Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Berlawanan IHSG, Rupiah Justru Berjaya di Senin Pagi

Achmad Fauzi | Rina Anggraeni | Suara.com

Senin, 02 Februari 2026 | 09:33 WIB
Berlawanan IHSG, Rupiah Justru Berjaya di Senin Pagi
Mata uang rupiah dan dolar Amerika Serikat. [Antara]
  • Rupiah menguat menjadi Rp 16.776 per dolar AS pada Senin, 2 Februari 2026, membaik dari posisi penutupan Jumat.
  • Penguatan domestik dipengaruhi oleh data manufaktur PMI Indonesia, meskipun dipengaruhi faktor global dan ekspektasi suku bunga The Fed.
  • Penguatan rupiah diperkirakan terbatas, sementara mata uang Asia lainnya menunjukkan pergerakan bervariasi pagi itu.

Suara.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menguat pada pembukaan perdagangan Senin, 2 Februari 2026, setelah pekan lalu berada di bawah tekanan pasar yang melemah. Data Bloomberg pada pagi ini menunjukkan rupiah bergerak di sekitar level Rp 16.776 per dolar AS.

Rupiah pun menguat 0,06 persen dibandingkan penutupan Jumat (30/1) lalu yang ada di level Rp 16.786.

Penguatan ini terjadi di tengah dinamika pasar yang masih rentan terhadap faktor global, termasuk arus modal keluar dari pasar negara berkembang dan kekhawatiran investor terhadap kebijakan moneter di Amerika Serikat.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan penguatan rupiah dipengaruhi salah satunya karena pemilihan pimpinan baru The Fed yang ditunjuk oleh Presiden AS Donald Trump.

Sedangkan dari domestik dipengaruhi oleh data manufaktur PMI Indonesia pagi ini yang kuat sedikit mendukung penguatan rupiah.

Mata uang rupiah dan dolar Amerika Serikat. [Antara]
Mata uang rupiah dan dolar Amerika Serikat. [Antara]

"Saya melihat penguatan ini tidak solid mengingat indeks dolar AS sendiri masih mengalami kenaikan oleh ekspektasi kepala the Fed baru pilihan Trump, Kevin Warsh yang diperkirakan akan bersikap hawkish," katanya saat dihubungi Suara.com.

Investor juga mewaspadai kemungkinan arus modal asing kembali berfluktuasi, yang pada akhir Januari sempat menyebabkan tekanan terhadap rupiah dan pasar saham domestik. Tentunya, penguatan rupiah diperkirakan akan terbatas hingga penutupan sore nanti. 

"Namun investor juga mengantisipasi data perdagangan dan inflasi Indonesia yang akan dirilis siang ini dengan kisaran Rp 16.700 - Rp 16.850," jelasnya.

Sementara itu, pergerakan mata uang di Asia bervariasi. Di mana, yuan China menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,11 persen. Selanjutnya ada dolar Hongkong yang terkerek 0,06% dan baht Thailand yang naik 0,03 persen. 

Berikutnya ada peso Filipina yang terlihat menguat tipis 0,02 persen terhadap the greenback.

Sedangkan, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,83 persen dan dolar Taiwan yang tertekan 0,36 persen. Kemudian yen Jepang yang tergelincir 0,16 persen  dan dolar Singapura melemah 0,05 persen pada pagi ini. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BI Catat Asing Bawa Kabur Dananya Rp 12,40 Triliun dari Pasar Saham

BI Catat Asing Bawa Kabur Dananya Rp 12,40 Triliun dari Pasar Saham

Bisnis | Minggu, 01 Februari 2026 | 12:38 WIB

Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham

Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham

Bisnis | Jum'at, 30 Januari 2026 | 15:42 WIB

AXA Mandiri Kenalkan Asuransi Dwiguna Berbasis Dolar AS, Ini Keuntungannya

AXA Mandiri Kenalkan Asuransi Dwiguna Berbasis Dolar AS, Ini Keuntungannya

Bisnis | Jum'at, 30 Januari 2026 | 11:09 WIB

Terkini

Pertamina dan POSCO International Jajaki Kerja Sama Pengembangan Teknologi Rendah Karbon

Pertamina dan POSCO International Jajaki Kerja Sama Pengembangan Teknologi Rendah Karbon

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 21:40 WIB

Update Harga BBM SPBU Shell, BP dan Vivo saat Minyak Dunia Lewati USD 100 per Barel

Update Harga BBM SPBU Shell, BP dan Vivo saat Minyak Dunia Lewati USD 100 per Barel

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 20:05 WIB

Indonesia-Korsel Teken 10 MoU Senilai Rp 173 Triliun, Kerja Sama AI hingga Energi Bersih

Indonesia-Korsel Teken 10 MoU Senilai Rp 173 Triliun, Kerja Sama AI hingga Energi Bersih

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 18:38 WIB

IHSG Terus-terusan Anjlok, OJK Salahkan Sentimen Negatif Global

IHSG Terus-terusan Anjlok, OJK Salahkan Sentimen Negatif Global

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 18:05 WIB

Penyebab Rupiah Melemah Tembus Rp17.002 per Dolar AS Hari Ini

Penyebab Rupiah Melemah Tembus Rp17.002 per Dolar AS Hari Ini

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 17:58 WIB

Profil PT PP Presisi Tbk (PPRE): Anak Usaha BUMN, Siapa Saja Pemegang Sahamnya?

Profil PT PP Presisi Tbk (PPRE): Anak Usaha BUMN, Siapa Saja Pemegang Sahamnya?

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 17:44 WIB

RI Masuk 3 Besar Dunia Peminat Aset Kripto Riil, OSL Rilis 'Tabungan' Emas Digital

RI Masuk 3 Besar Dunia Peminat Aset Kripto Riil, OSL Rilis 'Tabungan' Emas Digital

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 17:41 WIB

Pasar Semen Domestik Lesu, SMGR Putar Otak Jualan ke Luar Negeri

Pasar Semen Domestik Lesu, SMGR Putar Otak Jualan ke Luar Negeri

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 16:46 WIB

Dilema Selat Hormuz: DEN Minta Warga Tenang, Stok BBM Nasional Masih Terjaga

Dilema Selat Hormuz: DEN Minta Warga Tenang, Stok BBM Nasional Masih Terjaga

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 16:39 WIB

Impor Mobil Pikap Tembus Rp 975,5 Miliar di Januari-Februari 2026, Buat Kopdes Merah Putih?

Impor Mobil Pikap Tembus Rp 975,5 Miliar di Januari-Februari 2026, Buat Kopdes Merah Putih?

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 16:20 WIB