Kementerian PU Rilis Portal Data Real Time Penanganan Bencana Sumatera

Liberty Jemadu, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 19 Januari 2026 | 19:16 WIB
Kementerian PU Rilis Portal Data Real Time Penanganan Bencana Sumatera
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo (kiri) didampingi Dirjen Bina Marga Roy Rizali Anwar (kedua kiri) memberikan keterangan terkait penanganan pascabencana alam Sumatera di Jakarta, Jumat (16/1/2026). [Antara]
baca 10 detik
  • Kementerian PU meluncurkan portal data real time SIGI untuk transparansi penanganan bencana di Sumatera.
  • Masyarakat dapat memantau progres harian meliputi personel, alat berat, dan tahapan perbaikan secara daring.
  • Dashboard tersebut mengintegrasikan data bencana Aceh, Sumatera Barat, dan Utara hingga fase rekonstruksi.

Suara.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mendorong pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk meningkatkan efisiensi sekaligus transparansi pelayanan publik, terutama dalam penanganan bencana.

Salah satu inovasi yang dihadirkan ialah portal data real time penanganan bencana di Sumatera yang dapat diakses masyarakat melalui dashboard Sistem Informasi Geospasial Infrastruktur (SIGI).

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menegaskan keterbukaan informasi menjadi bagian penting dalam penanganan bencana. Menurut Dody, masyarakat dan media bisa memantau langsung perkembangan kerja pemerintah di lapangan setiap harinya.

“Untuk progres penanganan bencana PU, mulai dari jumlah personel, alat berat, hingga tahapan perbaikan yang sedang dan telah dilakukan, semuanya kami sampaikan secara online. Jadi Bapak dan Ibu, teman-teman media bisa melihat secara langsung, di-update setiap hari, apa saja yang dilakukan oleh Kementerian PU,” ujar Dody kepada wartawan, Senin (19/1/2025).

Dashboard pemantauan tersebut dirancang sebagai pusat integrasi data penanganan bencana di wilayah Sumatera yang dilakukan oleh Kementerian PU. Melalui portal ini, masyarakat dapat mengikuti progres penanganan secara langsung, mulai dari fase tanggap darurat hingga rehabilitasi dan rekonstruksi.

Data yang disajikan dalam dashboard mencakup informasi penanganan bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Dengan begitu, perkembangan penanganan di sejumlah titik terdampak dapat dipantau secara terbuka dan terukur.

Kementerian PU menjelaskan, dashboard digunakan untuk menampilkan hasil integrasi berbagai data penanganan bencana yang dilaksanakan oleh unit organisasi di lingkungan Kementerian PU. Sistem tersebut menggabungkan informasi dari berbagai lini penanganan agar lebih rapi dan mudah diakses publik.

Informasi yang ditampilkan meliputi data lokasi bencana, jenis serta dampak kejadian, hingga progres penanganan yang sedang berjalan. Selain itu, tersedia pula monitoring dan evaluasi peralatan, sarana dan prasarana, termasuk personel satuan tugas bencana yang dikerahkan.

Salah satu keunggulan dashboard SIGI adalah keterintegrasiannya dengan SITABA. Platform kebencanaan berbasis data geospasial itu membuat informasi yang disajikan bersifat lebih komprehensif serta selaras dengan sistem penanggulangan bencana secara nasional.
Akses dashboard SIGI Kementerian PU dapat dilakukan melalui sigi.pu.go.id/bencanasumatera.

baca juga

Melalui portal tersebut, masyarakat bisa melihat detail informasi penanganan bencana yang dilengkapi dokumentasi foto, titik lokasi, penyebab dan dampak bencana, serta tindak lanjut yang dilakukan di lapangan.

Selain memudahkan pemantauan, dashboard ini juga membantu publik memahami langkah penanganan yang dilakukan secara lebih transparan. Kementerian PU menilai pendekatan berbasis data menjadi bagian penting untuk memastikan respons bencana berjalan cepat dan terkoordinasi.

Dengan kehadiran dashboard SIGI, Kementerian PU berharap penanganan bencana di Sumatera dapat dipantau secara terbuka, akuntabel, dan berbasis data. Inovasi ini juga diharapkan memperkuat kepercayaan publik terhadap kerja pemerintah dalam menghadapi bencana di berbagai wilayah Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sinergi Brantas Abipraya dan Kementerian PU Perkuat Pemulihan Sumbar Pascabencana

Sinergi Brantas Abipraya dan Kementerian PU Perkuat Pemulihan Sumbar Pascabencana

News | Senin, 19 Januari 2026 | 12:04 WIB

Kementerian PU Targetkan Pengungsi Aceh Keluar Tenda Sebelum Ramadan

Kementerian PU Targetkan Pengungsi Aceh Keluar Tenda Sebelum Ramadan

Bisnis | Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:03 WIB

Menteri PU Dody Hanggodo: Pemulihan Pascabencana Sumatera Paling Cepat 2 Tahun!

Menteri PU Dody Hanggodo: Pemulihan Pascabencana Sumatera Paling Cepat 2 Tahun!

Bisnis | Sabtu, 17 Januari 2026 | 09:13 WIB

Presiden Restui Pembangunan Tol Lembah Anai, Kementerian PU Siapkan Studi Kelayakan!

Presiden Restui Pembangunan Tol Lembah Anai, Kementerian PU Siapkan Studi Kelayakan!

Bisnis | Sabtu, 17 Januari 2026 | 08:00 WIB

Menteri PU: Tidak Ada Lagi Kabupaten/Kota Terisolasi Akibat Banjir Sumatera

Menteri PU: Tidak Ada Lagi Kabupaten/Kota Terisolasi Akibat Banjir Sumatera

Bisnis | Jum'at, 16 Januari 2026 | 17:38 WIB

Terkini

Api Meluas di TPA Galuga, Kepulan Asap Tebal Paksa Warga Evakuasi Diri akibat Mata Perih

Api Meluas di TPA Galuga, Kepulan Asap Tebal Paksa Warga Evakuasi Diri akibat Mata Perih

Bogor | Selasa, 08 September 2026 | 00:23 WIB

Erupsi 25 Jam Anak Krakatau Berakhir, Tapi Mengapa Sumsel Masih Terdampak?

Erupsi 25 Jam Anak Krakatau Berakhir, Tapi Mengapa Sumsel Masih Terdampak?

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:42 WIB

Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen

Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:27 WIB

Safrizal ZA: 649 Unit Huntap di Aceh Telah Rampung, Terbanyak di Aceh Utara

Safrizal ZA: 649 Unit Huntap di Aceh Telah Rampung, Terbanyak di Aceh Utara

Jakarta | Senin, 07 September 2026 | 23:20 WIB

PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:07 WIB

Aksi Teddy Main Pulpen saat Putin Pidato Viral, Gaya Jarinya Disamakan Britney Spears

Aksi Teddy Main Pulpen saat Putin Pidato Viral, Gaya Jarinya Disamakan Britney Spears

Video | Senin, 07 September 2026 | 22:45 WIB

Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen

Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 22:36 WIB

Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli

Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 22:19 WIB

Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?

Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?

News | Senin, 07 September 2026 | 22:19 WIB

Ikan Keramba Mati Mendadak dan Mengapung di Danau Ranau, Apa yang Terjadi?

Ikan Keramba Mati Mendadak dan Mengapung di Danau Ranau, Apa yang Terjadi?

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 22:17 WIB

×