Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Chandra Iswinarno

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:27 WIB
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
Pengelola dan pemilik media lokal yang mengikuti Diskusi Keberlanjutan Media dan Ekosistem yang diinisiasi Local Media Community (LMC) berfoto bersama usai acara yang digelar di Hotel Mercure, Makassar, Sulawesi Selatan pada Rabu (12/8/2026).
baca 10 detik
  • Local Media Community menggelar diskusi keberlanjutan media bersama Google di Pekanbaru, Makassar, dan Surabaya pada 10–13 Agustus 2026.
  • Kegiatan tersebut membahas strategi audiens, diversifikasi pendapatan, dan pemanfaatan kecerdasan buatan untuk mendukung jurnalisme berkualitas bagi media lokal.
  • Google menyatakan komitmen memperkuat ekosistem media melalui pelatihan, pendanaan, serta kemitraan dalam Google News Initiative di Indonesia.

Suara.com - Local Media Community (LMC) sebagai jejaring kerja sama sekaligus komunitas ratusan media lokal dan skala kecil se-Indonesia baru saja selesai menggelar rangkaian diskusi bertajuk "Keberlanjutan Media dan Ekosistem" di tiga kota, yaitu Pekanbaru, Makassar, dan Surabaya. Kegiatan yang berlangsung sepanjang 10–13 Agustus 2026 dan melibatkan perwakilan manajemen media dari setidaknya 13 provinsi, ini turut menghadirkan perwakilan Google sebagai salah satu narasumber.

Diskusi ini mempertemukan para pemilik, CEO, pemimpin maupun manajemen redaksi selaku pelaku industri media lokal di berbagai daerah di Indonesia, untuk membahas tantangan keberlanjutan bisnis media. Topik-topik bahasan yang termasuk di dalamnya antara lain adalah strategi pertumbuhan audiens, diversifikasi pendapatan, serta bagaimana kecerdasan buatan (AI) dapat dimanfaatkan secara bertanggung jawab untuk mendukung kerja jurnalistik berkualitas.

Bagi pihak Google, kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan mereka dalam memperkuat ekosistem media di Indonesia, khususnya di tengah pergeseran perilaku pengguna dan pesatnya perkembangan teknologi AI. Dalam rangkaian diskusi di tiga kota ini Google diwakili oleh Adeel Farhan selaku Head of News Partnerships Southeast Asia, serta Yos Kusuma selaku News Partner Manager untuk Indonesia, Filipina dan Bangladesh.

Kegiatan ini sekaligus melanjutkan beragam program Google, salah satunya melalui Google News Initiative (GNI) di Indonesia, yang selama ini telah menjangkau ratusan organisasi media melalui pelatihan, pendanaan, serta pendampingan. Seperti disampaikan dalam paparannya, sepanjang tahun lalu saja misalnya, GNI mencatatkan ada lebih dari 20 program di kawasan Asia Tenggara sejak Januari 2025, yang telah menjangkau lebih dari 7.000 peserta dari 165 organisasi, dengan tingkat kepuasan peserta (CSAT) mencapai 4,7 dari 5.

Di Indonesia secara khusus, program seperti Project Sigma Indonesia: Gen Z & Berita, telah melibatkan 10 newsroom cetak, siaran, radio, hingga digital native dari Jakarta dan Surabaya, dengan hasil rata-rata pertumbuhan audiens Gen Z sebesar 1,5 kali lipat. Selain itu, ada juga program Revenue Growth Lab Indonesia yang telah mendampingi 12 penerbit dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, hingga Nusa Tenggara Timur, yang mencatatkan peningkatan pendapatan iklan digital hingga 18% dan pertumbuhan kunjungan pengguna hingga 47%.

Adeel Farhan, Head of News Partnerships Google untuk Asia Tenggara, menegaskan bahwa kemitraan dengan komunitas media di berbagai daerah, termasuk melalui kegiatan bersama Local Media Community ini, adalah bagian dari upaya Google untuk terus hadir dan berkolaborasi dengan ekosistem berita di tengah perubahan teknologi yang cepat.

“Meski teknologi dan kebutuhan pengguna terus berkembang, misi inti kami tidak berubah: mengorganisasi informasi dunia dan menjadikannya mudah diakses serta bermanfaat bagi semua orang. Kami tetap berkomitmen untuk berkolaborasi dengan ekosistem berita, termasuk media lokal, seiring kami beradaptasi dan berinovasi dalam produk-produk kami,” ujar Adeel Farhan.

Ia menambahkan bahwa Google dan penerbit berita memiliki sasaran yang sama, yaitu membantu masyarakat menemukan dan mengakses konten berkualitas di web, sehingga kolaborasi seperti diskusi di Pekanbaru, Makassar, dan Surabaya menjadi salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut di tingkat komunitas.

“Google dan penerbit memiliki misi yang sama, yaitu membantu orang menemukan dan mengakses konten di web. Diskusi bersama Local Media Community ini adalah salah satu cara kami memastikan komitmen itu benar-benar dirasakan langsung oleh rekan-rekan media di daerah, bukan hanya di kota-kota besar,” tambah Adeel Farhan.

baca juga

Dalam beberapa kesempatan, Yos Kusuma menyampaikan bahwa keterlibatan Google pada program rangkaian kegiatan diskusi Local Media Community (LMC) di Pekanbaru, Makassar, dan Surabaya ini sekaligus sebagai wujud nyata dari komitmen Google untuk hadir langsung di tengah komunitas media lokal, tidak hanya di kota-kota besar.

