Daftar Emiten Saham yang Right Issue Tahun 2026

M Nurhadi Suara.Com
Senin, 29 Desember 2025 | 11:03 WIB
Daftar Emiten Saham yang Right Issue Tahun 2026
Ilustrasi IHSG [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Aktivitas penggalangan dana melalui mekanisme Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau right issue diperkirakan akan semakin semarak pada tahun 2026.

Optimisme ini didorong oleh sejumlah faktor makroekonomi, mulai dari likuiditas pasar yang mulai melonggar hingga kebijakan fiskal pemerintah yang fokus pada pemulihan daya beli masyarakat.

Stimulus yang diberikan pemerintah diyakini mampu memacu korporasi untuk lebih agresif dalam melakukan ekspansi bisnis.

Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia (BEI), sepanjang tahun 2025 hingga tanggal 12 Desember, tercatat sebanyak 12 emiten telah merampungkan rights issue dengan total perolehan dana mencapai Rp17,5 triliun.

1. Saham INET (PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk)

INET tengah merencanakan aksi korporasi besar dengan target dana mencapai Rp3,2 triliun. Meski jadwal pastinya masih menunggu pernyataan efektif dari OJK, prospektus perusahaan telah memaparkan rencana penggunaan dana yang sangat ekspansif.

Sekitar Rp2,8 triliun akan dialokasikan untuk pengembangan jaringan Fiber to the Home (FTTH) berbasis teknologi Wi-Fi 7 melalui anak usahanya, Garuda Prima Internetindo.

Selain itu, dana segar ini juga akan mengalir ke proyek kabel laut dan perluasan jaringan internet di Pulau Jawa. INET berencana melepas 12,8 miliar saham baru dengan harga pelaksanaan Rp250 per saham—sebuah angka yang mencerminkan diskon signifikan sekitar 70% dari harga pasar saat ini.

2. Saham CBRE (PT Cansici Bina Rejeki Tbk)

Baca Juga: Target Harga Saham CDIA Jelang Pergantian Tahun

Emiten di sektor jasa pertambangan ini telah mendapatkan mandat dari pemegang saham dalam RUPS pada 18 Desember 2025 untuk melaksanakan rights issue dalam jangka waktu 12 bulan ke depan. CBRE berencana menerbitkan 48 miliar lembar saham baru.

Fokus penggunaan dana CBRE cukup terdiversifikasi, meliputi pelunasan sebagian utang kepada pihak ketiga, penguatan modal kerja, hingga pengadaan armada operasional baru.

Menariknya, terdapat mekanisme konversi utang menjadi saham (debt-to-equity swap) senilai US$55 juta yang melibatkan beberapa kreditur strategis seperti Hilong Shipping dan PT Superkrane Mitra Utama Tbk.

3. Saham IRSX (PT Informasi Teknologi Indonesia Tbk)

IRSX membidik pendanaan sebesar Rp3 triliun melalui penerbitan 12,3 miliar saham baru. Aksi korporasi ini semakin menarik minat investor karena menyertakan bonus waran sebagai insentif tambahan.

Dana yang terhimpun rencananya akan dialokasikan untuk belanja modal (capex) di sektor teknologi masa depan, seperti pengembangan konten short movie, AI commerce, hingga teknologi digital-twin.

Jika proses di OJK berjalan lancar, rights issue ini diperkirakan terlaksana pada periode Februari hingga Maret 2026.

4. Saham NINE (PT Techno9 Indonesia Tbk)

NINE berencana menggalang dana segar sekitar Rp80 miliar dengan menerbitkan maksimal 2,157 miliar saham baru. Langkah ini menjadi momentum penting karena bertepatan dengan masuknya Poh Group sebagai calon pengendali baru melalui Conditional Share Purchase Agreement (CSPA).

Dana hasil rights issue akan digunakan untuk modal kerja operasional dan pelunasan kewajiban jangka pendek. Kedepannya, Poh Group berencana melakukan transformasi bisnis dengan memasukkan aset pertambangan ke dalam portofolio NINE melalui mekanisme inbreng.

5. Saham TRON (PT Techno Indonesia Tbk)

Setelah mengantongi izin dari RUPS pada Juni 2025, TRON bersiap menerbitkan hingga 383,7 juta saham baru atau sekitar 11,5% dari modal disetor.

Target pendanaan berada di kisaran Rp130 miliar hingga Rp150 miliar. Tujuan utama dari aksi ini adalah memperkokoh struktur permodalan perusahaan guna mendukung kelancaran modal kerja di masa mendatang.

6. Saham RISE (PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk)

RISE telah mendapatkan restu untuk menerbitkan maksimal 1,33 miliar saham baru dengan nilai nominal Rp100 per lembar.

Melalui aksi PMHMETD ini, perusahaan properti tersebut berencana mengakselerasi proyek-proyek strategis seperti kawasan industri di Banjarbaru, Resor Taman Dayu, serta pengembangan Tanrise City di Bandung dan Sidoarjo.

Strategi ini diharapkan mampu memperkuat recurring income atau pendapatan berulang perseroan secara berkelanjutan.

Kontributor : Rizqi Amalia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI