Tekanan Global hingga AI Warnai 2026, MCorp Buka Ruang Dialog Strategis Lintas Industri

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Rabu, 28 Januari 2026 | 18:52 WIB
Tekanan Global hingga AI Warnai 2026, MCorp Buka Ruang Dialog Strategis Lintas Industri
Forum MARKET-ing Outlook 2026 difokuskan untuk membaca arah industri Indonesia di 2026, mulai dari tantangan struktural hingga peluang strategis sebagai referensi bagi pelaku usaha dan pemangku kepentingan (Dok: MCorp)

Suara.com - Tahun 2026 menjadi titik krusial bagi arah perkembangan industri di Indonesia. Perubahan lanskap persaingan, percepatan adopsi artificial intelligence (AI), serta tekanan global yang kian kompleks mendorong pelaku usaha untuk tidak sekadar beradaptasi, tetapi juga menata ulang strategi jangka menengah dan panjang.

Merespons kondisi tersebut, MCorp menggelar MARKET-ing Outlook 2026: Industry Perspective, sebuah forum dialog lintas sektor yang mempertemukan asosiasi industri dengan media nasional. Forum ini difokuskan untuk membaca arah industri Indonesia di 2026, mulai dari tantangan struktural hingga peluang strategis sebagai referensi bagi pelaku usaha dan pemangku kepentingan, dengan pendekatan lean dan agile sebagai kerangka berpikir menghadapi perubahan.

MCorp menggelar MARKET-ing Outlook 2026: Industry Perspective, sebuah forum dialog lintas sektor yang mempertemukan asosiasi industri dengan media nasional (Dok: MCorp)
MCorp menggelar MARKET-ing Outlook 2026: Industry Perspective, sebuah forum dialog lintas sektor yang mempertemukan asosiasi industri dengan media nasional (Dok: MCorp)

Diskusi dibuka oleh Taufik, Group CEO of MCorp dan menghadirkan pandangan dari sejumlah asosiasi industri utama, meliputi sektor perbankan syariah, ritel global, teknologi digital, logistik,serta manufaktur otomotif roda dua. Menurut Taufik, tahun 2026 akan menjadi momen krusial bagi banyak industri dalam membaca arah perubahan dan memperkuat ketahanan bisnis. Tantangan kini tidak lagi bersifat sektoral, melainkan saling terhubung lintas industri dan model bisnis, sehingga perusahaan dituntut memiliki pemahaman strategis terhadap arah besar industri agar setiap keputusan tetap relevan dan berkelanjutan.

“Sebagai kelanjutan dari Industry Outlook 2026, MarkPlus menghadirkan forum diskusi yang membahas secara mendalam dinamika dan perubahan kondisi industri di Indonesia dalam format yang lebih intim dan terfokus. Tantangan industri ke depan tidak lagi berdiri sendiri per sektor karena perubahan terjadi lintas industri, semakin cepat, dan menuntut pelaku usaha memahami arah besar industri agar strategi yang dijalankan tetap relevan,” ujar Taufik di Philip Kotler Theater Class, Jakarta, Selasa (27/1/2026).

Dalam diskusi, para pelaku industri sepakat bahwa arah industri 2026 akan ditandai oleh tekanan efisiensi, perubahan perilaku pasar, serta meningkatnya peran faktor eksternal seperti regulasi, geopolitik, dan perkembangan teknologi, khususnya AI. Transformasi tidak lagi dipahami semata sebagai digitalisasi, melainkan sebagai penataan ulang strategi, operasional, dan tata kelola bisnis.

Dari sektor perbankan syariah, Herbudhi S. Tomo, Executive Director Asosiasi Bank Syariah Indonesia (ASBISINDO), menilai bahwa memasuki 2026 industri perbankan syariah relatif stabil, dengan tantangan utama pada penguatan fundamental bisnis di tengah dinamika ekonomi dan regulasi. Digitalisasi dinilai menjadi peluang penting, namun tetap perlu diimbangi dengan tata kelola yang kuat dan diferensiasi model bisnis syariah dibandingkan konvensional.

“Memasuki 2026, tantangan perbankan syariah bukan pada keberlanjutan industri, melainkan pada bagaimana memperkuat fundamental melalui tata kelola yang solid, inovasi produk yang relevan, dan pemanfaatan teknologi digital secara tepat. Pada saat yang sama, karakter dan keunikan model bisnis syariah harus tetap dijaga agar industri ini tetap adaptif terhadap perubahan regulasi dan kondisi ekonomi,” ujar Tomo.

Sementara itu, dari sektor teknologi dan industri digital, Yogi Triharso, CEO PT Cipta Teknologi International sekaligus perwakilan Indonesian Digital Association (IDA), menilai bahwa arah industri pada 2026 akan semakin dipengaruhi oleh percepatan adopsi AI dan dinamika regulasi, sehingga pelaku usaha dituntut memperkuat strategi adaptasi dan keberlanjutan bisnis.

“Memasuki 2026, teknologi seperti generative AI tidak hanya mengubah user experience, tetapi juga menantang industri untuk membangun model monetisasi yang berkelanjutan. AI seharusnya tidak dipandang sekadar sebagai alat efisiensi, melainkan sebagai enabler yang meningkatkan kapasitas dan kapabilitas manusia,” ujar Yogi.

baca juga

Dari sektor logistik dan freight forwarder, Harry Sutanto, Wakil Ketua Umum Bidang Maritim & Pelabuhan DPP ALFI/ILFA, menilai bahwa perubahan pola perdagangan global, dinamika geopolitik, dan isu perubahan iklim kian membentuk tantangan struktural bagi industri logistik.

Kondisi ini menuntut peningkatan fleksibilitas layanan, efisiensi operasional, serta kolaborasi lintas ekosistem agar industri tetap kompetitif dan berkelanjutan.

“Pascapandemi, industri logistik memasuki fase yang sangat liberal dengan dibukanya kepemilikan asing hingga 100%. Dampaknya, persaingan menjadi semakin padat dan bersifat red ocean. Kondisi ini menuntut pelaku usaha untuk lebih agile, adaptif, dan efisien. Di tengah tekanan geopolitik yang berpotensi menekan profitabilitas, kolaborasi dan strategi bertahan yang tepat menjadi kunci industri tetap resilien,” ujar Harry.

Adapun dari sektor manufaktur otomotif roda dua, Sigit Kumala, Head of Commercial Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), menilai bahwa industri sepeda motor pada 2026 akan mengalami persaingan yang kian padat akibat masuknya pemain baru, AISI berkolaborasi bersama Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) untuk mendorong agar arah industri ke depan tidak hanya berfokus pada pertumbuhan agresif, tetapi juga menjaga kualitas, kesehatan industri, serta keberlanjutan ekosistem dan lingkungan.

“Pada 2025, pasar sepeda motor nasional masih tumbuh sekitar 1,3% dengan penjualan mencapai 6,41 juta unit. Pertumbuhan ini relatif tipis, dengan indikasi penguatan permintaan di luar Jawa di kisaran 6–7%, sementara Jawa cenderung stagnan sekitar 1%. Karena itu, ke depan fokus industri tidak hanya pada volume, tetapi bagaimana pertumbuhan dapat berjalan selaras dengan quality dan sustainability,” ujar Sigit.

Tekanan eksternal diperkirakan kian memengaruhi profitabilitas lintas sektor. Ketidakpastian global, perubahan regulasi, fluktuasi biaya operasional, hingga perkembangan teknologi menjadi faktor yang harus diantisipasi secara strategis. 

Kondisi ini mendorong perusahaan untuk tidak hanya mengejar pertumbuhan, tetapi juga memperkuat ketahanan bisnis dan keberlanjutan jangka panjang.

Sebagai bagian dari rangkaian acara, MCorp menandatangani Memorandum of Agreement (MoA) Program MBA Online Entrepreneurial Marketing bersama Asia e University (AeU), yang diwakili oleh Prof. Dato’ Dr. Ansary Ahmed, Founder President of AeU, dan Taufik, Group CEO of MCorp. Kerja sama ini menegaskan komitmen kedua pihak dalam memperkuat kapabilitas kepemimpinan dan pemasaran berbasis kewirausahaan yang relevan dengan dinamika industri.

2026 akan menjadi momen krusial bagi banyak industri dalam membaca arah perubahan dan memperkuat ketahanan bisnis  (Dok: MCorp)
2026 akan menjadi momen krusial bagi banyak industri dalam membaca arah perubahan dan memperkuat ketahanan bisnis (Dok: MCorp)

Prof. Dato’ Dr. Ansary Ahmed menjelaskan bahwa, “Pendirian Asia e-University (AeU) berakar dari kesadaran negara-negara Asia akan pentingnya kolaborasi regional melalui pendidikan sebagai fondasi penguatan industri dan ekonomi. Inisiatif ini kemudian berkembang menjadi universitas berbasis teknologi dengan fokus pada pengembangan sumber daya manusia, kepemimpinan, dan pendidikan berkelanjutan, khususnya pada jenjang magister dan doktoral, guna menjawab kebutuhan industri yang semakin dinamis dan kompleks.”

