Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.610.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.820,790
LQ45 573,007
Srikehati 285,023
JII 338,419
USD/IDR 17.957

PU Percepat Penanganan Banjir Aceh Tamiang, 36 Alat Berat Dikerahkan

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 29 Desember 2025 | 16:16 WIB
PU Percepat Penanganan Banjir Aceh Tamiang, 36 Alat Berat Dikerahkan
Pemulihan jalan nasional di Aceh pascabanjir dan longsor. [Pu.go.id]
baca 10 detik
  • Kementerian PU mempercepat penanganan pascabencana banjir bandang Aceh Tamiang melalui mobilisasi personel dan penambahan alat berat.
  • Percepatan penanganan ini melibatkan kolaborasi lintas sektor dengan pengerahan signifikan dari BUMN Karya sejak 28 Desember 2025.
  • Fokus utama saat ini adalah pemulihan aksesibilitas, pembersihan material terdampak, serta pengembalian aktivitas masyarakat seperti semula.

Suara.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat penanganan pascabencana banjir bandang di Provinsi Aceh di Kabupaten Aceh Tamiang. Salah satunya, dengan memobilisasi personil dan penambahan alat berat yang dilakukan secara masif untuk mempercepat pemulihan wilayah terdampak.

Langkah tersebut dibarengi kolaborasi lintas sektor dengan melibatkan BUMN Karya guna memperkuat kapasitas penanganan di lapangan. Upaya ini diarahkan agar proses tanggap darurat hingga pemulihan pascabencana berjalan lebih efektif.

Menteri PU, Dody Hanggodo, menjelaskan percepatan penanganan bencana terus dilakukan melalui sinergi berbagai pihak. 

“Kami terus bergerak mengerahkan personel dan alat berat secara masif serta menggandeng BUMN Karya agar penanganan pascabencana di Aceh Tamiang dapat berlangsung lebih cepat dan efektif. Saat ini masih difokuskan pada pemulihan aksesibilitas, membersihkan kawasan terdampak, dan memastikan aktivitas masyarakat dapat segera kembali normal,” ujar Dody kepada wartawan, Senin (29/12/2025).

Gerak Cepat Penanganan Banjir: Jembatan Teupin Mane Bireuen Kembali Terhubung
Gerak Cepat Penanganan Banjir: Jembatan Teupin Mane Bireuen Kembali Terhubung

Hingga 28 Desember 2025 pukul 08.00 WIB, Kementerian PU melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh telah memobilisasi 36 alat berat dan 66 unit dump truck. Seluruh peralatan tersebut disebar di sejumlah lokasi prioritas di Aceh Tamiang.

Sebaran alat berat difokuskan untuk percepatan pembersihan material banjir dan longsoran, pemulihan akses jalan, serta penanganan fasilitas publik. Pekerjaan dilakukan secara bertahap menyesuaikan kondisi dan tingkat kerusakan di lapangan.

Berdasarkan peta sebaran BPJN Aceh, alat berat ditempatkan di berbagai ruas dan titik strategis dengan kombinasi peralatan seperti excavator, dozer, loader, grader, beco loader, hingga dump truck. Kegiatan pembersihan kawasan perkotaan dilakukan secara berkelanjutan, baik di jalan nasional maupun jalan daerah.

Pada sejumlah lokasi prioritas, digunakan paket alat berat berkapasitas besar, antara lain 10 unit excavator, 1 unit dozer, dan 18 unit dump truck. Sementara di titik lain, kombinasi alat berukuran lebih kecil diterapkan agar dapat menjangkau area dengan akses terbatas.

Untuk lokasi yang sulit dijangkau peralatan besar, Kementerian PU mengoptimalkan pekerja padat karya. Dukungan alat berukuran kecil tetap disiagakan agar proses pembersihan berjalan efektif dan menjangkau seluruh area terdampak.

baca juga

Sejalan dengan permohonan dukungan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kementerian PU juga menggandeng sejumlah BUMN Karya untuk menambah kekuatan alat berat di Aceh Tamiang. PT Brantas Abipraya (Persero) mengerahkan 2 unit excavator dan 4 unit dump truck.

Dukungan juga datang dari PT Nindya Karya (Persero) dengan 1 unit excavator, PT Waskita Karya (Persero) dengan 4 unit excavator dan 11 unit dump truck, PT Wijaya Karya (Persero) dengan 2 unit excavator dan 4 unit dump truck, PT Hutama Karya (Persero) dengan 2 unit excavator, PT Adhi Karya (Persero) dengan 2 unit excavator dan 4 unit dump truck, serta PT Pembangunan Perumahan (Persero) dengan 2 unit excavator dan 4 unit dump truck.

