Harga Pangan Nasional Kompak Turun Usai Natal, Cabai hingga Bawang Merah Merosot Tajam

Dythia Novianty | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Jum'at, 26 Desember 2025 | 11:59 WIB
Harga Pangan Nasional Kompak Turun Usai Natal, Cabai hingga Bawang Merah Merosot Tajam
Ilustrasi pedagang melintas di Pasar Senen, Jakarta. [Antara/Rivan Awal Lingga/aww]
  • Harga pangan nasional cenderung melemah setelah Natal 2025, berdasarkan data BPN pada 26 Desember 2025.
  • Mayoritas komoditas strategis seperti beras, cabai, dan bawang mengalami penurunan harga signifikan di tingkat nasional.
  • Daging sapi murni dan daging kerbau segar lokal menunjukkan kenaikan harga, berbeda dengan tren pelemahan harga lainnya.

Pada komoditas minyak goreng, minyak goreng kemasan berada di harga Rp20.707 per liter, turun Rp135 atau 0,65 persen.

Minyak goreng curah tercatat Rp17.410 per liter, turun Rp224 atau 1,27 persen, sementara Minyakita dipatok Rp17.273 per liter, melemah Rp230 atau 1,31 persen.

Harga gula konsumsi nasional berada di level Rp17.853 per kilogram, turun Rp116 atau 0,65 persen.

Untuk bahan baku, tepung terigu curah tercatat Rp9.572 per kilogram, turun Rp60 atau 0,62 persen, sedangkan tepung terigu kemasan berada di angka Rp12.750 per kilogram, turun Rp84 atau 0,65 persen.

Dari sektor pangan pakan, harga jagung tingkat peternak tercatat Rp6.818 per kilogram, turun Rp66 atau 0,96 persen.

Sementara kedelai biji kering impor berada di harga Rp10.607 per kilogram, turun Rp93 atau 0,87 persen.

Pergerakan harga juga terjadi pada komoditas daging kerbau. Daging kerbau beku impor tercatat mengalami penurunan cukup dalam ke level Rp103.872 per kilogram, turun Rp2.970 atau 2,78 persen dibandingkan hari sebelumnya.

Sebaliknya, daging kerbau segar lokal justru mengalami kenaikan harga.

Rata-rata nasional berada di angka Rp142.115 per kilogram, naik Rp1.559 atau 1,11 persen, mencerminkan perbedaan dinamika pasokan antara produk impor dan lokal.

Dari sektor perikanan, harga ikan bandeng terpantau turun ke level Rp34.794 per kilogram, terkoreksi Rp1.041 atau 2,90 persen.

Harga ikan tongkol juga melemah meski relatif tipis ke angka Rp35.368 per kilogram, turun Rp69 atau 0,19 persen.

ilustrasi ikan tongkol (Pexels/Dominiquemel16 Ramos)
ilustrasi ikan tongkol (Pexels/Dominiquemel16 Ramos)

Namun demikian, tidak semua komoditas ikan bergerak turun. Ikan kembung justru mencatatkan kenaikan harga ke level Rp44.375 per kilogram, meningkat Rp965 atau 2,22 persen, menjadi salah satu komoditas yang mengalami penguatan harga hari ini.

Sementara itu, pada kelompok bahan pokok lainnya, garam konsumsi tercatat mengalami kenaikan tipis.

Harga rata-rata nasional berada di angka Rp11.455 per kilogram, naik Rp38 atau 0,33 persen dibandingkan hari sebelumnya.

Data Panel Harga Pangan Badan Pangan Nasional menunjukkan pergerakan harga yang bervariasi di berbagai komoditas, dengan kecenderungan mayoritas pangan strategis mengalami penurunan di penghujung tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Pangan Nasional Hari Ini : Cabai-Bawang Kompak Turun

Harga Pangan Nasional Hari Ini : Cabai-Bawang Kompak Turun

Bisnis | Selasa, 25 November 2025 | 09:25 WIB

Harga Cabai Makin Pedas Hari Ini, Rata-rata Alami Kenaikan

Harga Cabai Makin Pedas Hari Ini, Rata-rata Alami Kenaikan

Bisnis | Senin, 24 November 2025 | 12:49 WIB

BI: Waspadai Inflasi Akhir Tahun, Harga Pangan Mulai Melonjak

BI: Waspadai Inflasi Akhir Tahun, Harga Pangan Mulai Melonjak

Bisnis | Rabu, 12 November 2025 | 15:15 WIB

Sengketa Tanah JK vs Lippo Group! Menteri ATR/BPN Ungkap Fakta Pemilik yang Sah

Sengketa Tanah JK vs Lippo Group! Menteri ATR/BPN Ungkap Fakta Pemilik yang Sah

Bisnis | Selasa, 11 November 2025 | 08:32 WIB

5 Aplikasi Pertanahan Digital BPN untuk Urus Surat Tanah Sampai Cek Harga Properti

5 Aplikasi Pertanahan Digital BPN untuk Urus Surat Tanah Sampai Cek Harga Properti

Bisnis | Rabu, 22 Oktober 2025 | 15:45 WIB

Menkeu Purbaya Sebut Urusan Perut Tak Pernah Bohong, Buktinya Pak Harto Bisa Bertahan 32 Tahun

Menkeu Purbaya Sebut Urusan Perut Tak Pernah Bohong, Buktinya Pak Harto Bisa Bertahan 32 Tahun

Bisnis | Selasa, 21 Oktober 2025 | 12:31 WIB

Terkini

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:11 WIB

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 20:28 WIB

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:29 WIB

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:20 WIB

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:16 WIB

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:09 WIB

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:04 WIB

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:59 WIB

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:58 WIB