Apa Itu MADAS? Ormas Madura Viral Pasca Kasus Usir Lansia di Surabaya

M Nurhadi

Sabtu, 27 Desember 2025 | 13:18 WIB
Apa Itu MADAS? Ormas Madura Viral Pasca Kasus Usir Lansia di Surabaya
MADAS

Suara.com - Ruang digital publik tanah air tengah dihebohkan oleh sebuah video viral yang memperlihatkan aksi represif terhadap warga lanjut usia di Surabaya.

Video tersebut menampilkan detik-detik pengusiran paksa seorang nenek berusia 80 tahun bernama Elina. Mirisnya, aksi tersebut tidak hanya sebatas pengusiran, namun juga berakhir dengan pembongkaran rumah korban hingga rata dengan tanah.

Peristiwa memilukan ini memicu gelombang kemarahan netizen dan membawa nama organisasi kemasyarakatan (ormas) MADAS ke pusat perhatian nasional.

Dugaan keterlibatan oknum ormas tersebut dalam tindakan intimidatif ini kini tengah didalami secara serius oleh pihak berwajib.

Usai viral, polisi bergerak cepat merespons keresahan masyarakat. Kasus ini telah terdaftar secara resmi di Polda Jawa Timur dengan nomor laporan LP/B/1546/X/2025/SPKT/POLDA JAWA TIMUR.

Fokus utama penyelidikan saat ini adalah untuk memetakan peran setiap individu dalam pembongkaran rumah tersebut, termasuk memastikan kebenaran keterlibatan anggota ormas.

Sebelum kasus di Surabaya mencuat, MADAS sebenarnya sudah pernah menjadi buah bibir dalam konflik pertanahan lainnya.

Salah satunya adalah perselisihan antara Kiai Muhammad Imam Muslimin (Yai Mim) dengan pihak Sahara Rental di Kota Malang yang turut melibatkan massa ormas ini.

Rentetan insiden tersebut membuat citra organisasi ini kerap dikaitkan dengan kesan kekerasan dan arogan.

baca juga

Profil Ormas MADAS (Madura Asli)

Secara formal, MADAS merupakan akronim dari Madura Asli. Organisasi ini diklaim dibentuk atas dasar semangat solidaritas kesukuan warga keturunan Madura yang berada di perantauan, terutama di wilayah Jawa Timur dan berbagai kota besar lainnya di Indonesia.

Berdasarkan data hukum di situs resminya, Madura Asli adalah ormas legal yang terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM sejak tahun 2020 dengan nomor pengesahan AHU-0011634.AH.01.07.Tahun 2020.

Organisasi ini mengusung misi untuk menjaga kedaulatan NKRI serta menjadi wadah kontrol sosial bagi masyarakat Madura.

Beberapa pilar utama pendirian MADAS meliputi:

  • Menjadi pusat komunikasi sosial dan politik warga Madura.
  • Memperkuat tali persaudaraan dan martabat suku di perantauan.
  • Menciptakan masyarakat Madura yang berpendidikan dan berakhlakul karimah.

Kisruh Dualisme MADAS

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Carlos Perreira Puji Kebangkitan Laskar Sape Kerrab di Kanjuruhan

Carlos Perreira Puji Kebangkitan Laskar Sape Kerrab di Kanjuruhan

Bola | Rabu, 24 Desember 2025 | 07:35 WIB

Evaluasi Total Arema FC Setelah Puasa Kemenangan 4 Laga Beruntun

Evaluasi Total Arema FC Setelah Puasa Kemenangan 4 Laga Beruntun

Bola | Rabu, 24 Desember 2025 | 07:13 WIB

Polda Jatim Ungkap Penyelundupan Bawang Bombay Berkedok Cangkang Sawit

Polda Jatim Ungkap Penyelundupan Bawang Bombay Berkedok Cangkang Sawit

Foto | Selasa, 23 Desember 2025 | 18:09 WIB

Terkini

1 Oktober Memperingati Hari Apa? Ini Sejarah dan Makna Hari Kesaktian Pancasila

1 Oktober Memperingati Hari Apa? Ini Sejarah dan Makna Hari Kesaktian Pancasila

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 06:25 WIB

7 Sepatu Lari Ortuseight Terbaru Murah dan Empuk

7 Sepatu Lari Ortuseight Terbaru Murah dan Empuk

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 06:15 WIB

Kebakaran Hebat Kembali Melanda TPA Jatibarang Semarang

Kebakaran Hebat Kembali Melanda TPA Jatibarang Semarang

Foto | Kamis, 01 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:57 WIB

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:45 WIB

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

×