintah dan masyarakat. Pada Kamis pagi ini, harga beras terpantau bergerak turun secara konsisten di semua kelas.

Beras kualitas medium kini dibanderol seharga Rp13.517 per kilogram, mengalami penurunan tipis sebesar 0,31 persen.

Untuk kelas yang lebih tinggi, beras premium juga terkoreksi menjadi Rp15.488 per kilogram, turun sebesar Rp83 atau 0,54 persen.

Sementara itu, beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dari Bulog dipatok pada harga Rp12.408 per kilogram setelah mengalami penurunan sebesar Rp58. Melandainya harga beras di berbagai tingkatan ini memberikan jaminan akses pangan yang lebih terjangkau bagi masyarakat menengah ke bawah.

Harga Protein Hewani: Daging Sapi dan Ayam Ras Melandai

Beralih ke sektor protein hewani, harga daging sapi murni di pasar nasional terpantau mengalami penurunan tipis. Saat ini, daging sapi segar dijual di angka Rp135.029 per kilogram, turun Rp282 atau setara 0,21 persen. Meskipun tipis, penurunan ini menunjukkan adanya stabilitas pasokan di tingkat rumah potong hewan.

Untuk komoditas daging ayam ras, harga juga mengalami penurunan sebesar 0,37 persen menjadi Rp39.843 per kilogram. Penurunan ini diikuti oleh harga telur ayam ras yang ikut melemah ke level Rp31.421 per kilogram, atau turun sekitar 0,81 persen berdasarkan pantauan data BPN.

Harga Ikan dan Minyak Goreng

Sektor perikanan memberikan gambaran harga yang variatif. Ikan tongkol dan ikan bandeng kompak mengalami penurunan harga yang masing-masing berada di level Rp35.787 dan Rp35.541 per kilogram.

Namun, anomali terjadi pada ikan kembung yang justru mencatatkan kenaikan harga sebesar 1,61 persen, sehingga kini dijual di harga Rp43.903 per kilogram.

Di kategori kebutuhan memasak, harga minyak goreng terpantau kompak turun. Minyak goreng kemasan kini berada di angka Rp20.861 per liter, sementara minyak goreng curah dibanderol seharga Rp17.579 per liter.

Produk subsidi pemerintah, Minyakita, juga menunjukkan penurunan harga yang cukup baik sebesar 1,2 persen, sehingga kini berada di level Rp17.398 per liter.

Gula, Terigu, dan Garam Konsumsi

Menutup daftar harga pangan hari ini, komoditas gula konsumsi tercatat turun menjadi Rp18.014 per kilogram. Untuk bahan olahan seperti tepung terigu kemasan, harganya melandai ke level Rp12.881 per kilogram.

Namun, tepung terigu curah mencatatkan kenaikan sangat tipis sebesar Rp6 menjadi Rp9.734 per kilogram. Terakhir, harga garam konsumsi juga ikut mendingin dengan penurunan 0,90 persen ke level Rp11.459 per kilogram.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Pangan Bergerak Turun Hari Ini, Cabai hingga Beras Ikut Melunak

Harga Pangan Bergerak Turun Hari Ini, Cabai hingga Beras Ikut Melunak

Bisnis | Rabu, 17 Desember 2025 | 11:38 WIB

Aturan Baru, 35 Persen MinyaKita Didistribusikan dari BUMN

Aturan Baru, 35 Persen MinyaKita Didistribusikan dari BUMN

Bisnis | Selasa, 16 Desember 2025 | 17:18 WIB

Harga Cabai Rawit Merah Mulai Turun, Dibanderol Rp 70.000 per Kg

Harga Cabai Rawit Merah Mulai Turun, Dibanderol Rp 70.000 per Kg

Bisnis | Senin, 15 Desember 2025 | 11:07 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×