BI Catat Asing Bawa Kabur Dananya Rp 12,40 Triliun dari Pasar Saham

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:38 WIB
BI Catat Asing Bawa Kabur Dananya Rp 12,40 Triliun dari Pasar Saham
Pengunjung melintas dibawah layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (18/3/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Bank Indonesia mencatat modal asing keluar total Rp12,55 triliun sepanjang 26 hingga 29 Januari 2026.
  • Sebagian besar dana asing keluar bersumber dari pasar saham, yaitu sebesar Rp12,40 triliun jual neto.
  • Dampak keluarnya dana asing ini menyebabkan pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat.

Suara.com - Bank Indonesia (BI) mencatat aliran modal asing yang keluar dari Indonesia tembus Rp 12,55 triliun pada 26 Januari hingga 29 Januari.

Direktur Eksekutif Komunikasi BI, Ramdan Denny, mengatakan dana asing yang paling banyak keluar berasal dari pasar saham, sebesar Rp 12,40 triliun.

"Berdasarkan data transaksi 26 – 29 Januari 2026, asing tercatat jual neto sebesar Rp12,55 triliun, terdiri dari jual neto sebesar Rp12,40 triliun di pasar saham dan Rp 2,77 triliun di pasar SBN, serta beli neto Rp 2,61 triliun di Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI)," ujarnya dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Minggu (1/2/2026).

Ramdan memaparkan, selama tahun 2026, hingga 29 Januari 2026, investor tercatat telah menanamkan dananya Rp 4,84 triliun ke pasar saham serta Rp 6,18 triliun. Akan tetapi, asing membawa kabur dananya Rp 100 miliar di pasar SBN.

Bank Indonesia. [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Bank Indonesia. [Suara.com/Angga Budhiyanto]

"Bank Indonesia terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait serta mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk mendukung ketahanan eksternal ekonomi Indonesia," ucapnya.

Sementara itu, premi risiko investasi (credit default swaps/CDS) Indonesia 5 tahun tercatat meningkat dari 73,05 basis poin (bps) per 23 Januari 2026 menjadi 75,31 bps per 29 Januari 2026.

Keluarnya dana asing itu membuat nilai tukar rupiah melemah. Pada Jumat (30/1) pagi, rupiah berada di level Rp 16.770, melemah dibandingkan penutupan sebelumnya, du level Rp 16,745.

dapun indeks dolar AS (DXY) tercatat melemah ke level 96,28 pada akhir perdagangan Kamis (29/1).

DXY merupakan indeks yang menunjukkan pergerakan dolar AS terhadap enam mata uang negara utama lainnya yakni euro, yen Jepang, pound Inggris, dolar Kanada, krona Swedia, dan franc Swiss.

baca juga

Sementara, Imbal hasil atau yield SBN 10 tahun tercatat naik tipis menjadi berada di level 6,36 persen pada Jumat (30/1), dibandingkan Kamis (29/1) di level 6,35 persen.

Sementara imbal hasil US Treasury Note 10 tahun turun ke level 4,23 persen pada akhir perdagangan Kamis (29/1).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Ambrol, Kapitalisasi Pasar Saham RI Merosot Jadi Rp 15.046 Triliun

IHSG Ambrol, Kapitalisasi Pasar Saham RI Merosot Jadi Rp 15.046 Triliun

Bisnis | Minggu, 01 Februari 2026 | 11:23 WIB

Demi Jaga Inflasi, Pemerintah Siapkan Diskon Transportasi hingga Bansos Jelang Ramadan

Demi Jaga Inflasi, Pemerintah Siapkan Diskon Transportasi hingga Bansos Jelang Ramadan

Bisnis | Jum'at, 30 Januari 2026 | 18:15 WIB

Iman Rachman Mundur, Ini Kriteria Bos BEI Baru yang Diinginkan Pemerintah

Iman Rachman Mundur, Ini Kriteria Bos BEI Baru yang Diinginkan Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 30 Januari 2026 | 14:05 WIB

Terkini

Harga Cabai Merah Besar di Jayapura Tembus Rp120 Ribu per Kilogram

Harga Cabai Merah Besar di Jayapura Tembus Rp120 Ribu per Kilogram

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:54 WIB

Baekhyun EXO Dirikan Agensi Baru, CBX Dikabarkan Siap Bernaung Bersama

Baekhyun EXO Dirikan Agensi Baru, CBX Dikabarkan Siap Bernaung Bersama

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:47 WIB

5 Rekomendasi Jam Tangan Digital Awet dan Terjangkau, Cocok Dipakai Outdoor dan Indoor

5 Rekomendasi Jam Tangan Digital Awet dan Terjangkau, Cocok Dipakai Outdoor dan Indoor

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:45 WIB

Penyaluran BSU Dinilai Bias Sektor Formal, Pakar UGM Desak Integrasi Basis Data Tunggal

Penyaluran BSU Dinilai Bias Sektor Formal, Pakar UGM Desak Integrasi Basis Data Tunggal

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:45 WIB

Terjebak Lingkaran Setan di I Saw the Devil, Siapa yang Sebenarnya Jahat?

Terjebak Lingkaran Setan di I Saw the Devil, Siapa yang Sebenarnya Jahat?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:40 WIB

7 Bedak Tabur Tanpa Minyak Wewangian dan Alkohol untuk Kulit Sensitif

7 Bedak Tabur Tanpa Minyak Wewangian dan Alkohol untuk Kulit Sensitif

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:38 WIB

MA Batalkan Penyetaraan Pendidikan Gibran, PKS Desak DPR Ambil Sikap Konstitusional

MA Batalkan Penyetaraan Pendidikan Gibran, PKS Desak DPR Ambil Sikap Konstitusional

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:33 WIB

Ada Wine Asli Bali di Balik Pesona Pulau Dewata, Begini Karakter Rasa dari Kebun Tropisnya

Ada Wine Asli Bali di Balik Pesona Pulau Dewata, Begini Karakter Rasa dari Kebun Tropisnya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:30 WIB

Berapa Lama Masa Berlaku SKCK?

Berapa Lama Masa Berlaku SKCK?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:15 WIB

Cara Memeriksa Izin Aplikasi Android agar Privasi Lebih Terjaga, Cegah Datamu Dijual ke Pengiklan!

Cara Memeriksa Izin Aplikasi Android agar Privasi Lebih Terjaga, Cegah Datamu Dijual ke Pengiklan!

Tekno | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:07 WIB

×