Rupiah Menguat ke Level Rp18.115/USD Rabu Pagi, Ini Pemicunya

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Rabu, 04 November 2026 | 09:42 WIB
Rupiah Menguat ke Level Rp18.115/USD Rabu Pagi, Ini Pemicunya
Nilai Tukar rupiah mulai menguat. [Antara]
baca 10 detik
  • Nilai tukar rupiah menguat 45 poin ke level Rp18.115 per dolar AS pada perdagangan Rabu, 4 November 2026.
  • Penguatan rupiah dipicu oleh penurunan indeks dolar Amerika Serikat serta merosotnya harga minyak dunia akibat sentimen eksternal.
  • Analis memproyeksikan penguatan rupiah akan tetap terbatas karena tertekan oleh kondisi pasar ekuitas domestik yang masih lemah.

Suara.com - Nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada awl perdagangan Rabu, 4 November 2026. Mata uang Garuda menguat di tengah pelemahan indeks dolar AS dan penurunan harga minyak dunia.

Mengacu pada data Bloomberg, rupiah menguat 45 poin atau 0,25 persen ke level Rp18.115 per dolar AS, dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp18.160 per dolar AS.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengungkapkan penguatan rupiah dipengaruhi sentimen eksternal, terutama pelemahan dolar AS dan harga minyak mentah dunia.

"Rupiah diperkirakan menguat terhadap dolar AS di tengah penurunan harga minyak mentah dunia oleh harapan damai di Timur Tengah, dan penurunan pada indeks dolar AS oleh antisipasi hasil pemilu paruh waktu di AS," ujarnya saat dihubungi Suara.com.

Nilai tukar rupiah melemah pada Selasa (5/5/2026), ketika BPS baru saja mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,61 persen. [Antara]
Nilai Tukar rupiah mulai menguat. [Antara]

Meski demikian, Lukman memproyeksikan penguatan rupiah diperkirakan masih terbatas. Pasalnya, kondisi pasar ekuitas domestik yang masih lemah berpotensi memberikan tekanan terhadap pergerakan mata uang Garuda hingga penutupan perdagangan.

"Penguatan diperkirakan terbatas di tengah sentimen yang masih lemah di pasar ekuitas domestik. Range Rp18.050 sampai Rp18.200," jelasnya.

Mayoritas Mata Uang Asia Menguat

Sementara itu, mayoritas mata uang Asia juga bergerak menguat terhadap dolar AS pada perdagangan pagi ini.

Yen Jepang mencatat penguatan terbesar sebesar 0,65 persen. Disusul won Korea Selatan yang menguat 0,53 persen dan baht Thailand naik 0,19 persen.

baca juga

Selanjutnya, dolar Singapura menguat 0,16 persen dan ringgit Malaysia naik 0,13 persen. Dolar Hong Kong turut menguat 0,02 persen, sedangkan peso Filipina naik tipis 0,003 persen.

Di sisi lain, yuan China dan dolar Taiwan justru melemah terhadap dolar AS. Masing-masing tercatat turun 0,11 persen dan 0,13 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Tertekan ke Rp18.145 per Dolar AS, BI Ungkap Tiga Biang Kerok Utamanya

Rupiah Tertekan ke Rp18.145 per Dolar AS, BI Ungkap Tiga Biang Kerok Utamanya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 07:55 WIB

Modal Asing Masih Kabur, Rupiah Ditutup Ambruk ke Level Rp18.160/USD

Modal Asing Masih Kabur, Rupiah Ditutup Ambruk ke Level Rp18.160/USD

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 16:17 WIB

Rupiah Menguat Tipis Pagi Ini, Analis Malah Waspada

Rupiah Menguat Tipis Pagi Ini, Analis Malah Waspada

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 10:04 WIB

Terkini

Rupiah Menguat ke Level Rp18.115/USD Rabu Pagi, Ini Pemicunya

Rupiah Menguat ke Level Rp18.115/USD Rabu Pagi, Ini Pemicunya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 09:42 WIB

Jangan Main Tarik Ulur! Prabowo Didesak Ungkap Aktor di Balik Kasus Penyadapan

Jangan Main Tarik Ulur! Prabowo Didesak Ungkap Aktor di Balik Kasus Penyadapan

News | Rabu, 04 November 2026 | 09:36 WIB

Australia Belum Menyerah Kejar Mathew Baker, Regulasi FIFA Buka Peluang Tinggalkan Timnas Indonesia

Australia Belum Menyerah Kejar Mathew Baker, Regulasi FIFA Buka Peluang Tinggalkan Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 04 November 2026 | 09:36 WIB

Uang Pajak Kita ke Mana? Transparansi yang Masih Bikin Bingung

Uang Pajak Kita ke Mana? Transparansi yang Masih Bikin Bingung

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 09:36 WIB

7 Cara Mengatasi Memori Internal HP Penuh karena File WhatsApp Menumpuk

7 Cara Mengatasi Memori Internal HP Penuh karena File WhatsApp Menumpuk

Tekno | Rabu, 04 November 2026 | 09:32 WIB

Nasib 7 Masyarakat Adat Sulawesi Tengah di Ujung Verifikasi

Nasib 7 Masyarakat Adat Sulawesi Tengah di Ujung Verifikasi

Sulsel | Rabu, 04 November 2026 | 09:32 WIB

Batu Bara RI Rp75 T, CORE Indonesia: Cuan Dagangnya Diduga Nyangkut di Singapura

Batu Bara RI Rp75 T, CORE Indonesia: Cuan Dagangnya Diduga Nyangkut di Singapura

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 09:28 WIB

IHSG Semakin Terpuruk Rabu Pagi ke Level 4.800

IHSG Semakin Terpuruk Rabu Pagi ke Level 4.800

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 09:20 WIB

Profil Ahrie Sonta dan Eko Hadi Santoso, Dua Jenderal Polisi yang Ikut Ditahan Bersama Listyo Sigit

Profil Ahrie Sonta dan Eko Hadi Santoso, Dua Jenderal Polisi yang Ikut Ditahan Bersama Listyo Sigit

News | Rabu, 04 November 2026 | 09:18 WIB

BI Sebut Intervensi Pasar Terus Berlanjut, Ini Rincian Strateginya

BI Sebut Intervensi Pasar Terus Berlanjut, Ini Rincian Strateginya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 09:14 WIB

×