Salah satu dukungan konkret BUMN Karya dilakukan oleh PT Wijaya Karya (WIKA). Perusahaan tersebut terlibat langsung dalam pembersihan bekas longsoran di Jalan Kuala Simpang Aceh Tamiang dengan 2 unit excavator, pembersihan fasilitas pendidikan di SDN 1 Karang Baru menggunakan 1 unit excavator, pengangkutan material dengan 2 unit truk, serta pembersihan fasilitas strategis di Pengadilan Negeri Aceh Tamiang.

Secara keseluruhan, hingga 28 Desember 2025 pukul 08.00 WIB, Kementerian PU telah mengerahkan 811 personel di Provinsi Aceh. Jumlah tersebut terdiri atas 355 personel Satuan Tugas PU dan 456 personel BUMN Karya.

Selain personel, total 821 unit alat berat turut dimobilisasi untuk mendukung upaya tanggap darurat dan pemulihan pascabencana. Rinciannya, 216 unit merupakan milik Kementerian PU dan 605 unit lainnya berasal dari dukungan mitra BUMN Karya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kementerian PU Tancap Gas Pulihkan Sanitasi Pascabencana, TPA Rantau Disiapkan Permanen

Kementerian PU Tancap Gas Pulihkan Sanitasi Pascabencana, TPA Rantau Disiapkan Permanen

Bisnis | Senin, 29 Desember 2025 | 15:26 WIB

Jalur Langsa - Kuala Simpang Kembali Fungsional, Konektivitas Aceh-Sumut Berangsur Normal

Jalur Langsa - Kuala Simpang Kembali Fungsional, Konektivitas Aceh-Sumut Berangsur Normal

Bisnis | Senin, 29 Desember 2025 | 14:53 WIB

Cek Jembatan Kembar Margayasa Pascabencana, Kementerian PU Bakal Perkuat Tebing Batang Anai

Cek Jembatan Kembar Margayasa Pascabencana, Kementerian PU Bakal Perkuat Tebing Batang Anai

Bisnis | Senin, 29 Desember 2025 | 13:35 WIB

Terkini

Status Pasar Modal RI Tak 'Digantung' MSCI, OJK Tegaskan Tetap Emerging Market

Status Pasar Modal RI Tak 'Digantung' MSCI, OJK Tegaskan Tetap Emerging Market

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 19:43 WIB

Bukan Karena Pidato Prabowo, OJK Ungkap Penyebab Saham Anjlok

Bukan Karena Pidato Prabowo, OJK Ungkap Penyebab Saham Anjlok

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 19:39 WIB

Industri Semakin Pesimistis, Permintaan Domestik Melemah

Industri Semakin Pesimistis, Permintaan Domestik Melemah

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 19:37 WIB

Harita Nickel NCKL Tebar Dividen Rp2,7 Triliun

Harita Nickel NCKL Tebar Dividen Rp2,7 Triliun

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 19:34 WIB

Daya Saing Perusahaan Kini Ditentukan Praktik Bisnis Berkelanjutan

Daya Saing Perusahaan Kini Ditentukan Praktik Bisnis Berkelanjutan

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 19:29 WIB

Asosiasi Ecommerce Masih Tunggu Keputusan Tertulis soal Pajak Toko Online

Asosiasi Ecommerce Masih Tunggu Keputusan Tertulis soal Pajak Toko Online

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 19:03 WIB

Uang Pensiun Dipotong PPh 21, JHT Masih Kena Pajak? Ini Penjelasan Lengkapnya

Uang Pensiun Dipotong PPh 21, JHT Masih Kena Pajak? Ini Penjelasan Lengkapnya

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 19:01 WIB

KLH Luncurkan SRUK di 9 Juli, Garap Potensi Ekonomi Perdagangan Karbon

KLH Luncurkan SRUK di 9 Juli, Garap Potensi Ekonomi Perdagangan Karbon

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:53 WIB

Nikmati Belanja Lebih Hemat di Blibli Lewat Deretan Promo Spesial BRIDAY

Nikmati Belanja Lebih Hemat di Blibli Lewat Deretan Promo Spesial BRIDAY

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:27 WIB

Korelasi Pidato Prabowo dengan IHSG, Isu Gorengan atau Fakta?

Korelasi Pidato Prabowo dengan IHSG, Isu Gorengan atau Fakta?

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:18 WIB

×