“Media lokal memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga keberagaman informasi dan menghadirkan konten yang relevan bagi masyarakat di daerah masing-masing. Melalui diskusi ini, kami ingin mendengar langsung tantangan yang dihadapi teman-teman media lokal, sekaligus berbagi pengetahuan tentang bagaimana teknologi, termasuk AI, dapat menjadi alat untuk memperkuat keberlanjutan bisnis mereka, bukan menggantikan peran jurnalisme yang mereka jalankan,” ujar Yos.

Pemimpin Redaksi Suara.com, Suwarjono, yang juga adalah salah satu inisiator Local Media Community, pun mengungkapkan hal serupa mengenai teknologi AI. Turut hadir di tiga kota memaparkan materi mengenai perkembangan lanskap ekosistem media saat ini, Suwarjono menekankan bahwa media maupun jurnalis yang tidak beradaptasi dengan AI atau bahkan menganggapnya sebagai ancaman atau "musuh", justru akan ketinggalan serta berpotensi bisa kalah dan jatuh.

"Sama halnya dengan kenyataan bahwa publik atau audiens sekarang rata-rata mendapatkan informasi atau mengonsumsi berita dari media sosial, itu juga kalau ada media yang masih tidak melek dan belum mengembangkan medsosnya, akan ketinggalan," tegas Suwarjono, yang membuka setiap paparannya dengan kalimat singkat namun valid yaitu "Yang Pasti Hanya Perubahan!"

Lebih jauh, Yos Kusuma pun menambahkan pihaknya masih berkomitmen untuk terus membuka ruang dialog terbuka dan kemitraan dengan organisasi berita di berbagai daerah. Hal ini sejalan dengan prinsip Google dalam mengembangkan AI secara berani dan bertanggung jawab, sekaligus mendorong nilai positif bagi ekosistem informasi secara luas.

“Komitmen kami terhadap industri berita sudah berjalan lebih dari 20 tahun, dan itu tidak berubah. Yang berubah adalah cara kami beradaptasi dengan kebutuhan pengguna dan penerbit, termasuk melalui program-program seperti Subscriptions Academy dan News Consumer Insights yang berfokus pada penguatan pendapatan pembaca dan literasi data bagi newsroom di Indonesia,” tambah Yos.

Rangkaian diskusi di tiga kota ini pada akhirnya memang tidak saja turut membuka ruang bagi media lokal untuk berjejaring dengan sesama pelaku industri. Peserta yang notabene adalah manajemen media lokal sekaligus berkesempatan mendapatkan wawasan langsung dari tim News Partnerships Google, serta menjajaki peluang keterlibatan dalam program-program pelatihan dan pendanaan GNI mendatang. Turut hadir pula pimpinan berbagai organisasi media siber serta ketua umum asosiasi jurnalis dari berbagai wilayah. 

Sebagai catatan, salah satu program dukungan yang juga sedang berjalan saat ini adalah dukungan dan kerja sama Google dengan KG Media dalam melaksanakan rangkaian Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di beberapa daerah di Indonesia. Gelombang pertama UKW ini baru saja dibuka pelaksanaannya pada Jumat (14/8/2026) di Bekasi, melibatkan tak kurang dari 64 peserta dari media cetak, siber, televisi, dan radio, untuk berbagai jenjang kompetensi, yang turut dibuka melalui pengantar oleh Yos Kusuma.

Diketahui, Google News Initiative adalah inisiatif Google untuk bekerja sama dengan industri berita dalam mengembangkan jurnalisme yang berkelanjutan di era digital. Melalui tiga area utama, yaitu program, pelatihan, dan produk, GNI mendukung newsroom di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, untuk berinovasi, meningkatkan keterampilan digital, serta memanfaatkan produk yang dirancang khusus bagi penerbit berita.

Adapun Local Media Community adalah komunitas yang mewadahi kolaborasi khususnya antar-media lokal maupun media skala kecil di Indonesia, bersama dukungan pihak-pihak terkait lainnya, untuk memperkuat keberlanjutan ekosistem media melalui beragam kegiatan berbagi pengetahuan, berjejaring, peluncuran small grant, hingga melakukan advokasi kepentingan bersama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Media Lokal Didorong Berbenah di Tengah Gempuran AI dan Media Sosial

Media Lokal Didorong Berbenah di Tengah Gempuran AI dan Media Sosial

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 13:26 WIB

Jangan Cuma Andalkan APBD! Ini Strategi Media Lokal Hadapi Badai Efisiensi

Jangan Cuma Andalkan APBD! Ini Strategi Media Lokal Hadapi Badai Efisiensi

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:47 WIB

Resah, Puluhan Pimpinan Media Lokal dari 4 Provinsi Kumpul di Pekanbaru Bahas Ekosistem Media

Resah, Puluhan Pimpinan Media Lokal dari 4 Provinsi Kumpul di Pekanbaru Bahas Ekosistem Media

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Terkini

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 23:16 WIB

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:04 WIB

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:01 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:57 WIB

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Bola | Senin, 28 September 2026 | 22:46 WIB

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:44 WIB

×