Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.865.000
Beli Rp2.750.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

AXA Mandiri Kenalkan Asuransi Dwiguna Berbasis Dolar AS, Ini Keuntungannya

Dythia Novianty | Rina Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 30 Januari 2026 | 11:09 WIB
AXA Mandiri Kenalkan Asuransi Dwiguna Berbasis Dolar AS, Ini Keuntungannya
AXA Mandiri
  • AXA Mandiri meluncurkan Asuransi Mandiri Wealth Signature USD, produk dwiguna kombinasi berbasis USD pada awal 2026.
  • Produk ini menawarkan Plan Protection (perlindungan jiwa 1.200% premi) dan Plan Saving (manfaat tunai berkala sejak tahun pertama).
  • Peluncuran produk diiringi kampanye "Melangkah Pasti" untuk membantu nasabah mitigasi risiko finansial masa depan.

Suara.com - PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) meluncurkan Asuransi Mandiri Wealth Signature USD sebagai produk terbarunya di awal tahun 2026.

Asuransi Mandiri Wealth Signature USD merupakan asuransi dwiguna kombinasi yang memiliki manfaat utama yaitu perlindungan jiwa dan perencanaan keuangan jangka panjang.

Produk terbaru AXA Mandiri ini sangat cocok untuk memenuhi kebutuhan nasabah akan pendidikan anak atau persiapan dana di masa pensiun hingga warisan bagi penerima manfaat.

Produk ini memiliki dua plan untuk melayani kebutuhan yang berbeda. Asuransi Mandiri Wealth Signature USD (Plan Protection) mengedepankan perlindungan jiwa yang diberikan dengan uang pertanggungan hingga 1.200 persen dari premi dasar tahunan.

Sedangkan sebagai bentuk perlindungan finansial, Asuransi Mandiri Wealth Signature USD (Plan Saving) merupakan produk asuransi dwiguna berbasis dolar Amerika Serikat pertama di market yang dapat memberikan manfaat tunai berkala sejak tahun ke-1 polis.

Sejalan dengan peluncuran produk terbaru ini, AXA Mandiri juga meluncurkan kampanye terbaru bertajuk Melangkah Pasti.

Ilustrasi asuransi. [Shutterstock]
Ilustrasi asuransi. [Shutterstock]

Kampanye ini mencerminkan komitmen AXA Mandiri untuk mendampingi nasabah agar dapat melangkah menuju masa depan dengan yakin, terlindungi, dan pasti, terutama di tengah kondisi ekonomi yang penuh dinamika.

“AXA Mandiri meluncurkan produk berbasis dolar Amerika Serikat untuk membantu nasabah melangkah pasti di tahun baru ini," kata Presiden Direktur AXA Mandiri, Handojo G. Kusuma dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Jumat (31/1/2026).

Menurutnya, Asuransi Mandiri Wealth Signature USD sangat cocok bagi nasabah yang mengutamakan kestabilan dalam perencanaan keuangannya.

Di sisi lain, dia menambahkan, produk ini juga membantu nasabah yang memerlukan kebutuhan solusi keuangan dalam bentuk USD di masa depan yang bermanfaat untuk pendidikan anak, persiapan masa pensiun hingga warisan bagi penerima manfaat.

"Karena secara historical nilai tukar dolar Amerika Serikat terus mengalami kenaikan, di mana dalam 10 tahun terakhir naik sekitar 16 persen," ungkap Handojo.

Hal senada disampaikan Head of Macroeconomics and Financial Market Research Bank Mandiri, Dian Ayu Yustina.

Dia menyebut saat ini tekanan geopolitik global meningkat signifikan dengan berlangsungnya konflik antara negara-negara besar dunia. Dampaknya, volatilitas di pasar keuangan meningkat baik global maupun domestik.

”Dengan demikian, penting bagi pelaku pasar untuk selalu menerapkan manajemen risiko melalui strategi diversifikasi portfolio dan juga memanfaatkan berbagai instrumen keuangan untuk kebutuhan masa depan,” katanya.

Sejalan dengan hal tersebut Presiden Direktur AXA Mandiri, Handojo G. Kusuma, menegaskan pentingnya bagi masyarakat untuk memahami situasi dan kondisi perekonomian nasional dan global, untuk mempersiapkan perencanaan finansial dalam menghadapi berbagai ketidakpastian di kemudian hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dijual Rp 17.000, Daftar Kurs Dolar di Bank Mandiri, BRI, BNI, BCA

Dijual Rp 17.000, Daftar Kurs Dolar di Bank Mandiri, BRI, BNI, BCA

Bisnis | Minggu, 18 Januari 2026 | 15:18 WIB

Rupiah Masih Menguat, Dolar AS Lesu ke Level Rp16.862

Rupiah Masih Menguat, Dolar AS Lesu ke Level Rp16.862

Bisnis | Kamis, 15 Januari 2026 | 09:42 WIB

Rupiah Masih Keok Lawan Dolar AS, Ditutup di Level Rp 16.876

Rupiah Masih Keok Lawan Dolar AS, Ditutup di Level Rp 16.876

Bisnis | Selasa, 13 Januari 2026 | 16:53 WIB

Rupiah Makin Ambruk Hingga ke Level Rp 16.855

Rupiah Makin Ambruk Hingga ke Level Rp 16.855

Bisnis | Senin, 12 Januari 2026 | 16:09 WIB

Aturan Asuransi Kesehatan Dibuat, OJK Tetapkan Aturan Co-Payment Jadi 5 Persen

Aturan Asuransi Kesehatan Dibuat, OJK Tetapkan Aturan Co-Payment Jadi 5 Persen

Bisnis | Senin, 12 Januari 2026 | 09:57 WIB

Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban

Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban

Bisnis | Jum'at, 09 Januari 2026 | 15:55 WIB

Terkini

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 18:35 WIB

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:49 WIB

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:43 WIB

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:53 WIB

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:34 WIB

Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!

Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:22 WIB

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:06 WIB

Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan

Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 14:57 WIB

Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula

Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 14:31 WIB

Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar

Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 13:21 WIB