Ke depan, kegiatan ini akan diselenggarakan secara rutin setiap bulan sebagai forum berkelanjutan untuk membaca dinamika industri, mempertemukan perspektif lintas sektor, serta menghadirkan insight strategis yang relevan dengan perkembangan bisnis dan ekonomi.

Melalui inisiatif ini, MCorp menegaskan perannya sebagai penghubung dialog strategis antara industri dan media, sekaligus mendorong terbentuknya pemahaman kolektif mengenai arah industri Indonesia di tengah perubahan yang semakin cepat dan kompleks.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PNM Dorong Pemberdayaan Program ULaMM untuk Menguatkan UMKM

PNM Dorong Pemberdayaan Program ULaMM untuk Menguatkan UMKM

Bisnis | Selasa, 27 Januari 2026 | 21:00 WIB

Kementerian UMKM Terbitkan Permen Verifikasi WIUP Prioritas bagi UKM

Kementerian UMKM Terbitkan Permen Verifikasi WIUP Prioritas bagi UKM

Bisnis | Senin, 26 Januari 2026 | 13:43 WIB

Askrindo Akselerasi Transformasi Bisnis dan Digital Demi Perkuat Ekosistem UMKM

Askrindo Akselerasi Transformasi Bisnis dan Digital Demi Perkuat Ekosistem UMKM

Bisnis | Senin, 26 Januari 2026 | 11:09 WIB

Hadiri WEF Davos 2026, Dirut BRI Angkat Peran Kunci UMKM ke Panggung Keuangan Global

Hadiri WEF Davos 2026, Dirut BRI Angkat Peran Kunci UMKM ke Panggung Keuangan Global

Bisnis | Minggu, 25 Januari 2026 | 12:17 WIB

NumoFest 2026 Dukung Ratusan Pelaku UMKM Lewat Gang Dagang, QRIS Tap, Sampai Film Bertema Religi

NumoFest 2026 Dukung Ratusan Pelaku UMKM Lewat Gang Dagang, QRIS Tap, Sampai Film Bertema Religi

Bisnis | Jum'at, 23 Januari 2026 | 23:36 WIB

Sinergi untuk Akselerasi, Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan UMKM

Sinergi untuk Akselerasi, Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan UMKM

Bisnis | Jum'at, 23 Januari 2026 | 19:55 WIB

Terkini

Nice to Eat You: Belajar Bahasa Lewat Kisah yang Unik

Nice to Eat You: Belajar Bahasa Lewat Kisah yang Unik

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:40 WIB

Nasib Tragis WNI Muhammad Taufiq Eks Sopir Taksi yang Jadi Tentara Bayaran Rusia

Nasib Tragis WNI Muhammad Taufiq Eks Sopir Taksi yang Jadi Tentara Bayaran Rusia

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:30 WIB

Catat Tanggalnya! Ini Hari Paling Beruntung Tiap Zodiak di Bulan November

Catat Tanggalnya! Ini Hari Paling Beruntung Tiap Zodiak di Bulan November

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:15 WIB

4 Minyak Perontok Bulu Ketiak, Aman untuk Kulit Sensitif dan Bebas Iritasi

4 Minyak Perontok Bulu Ketiak, Aman untuk Kulit Sensitif dan Bebas Iritasi

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:15 WIB

MA Putuskan Suket Ijazah Gibran Tak Sah, PKB Sebut Jadi Rujukan Utama Sikap Politik DPR

MA Putuskan Suket Ijazah Gibran Tak Sah, PKB Sebut Jadi Rujukan Utama Sikap Politik DPR

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:15 WIB

Sinopsis Kokkai, Drama Jepang Dibintangi Takahashi Fumiya dan Tanaka Min

Sinopsis Kokkai, Drama Jepang Dibintangi Takahashi Fumiya dan Tanaka Min

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:10 WIB

Dari Uang Saku hingga Persoalan Sosial, Begini Cara Anak Belajar Mengambil Keputusan

Dari Uang Saku hingga Persoalan Sosial, Begini Cara Anak Belajar Mengambil Keputusan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Foto AI Prabowo Naik Whoosh Viral, Bos Humas KCIC Eva Chairunisa Tuai Sorotan

Foto AI Prabowo Naik Whoosh Viral, Bos Humas KCIC Eva Chairunisa Tuai Sorotan

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:02 WIB

Masalah Struktural Tidak Bisa Diselesaikan dengan Nasihat Individual

Masalah Struktural Tidak Bisa Diselesaikan dengan Nasihat Individual

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Intip Harga Innova Reborn Diesel Bekas: MPV 7-Seater Favorit Kini Setara Brio Baru

Intip Harga Innova Reborn Diesel Bekas: MPV 7-Seater Favorit Kini Setara Brio Baru

Otomotif | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:49 WIB

×