BNPB: Rumah Korban Bencana Aceh dan Sumatera Dilengkapi Sertifikat Tanah Resmi

M Nurhadi

Rabu, 24 Desember 2025 | 17:16 WIB
BNPB: Rumah Korban Bencana Aceh dan Sumatera Dilengkapi Sertifikat Tanah Resmi
Warga memasangkan bendera putih di depan rumahnya yang rusak pasca bencana hidrometeorologi di Desa Jambak, Kecamatan Pante Ceureumen, Aceh Barat, Aceh, Rabu (17/12/2025). [ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/foc]
baca 10 detik
  • BNPB menjamin Rumah Hunian Tetap (Huntap) bagi korban bencana di tiga provinsi akan disertai sertifikat tanah resmi.
  • Lokasi pembangunan Huntap diprioritaskan pada zona sangat rendah risiko bencana berdasarkan rekomendasi PVMBG.
  • Pembangunan 518 unit Huntap menggunakan pendekatan partisipatif lokal serta mempertimbangkan akses transportasi.

Suara.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan kabar baik bagi para penyintas banjir bandang dan tanah longsor di wilayah Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

Pemerintah memastikan bahwa setiap unit Rumah Hunian Tetap (Huntap) yang dibangun untuk relokasi warga tidak hanya berupa bangunan fisik, tetapi juga akan disertai dengan sertifikat tanah resmi atas nama kepala keluarga.

Langkah ini diambil untuk memberikan jaminan keamanan tempat tinggal serta legalitas hukum yang kuat bagi para warga terdampak yang telah kehilangan rumah mereka akibat bencana alam beberapa waktu lalu.

Ketua Harian Unsur Pengarah BNPB, Ari Lesmana, menegaskan bahwa proses penyediaan hunian ini dilakukan dengan ketelitian tinggi dan tidak dilakukan secara terburu-buru.

Hal ini dikarenakan program relokasi berkaitan erat dengan masa depan para pengungsi.

“Proses penyiapan huntap tidak bisa tergesa-gesa karena menyangkut masa depan warga. Huntap bukan hanya bangunan, tetapi juga harus disertai kejelasan status dan keabsahan tanah,” ungkap Ari dalam siaran daring “Teropong Bencana” di Jakarta, Rabu (24/12/2025), dilansir dari Antara.

Dalam menentukan titik lokasi pembangunan, BNPB bekerja sama ketat dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Prioritas utama adalah memastikan lahan relokasi berada di zona yang memiliki tingkat kerawanan bencana sangat rendah guna menghindari terjadinya bencana serupa di masa depan.

Berdasarkan rekomendasi PVMBG, lokasi terpilih minimal harus dinyatakan aman hingga sekitar 80 persen dari potensi ancaman bencana tahunan.

baca juga

BNPB secara tegas menghindari area lereng bukit dengan risiko tinggi, sempadan sungai, serta kawasan yang memiliki riwayat banjir berulang.

Sebagai contoh, di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, pemerintah daerah telah mengusulkan sejumlah lahan potensial. Lahan-lahan tersebut kini tengah diproses melalui mekanisme lintas kementerian untuk divalidasi kelayakannya sebelum konstruksi dimulai.

Berbeda dengan proyek pembangunan biasa, BNPB menggunakan pendekatan bottom-up dengan melibatkan struktur pemerintahan lokal mulai dari wali jorong, wali nagari, hingga camat.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan jalur yang menghubungkan Kota Medan di Sumatra Utara menuju Aceh Tamiang di Aceh akan kembali normal besok, Rabu (3/12). (Foto dok. BNPB)
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan jalur yang menghubungkan Kota Medan di Sumatra Utara menuju Aceh Tamiang di Aceh akan kembali normal besok, Rabu (3/12). (Foto dok. BNPB)

Tujuannya adalah agar proses pemindahan warga sesuai dengan kebutuhan sosial dan ekonomi masyarakat setempat.

Berdasarkan hasil kesepakatan dan koordinasi teknis, total sebanyak 518 unit rumah hunian tetap akan segera dibangun. Angka ini sejalan dengan jumlah unit hunian sementara (huntara) yang telah disiapkan sebelumnya.

Di Kabupaten Agam sendiri, sebaran huntara mencakup 16 titik di enam kecamatan, dengan Kecamatan Palembayan menjadi daerah yang menerima dampak kerusakan paling masif.

