Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 20 Januari 2026 | 14:53 WIB
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
Petugas menunjukkan mata uang Rupiah dan Dolar AS di tempat penukaran uang Dolar Indo, Jakarta, Kamis (20/10/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Rupiah cetak rekor terburuk 2026 di level Rp16.975/US$ pada Selasa (20/1/2026)
  • Mata uang Garuda melemah selama lima hari perdagangan berturut-turut.
  • Sempat menguat ke Rp16.940, namun tekanan jual kembali menyeret rupiah.

Suara.com - Belum genap satu bulan memasuki tahun 2026, nilai tukar rupiah kembali mencatatkan rekor terburuknya.

Pada perdagangan Selasa siang (20/1/2026) pukul 14.00 WIB, mata uang Garuda merosot ke level Rp16.975 per dolar AS, mendekati ambang psikologis baru.

Tren negatif ini terlihat dari pergerakan rupiah yang terus melemah selama lima hari perdagangan berturut-turut. Jika ditarik dari pembukaan pasar pada Rabu (14/1/2026) yang berada di posisi Rp16.860, rupiah telah mengalami depresiasi yang signifikan hanya dalam hitungan hari.

Sepanjang hari ini, pergerakan mata uang terpantau fluktuatif namun cenderung tertekan. Sempat terjadi penguatan terbatas ke level Rp16.940 pada pukul 10.46 WIB, namun aksi jual yang masif kembali membawa rupiah ke zona merah hingga menyentuh level terendahnya tahun ini.

Tekanan eksternal dan sentimen pasar global disinyalir menjadi faktor utama yang membebani langkah rupiah di awal tahun 2026.

Pengamat ekonomi, mata uang, dan komoditas Ibrahim Assuaibi menegaskan pelemahan mata uang garuda ini bukan disebabkan pencalonan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).

“Depresiasi rupiah ini bukan karena isu Thomas Djiwandono akan menjadi Deputi Gubernur BI. Pelemahan memang murni karena sentimen eksternal dan internal yang menghantam rupiah cukup telak,” ujar Ibrahim, Selasa (20/1/2026).

Bahkan, menurut Ibrahim, masuknya Thomas ke jajaran pimpinan BI justru dapat memperkuat fondasi kebijakan moneter nasional. Ia menilai Thomas sebagai figur profesional yang memiliki kapasitas dan pengalaman memadai.

“Thomas masuk menjadi Deputi Gubernur itu justru memperkuat fondasi moneter Indonesia. Dia profesional. Generasi muda masuk ke posisi Deputi Gubernur itu bagus dan memang perlu dipersiapkan,” kata Ibrahim.

baca juga

Thomas sendiri saat ini menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan, dia sekaligus keponakan Presiden Prabowo Subianto dan anak dari Gubernur BI periode 1993-1998, Soedradjad Djiwandono.

Nama Thomas muncul sebagai kandidat kuat Deputi Gubernur BI, menyusul pengunduran diri Juda Agung pada 13 Jnauari 2026 lalu. Namun, Ibrahim menilai pasar lebih merespons faktor fundamental dibanding isu personal.

“Hubungan rupiah dengan isu Thomas menjadi Deputi Gubernur itu tidak terlalu berdampak. Pelemahan ini karena akumulasi masalah, baik eksternal maupun internal,” tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Survei Bank Indonesia : Kegiatan Dunia Usaha Masih Lesu

Survei Bank Indonesia : Kegiatan Dunia Usaha Masih Lesu

Bisnis | Selasa, 20 Januari 2026 | 13:15 WIB

Keponakan Prabowo Jadi Calon Bos BI, Menkeu Purbaya Mendukung

Keponakan Prabowo Jadi Calon Bos BI, Menkeu Purbaya Mendukung

Video | Selasa, 20 Januari 2026 | 12:23 WIB

Pramono Anung: Proyek Giant Sea Wall Jakarta Dimulai September 2026

Pramono Anung: Proyek Giant Sea Wall Jakarta Dimulai September 2026

News | Selasa, 20 Januari 2026 | 12:08 WIB

Terkini

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 05:05 WIB

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

×