Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

BUMI Borong Saham Australia, Ini Alasan di Balik Akuisisi Jubilee Metals

M Nurhadi | Suara.com

Minggu, 21 Desember 2025 | 15:24 WIB
BUMI Borong Saham Australia, Ini Alasan di Balik Akuisisi Jubilee Metals
PT Bumi Resources Tbk
  • PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mengakuisisi saham baru Jubilee Metals Limited senilai Rp346,93 miliar pada 18 Desember 2025.
  • Akuisisi ini memberikan BUMI kepemilikan mayoritas 64,98% di JML sebagai bagian dari diversifikasi bisnis.
  • Investor memprediksi BUMI berpotensi masuk MSCI Indonesia Index Februari 2026 karena likuiditas dan dana asing.

Suara.com - Raksasa pertambangan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) baru saja merampungkan aksi korporasi penting dalam rangka transformasi bisnisnya.

BUMI secara resmi menuntaskan proses akuisisi terhadap 3,31 juta lembar saham baru yang diterbitkan oleh perusahaan asal Australia Barat, Jubilee Metals Limited (JML).

Nilai investasi yang digelontorkan BUMI dalam transaksi ini mencapai Rp346,93 miliar atau setara dengan AU$31,47 juta.

Dengan rampungnya transaksi pada 18 Desember 2025 tersebut, BUMI kini memegang kendali mayoritas dengan porsi kepemilikan sebesar 64,98% di tubuh JML.

Direktur BUMI, RA Sri Dharmayanti, menegaskan bahwa pengambilalihan JML merupakan bagian integral dari peta jalan transformasi perusahaan.

Langkah ini menjadi bukti nyata keseriusan BUMI dalam melakukan diversifikasi portofolio bisnis agar tidak lagi hanya bergantung pada komoditas batubara.

"Langkah strategis ini selaras dengan rencana jangka panjang perusahaan untuk menciptakan nilai tambah yang lebih besar bagi para pemegang saham," jelas Sri Dharmayanti. Ia menambahkan bahwa ekspansi ke sektor mineral melalui JML diharapkan mampu memberikan kontribusi positif terhadap stabilitas dan pertumbuhan kinerja operasional perseroan di masa depan.

Di sisi lain, performa saham BUMI di lantai bursa kian mencuri perhatian para pelaku pasar modal.

Hendra Wardana, Analis Pasar Modal sekaligus pendiri Republik Investor, mencermati adanya ekspektasi besar mengenai potensi masuknya BUMI ke dalam daftar MSCI Indonesia Index pada Februari 2026 mendatang.

Menurut Hendra, peluang tersebut didasarkan pada perhitungan kapitalisasi pasar berbasis free float yang menjadi kriteria utama penilaian MSCI.

Struktur kepemilikan publik yang semakin sehat dan likuiditas transaksi yang melonjak dalam beberapa bulan terakhir menjadi landasan kuat bagi BUMI untuk "naik kelas" ke panggung investasi global.

Indikasi BUMI mulai dilirik sebagai aset investasi struktural, bukan sekadar komoditas trading harian, terlihat dari tingginya minat investor mancanegara. Beberapa fakta menarik terkait aktivitas pasar BUMI meliputi:

Net Buy Asing: Tercatat akumulasi beli bersih oleh investor asing mencapai kisaran Rp520 miliar.

Volume Transaksi: Pergerakan saham mencapai angka yang sangat likuid sebesar 1,8 miliar lembar saham.

Sentimen Pasar: Pasar mulai mengantisipasi BUMI sebagai kandidat investasi yang memiliki kelayakan tinggi di mata investor global.dra.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siap-siap, Bank Mandiri Mau Bagikan Dividen Interim Rp 100 per Saham

Siap-siap, Bank Mandiri Mau Bagikan Dividen Interim Rp 100 per Saham

Bisnis | Jum'at, 19 Desember 2025 | 17:53 WIB

IHSG dan Rupiah Kompak Loyo Hari Ini

IHSG dan Rupiah Kompak Loyo Hari Ini

Bisnis | Jum'at, 19 Desember 2025 | 16:58 WIB

Beli Saham di Usia 15 Tahun, Timothy Ronald Jadikan Investasi Self Reward

Beli Saham di Usia 15 Tahun, Timothy Ronald Jadikan Investasi Self Reward

Your Say | Jum'at, 19 Desember 2025 | 17:15 WIB

Terkini

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:07 WIB

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:03 WIB

Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya

Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:52 WIB

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:20 WIB

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:08 WIB

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:00 WIB

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:52 WIB

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:49 WIB

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:20 WIB

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:47 WIB