Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.301,765
LQ45 627,165
Srikehati 306,330
JII 376,355
USD/IDR 17.877

Penumpang KRL Dilarang Bawa Petasan dan Kembang Api

Achmad Fauzi

Rabu, 31 Desember 2025 | 09:16 WIB
Penumpang KRL Dilarang Bawa Petasan dan Kembang Api
Penumpang menunggu kedatangan Commuterline di Stasiun Manggarai, Jakarta, Senin (29/4/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • PT KAI Commuter melarang penumpang membawa benda berbahaya seperti kembang api saat pergantian tahun baru.
  • Penumpang yang melanggar aturan tersebut akan mengalami penyitaan barang atau diturunkan di stasiun terdekat.
  • KAI Commuter menambah 26 perjalanan, sehingga total perjalanan menjadi 1.091 untuk melayani prediksi 1,1 juta penumpang.

Suara.com - PT KAI Commuter mengingatkan penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) atau Commuterline mengikuti aturan dan tata tertib yang berlaku di dalam stasiun maupun selama perjalanan Commuter Line.

Salah satunya, tidak membawa barang-barang berbahaya di malam tahun baru, seperti kembang api dan petasan.

"Pengguna dilarang membawa petasan, kembang api, dan benda lainnya yang mudah terbakar selama perjalanan," ujar VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda seperti dikutip, Rabu (31/12/2025).

Penumpang bersiap menaiki kereta rel listrik commuterline di Stasiun Manggarai, Jakarta,Rabu (18/9/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Penumpang bersiap menaiki kereta rel listrik commuterline di Stasiun Manggarai, Jakarta,Rabu (18/9/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Karina menegaskan, jika penumpang terciduk membawa petasan maupun kembang api, barang tersebut akan disita. Bahkan, penumpang bisa diturunkan di stasiun terdekat.

"Bagi pengguna yang kedapatan membawa benda-benda tersebut, sesuai aturan akan disita oleh petugas, dan jika tidak bersedia, maka pengguna akan diturunkan di stasiun terdekat," tegasnya.

Karina menambahkan, dengan penambahan perjalanan ini juga, kapasitas angkut pengguna Commuter Line Jabodetabek menjadi 2 juta pengguna.

KAI Commuter memprediksi sebanyak 1,1 juta lebih pengguna pada 31 Desember 2025 hingga pergantian tahun 2026.

KAI Commuter mengimbau kepada masyarakat yang hendak bepergian menggunakan Commuter Line Jabodetabek untuk selalu mengutamakan keselamatan dan mengikuti arahan petugas.

Selalu perhatikan celah peron, dan menjaga ketertiban di stasiun dan selama perjalanan Commuter Line.

baca juga

"Pengguna yang membawa anak-anak, pastikan selalu dalam pengawasan dan penjagaan orang tua atau pendamping selama perjalanan," kata Karina.

Tambah Perjalanan

KAI Commuter menyiapkan 26 perjalanan Commuter Line Jabodetabek yang beroperasi hingga pukul 01.30 WIB di stasiun pemberangkatan awal akan ditambah di seluruh lintas.

Dengan penambahan tersebut, perjalanan Commuter Line Jabodetabek menjadi 1.091 perjalanan pada periode tersebut. Alhasil, total perjalanan Commuter Line Bogor sebanyak 398 perjalanan, dan Commuter Line Cikarang sebanyak 287 perjalanan.

Sedangkan, perjalanan Commuter Line Rangkasbitung sebanyak 210 perjalanan, Commuter Line Tangerang sebanyak 124 perjalanan, dan Commuter Line Tanjung Priok sebanyak 72 perjalanan.

Karina menambahkan bahwa pada malam pergantian tahun, perjalanan terakhir Commuter Line Bogor pemberangkatan Stasiun Jakarta Kota pukul 01.30 WIB dan pemberangkatan Stasiun Bogor pukul 00.10 WIB, untuk Commuter Line Cikarang relasi Angke – Tambun via Pasar Senen pukul 00.43 WIB dan Manggarai – Cikarang pukul 00.51 WIB.

"Kemudian untuk Commuter Line Rangkasbitung pemberangkatan terakhir dari Stasiun Tanah Abang pukul 01.25 WIB, Commuter Line Tangerang pemberangkatan Stasiun Duri pukul 01.25 WIB dan pemberangkatan Stasiun Tangerang pukul 00.30 WIB. Sementara itu, untuk Commuter Line Tanjung Priok pemberangkatan Stasiun Jakarta Kota pukul 00.40 WIB dan pemberangkatan Stasiun Tanjung Priok pukul 01.04 WIB," pungkas Karina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Operasional KRL Diperpanjang Hingga Jam 1 Pagi di Malam Tahun Baru, Intip Jadwalnya

Operasional KRL Diperpanjang Hingga Jam 1 Pagi di Malam Tahun Baru, Intip Jadwalnya

Bisnis | Rabu, 31 Desember 2025 | 08:58 WIB

Operasional KRL Sampai Jam Berapa di Malam Tahun Baru? Simak Jadwalnya

Operasional KRL Sampai Jam Berapa di Malam Tahun Baru? Simak Jadwalnya

Bisnis | Rabu, 26 November 2025 | 08:27 WIB

KAI Masih Pikir-pikir Operasional KRL 24 Jam, Dirut: Tidak Simpel dan Tak Bisa Dipaksakan

KAI Masih Pikir-pikir Operasional KRL 24 Jam, Dirut: Tidak Simpel dan Tak Bisa Dipaksakan

Bisnis | Selasa, 25 November 2025 | 12:33 WIB

Terkini

4 Shio Paling Beruntung pada 14 Agustus 2026, Akhirnya Gak Kesepian Lagi

4 Shio Paling Beruntung pada 14 Agustus 2026, Akhirnya Gak Kesepian Lagi

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:25 WIB

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:17 WIB

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

×