Ari Lesmana menambahkan bahwa selain aspek legalitas dan keamanan geologi, pemerintah juga mempertimbangkan empat akses krusial bagi warga:

  • Akses Transportasi: Kedekatan dengan jalan raya untuk mobilitas.
  • Layanan Dasar: Akses mudah ke pusat kesehatan dan fasilitas pendidikan.
  • Ekonomi: Keberlangsungan sumber mata pencaharian warga pascarelokasi.
  • Integrasi Sosial: Memastikan warga dapat beradaptasi dengan lingkungan baru.

"Kami ingin memastikan relokasi bukan sekadar memindahkan warga, tetapi memulihkan kehidupan mereka secara bermartabat,” pungkas Ari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Alam, Jaksa Agung Sebut Bencana Sumatra Akibat Alih Fungsi Hutan

Bukan Alam, Jaksa Agung Sebut Bencana Sumatra Akibat Alih Fungsi Hutan

News | Rabu, 24 Desember 2025 | 17:09 WIB

Pengamat Sorot Gebrakan Mendagri di Sumatra, Dinilai Perkuat Penanganan Bencana

Pengamat Sorot Gebrakan Mendagri di Sumatra, Dinilai Perkuat Penanganan Bencana

News | Rabu, 24 Desember 2025 | 16:06 WIB

Rawat Tradisi Lung Tinulung, HS dan Musisi Jogja Galang Donasi untuk Korban Bencana Sumatera

Rawat Tradisi Lung Tinulung, HS dan Musisi Jogja Galang Donasi untuk Korban Bencana Sumatera

News | Rabu, 24 Desember 2025 | 15:56 WIB

Terkini

Rekam Jejak Rustam Lutfullin Wasit Timnas Indonesia vs Singapura: Hati-hati Justin Hubner

Rekam Jejak Rustam Lutfullin Wasit Timnas Indonesia vs Singapura: Hati-hati Justin Hubner

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 19:50 WIB

Menikmati Sore Bareng Ipang Lazuardi di PestaPora 2026

Menikmati Sore Bareng Ipang Lazuardi di PestaPora 2026

Entertainment | Jum'at, 25 September 2026 | 19:48 WIB

Salma Rilis Lagu 'maha benar', Sindiran Keras Buat Netizen Julid dan Si Paling Paham Hidup Orang!

Salma Rilis Lagu 'maha benar', Sindiran Keras Buat Netizen Julid dan Si Paling Paham Hidup Orang!

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 19:47 WIB

Gaya Hidup Deputi II Bakom Timothy Ivan Triyono Disorot, Terseret Dugaan Skandal Rp1,5 Miliar

Gaya Hidup Deputi II Bakom Timothy Ivan Triyono Disorot, Terseret Dugaan Skandal Rp1,5 Miliar

News | Jum'at, 25 September 2026 | 19:38 WIB

Warga Eks Bantaran Rel Pasar Gaplok Ingin Huntara Senen Jadi Tempat Tinggal Tetap

Warga Eks Bantaran Rel Pasar Gaplok Ingin Huntara Senen Jadi Tempat Tinggal Tetap

News | Jum'at, 25 September 2026 | 19:37 WIB

Starting XI Timnas Indonesia vs Singapura: Trisula Lini Depan Romeny, Baker, Vickery

Starting XI Timnas Indonesia vs Singapura: Trisula Lini Depan Romeny, Baker, Vickery

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 19:31 WIB

Korea Selatan Libatkan Warga Lawan Deepfake, Indonesia Bisa Belajar Apa?

Korea Selatan Libatkan Warga Lawan Deepfake, Indonesia Bisa Belajar Apa?

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 19:30 WIB

Cara Dapat Merchandise Eksklusif Pestapora 2026 dari BRI

Cara Dapat Merchandise Eksklusif Pestapora 2026 dari BRI

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 19:10 WIB

Korps Kadet RI di Sekolah: Perlukah Bela Negara Jadi Ekstrakurikuler?

Korps Kadet RI di Sekolah: Perlukah Bela Negara Jadi Ekstrakurikuler?

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 19:10 WIB

Pemerintah Siapkan Teknologi Anyar Pemburu Truk ODOL di Jalan

Pemerintah Siapkan Teknologi Anyar Pemburu Truk ODOL di Jalan

Otomotif | Jum'at, 25 September 2026 | 19:10 WIB

×