Nama-nama di Balik Bursa Kripto ICEX, Benarkah Ada Haji Isam dan Happy Hapsoro?

M Nurhadi

Rabu, 07 Januari 2026 | 20:56 WIB
Nama-nama di Balik Bursa Kripto ICEX, Benarkah Ada Haji Isam dan Happy Hapsoro?
Ilustrasi kripto (unsplash)
baca 10 detik
  • PT Fortuna Integritas Mandiri beroperasi sebagai bursa kripto ICEX, meraih izin OJK kedua setelah CFX.
  • Pang Xue Kai memimpin ICEX yang berfokus pada layanan institusional dengan misi tokenisasi RWA dan stablecoin nasional.
  • ICEX berfungsi sebagai SRO mencakup bursa, kliring, dan kustodian, didukung tim manajemen berpengalaman serta investor besar.

Suara.com - Kemunculan PT Fortuna Integritas Mandiri yang beroperasi di bawah merek International Crypto Exchange (ICEX) mulai ramai dibahas pasar Indonesia.

Kehadiran ICEX menjadikannya bursa kripto berizin OJK kedua di Indonesia, menyusul PT Central Financial X (CFX) yang telah lebih dulu beroperasi sebagai otoritas bursa.

Kabar mengenai operasional ICEX ini diungkapkan oleh Pang Xue Kai, mantan pimpinan Tokocrypto, melalui pengumuman resmi di akun LinkedIn miliknya pada Rabu (7/1/2026).

Dalam peran barunya, Xue Kai ditunjuk sebagai Presiden Direktur untuk menakhodai ekspansi ICEX di pasar domestik maupun regional.

Landasan operasional ICEX diperkuat oleh Keputusan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor KEP-28/D.07/2025 per tanggal 19 Desember 2025.

Pang Xue Kai menegaskan bahwa ICEX tidak hanya sekadar menjadi tempat perdagangan, melainkan dirancang sebagai bursa yang terbuka, inovatif, dan inklusif.

Berbeda dengan bursa kripto pada umumnya yang menyasar nasabah ritel, ICEX akan memfokuskan layanannya pada segmen institusional dan bisnis (Business-to-Business).

Bursa ini mengemban peran sebagai Self Regulatory Organization (SRO) yang mencakup fungsi bursa, kliring, hingga kustodian, serupa dengan struktur yang dimiliki oleh Bursa Efek Indonesia.

Sebagai pemain baru yang mengedepankan teknologi, ICEX membawa tiga misi utama dalam peta jalan bisnisnya:

baca juga

Pengembangan Tokenisasi Real World Asset (RWA): Upaya untuk mendigitalisasi aset fisik agar lebih mudah diakses dan ditransaksikan.

Layanan Kustodian Institusional: Memberikan infrastruktur penyimpanan aset digital yang aman dan berstandar global bagi perusahaan.

Inisiatif Stablecoin Nasional: Mendukung terciptanya ekosistem mata uang digital yang stabil untuk mendukung kebutuhan transaksi di Indonesia.

Kredibilitas ICEX dibangun di atas tim manajemen yang berpengalaman luas di sektor keuangan dan teknologi.

Selain Pang Xue Kai sebagai Direktur Utama, posisi strategis lainnya diisi oleh Andrew Marchen sebagai Chief Technology Officer (CTO), yang sebelumnya sukses membangun platform kripto global seperti Wallex dan Swipe Crypto.

Di sisi finansial, Rizky Indraprasto menjabat sebagai Chief Financial Officer (CFO), membawa pengalaman profesional dari institusi perbankan global seperti Citi dan HSBC.

Sementara itu, jajaran komisaris diperkuat oleh tokoh senior Fuad Rahmany sebagai Komisaris Utama dan Dumoly Freddy Pardede.

Operasional ICEX juga disebut-sebut mendapatkan sokongan dari investor-investor besar tanah air, termasuk nama-nama yang memiliki pengaruh kuat di dunia bisnis dan politik Indonesia.

Langkah ini menandakan bahwa minat institusional terhadap pasar kripto sudah mencapai level yang sangat serius.

Hadirnya ICEX diprediksi akan memperketat persaingan bursa kripto di Indonesia. Beberapa tokoh industri lainnya, seperti Oscar Darmawan dari Indodax dan Hamdi Hassarbaini dari Sentra Bitwewe, dikabarkan juga tengah mempersiapkan langkah untuk mendapatkan lisensi serupa dari OJK, guna memperkaya ekosistem aset digital nasional.

Selain orang-orang tersebut, ada pula nama-nama pengusaha seperti mantan Wakil Menteri BUMN, Pahala Mansury, Samsudin Andi Arsyad alias Haji Isam dan pemilik RAJA serta RATU, Hapsoro Sukmonohadi atau Happy Hapsoro.

Namun demikian, kabar ini belum dikonfirmasi resmi oleh pihak terkait.


DISCLAIMER: Berita ini disusun sebagai referensi informasi ekonomi dan perkembangan teknologi digital. Konten ini bukan merupakan ajakan, saran, atau rekomendasi untuk melakukan investasi pada aset kripto tertentu. Investasi pada aset digital memiliki risiko volatilitas harga yang sangat tinggi. Setiap keputusan investasi sepenuhnya merupakan tanggung jawab pribadi dengan mempertimbangkan profil risiko masing-masing.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Transparansi Jadi Tameng Investor Kripto di Tengah Gejolak Pasar

Transparansi Jadi Tameng Investor Kripto di Tengah Gejolak Pasar

Bisnis | Rabu, 07 Januari 2026 | 08:14 WIB

Penangkapan Presiden Venezuela Bisa Guncang Pasar Kripto, Ini Alasannya

Penangkapan Presiden Venezuela Bisa Guncang Pasar Kripto, Ini Alasannya

Bisnis | Senin, 05 Januari 2026 | 17:57 WIB

Aturan Baru Purbaya: Dirjen Pajak Bisa Intip Transaksi Kripto dan Dompet Digital

Aturan Baru Purbaya: Dirjen Pajak Bisa Intip Transaksi Kripto dan Dompet Digital

Bisnis | Senin, 05 Januari 2026 | 15:11 WIB

Terkini

Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas

Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara

Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan

Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan

Video | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan

Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan

Banten | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31 WIB

AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta

AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok

Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata

Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor

Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor

Bogor | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali

Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:12 WIB

×